Buku: SERBA SERBI KESEHATAN GIGI & MULUT (click)

Persembahan Bukune dan GigiSehatBadanSehat

DENTAL & ORAL HEALTH (click)

Beragam informasi mengenai kesehatan gigi dan mulut.

GENERAL HEALTH (click)

Perluas wawasan Anda mengenai dunia kesehatan.

CELEBRITY & HEALTH (click)

Kumpulan kisah para selebritis dunia dan kesehatannya.





Dapatkan buku kami "Serba-Serbi Kesehatan Gigi & Mulut" di toko buku terdekat. Diterbitkan oleh penerbit buku anak muda Bukune. Selengkapnya: Buku: SERBA SERBI KESEHATAN GIGI & MULUT

Jumat, 28 Agustus 2009

Kesehatan Remaja: Olah Raga Berlebihan


Banyak remaja yang terobsesi dengan bentuk tubuh yang super ideal, tubuh yang kurus dan ramping bagi wanita ataupun tubuh besar dan berotot bagi pria. Namun, terkadang mereka agak berlebihan dalam mewujudkan impiannya ini.

Selengkapnya...



Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Kesehatan Remaja: Olah Raga Berlebihan”  »»

Kamis, 27 Agustus 2009

Lilin Parafin Merupakan Bahan Karsinogenik

candle dinnerLilin parafin yang terbuat dari petroleum banyak dipakai orang untuk berbagai kebutuhan diantaranya sebagai penerang, pengusir lalat, pengharum, ataupun pemberi nuansa hangat dan romantis di saat jamuan makan malam. Namun, menurut penelitian lilin parafin ternyata merupakan salah satu sumber polusi dalam ruangan dan memiliki efek karsinogenik alias dapat menyebabkan kanker.


Menurut sang peneliti, apabila lilin parafin hanya dipakai pada saat-saat tertentu mungkin polutan yang dikeluarkannya tidak akan mempengaruhi kesehatan Anda. Namun, apabila lilin parafin ini digunakan setiap hari selama bertahun-tahun, atau dinyalakan di dalam ruangan yang tidak berventilasi seperti di kamar mandi, maka lilin ini dapat menimbulkan masalah bagi kesehatan Anda.

Selain dapat menimbulkan pengaruh yang serius, orang-orang yang alergi dengan parcandle dinnerafin juga dapat langsung memperlihatkan reaksi alergi dengan menyalakan lilin ini.

Dalam penelitian ini, R. Massoudi dan Amid Hamidi juga menemukan bahwa lilin lebah (beeswax) dan lilin yang terbuat dari kedelai (soy) lebih aman untuk dipakai karena tidak mengeluarkan polutan yang berbahaya bagi kesehatan, walaupun harganya memang lebih mahal.


Are Candles Making You Sick?



Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Lilin Parafin Merupakan Bahan Karsinogenik”  »»

Rabu, 26 Agustus 2009

Bahaya SMS Ketika Mengemudi (Film Pendek)

Sebuah film pendek yang sangat menyentuh mengenai bahaya penggunaan telefon genggam ketika mengemudi. Film ini diproduseri dan disutradarai oleh Peter Watkins-Hughes, seorang dosen dari Newport School of Art, Media and Design. Beberapa adegan mungkin terlalu keras dan tidak cocok untuk anak-anak.







Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Bahaya SMS Ketika Mengemudi (Film Pendek)”  »»

Senin, 24 Agustus 2009

WHO Memprediksi "Ledakan" Flu Babi



Penyebaran virus H1N1 atau flu babi diprediksi akan bertambah cepat pada beberapa bulan ke depan dan akan mengancam lebih banyak jiwa. Pemerintah dihimbau untuk meningkatkan persiapan untuk menghadapi kondisi ini, organisasi kesehatan dunia mengatakan hal ini Jumat minggu lalu.

Selengkapnya...


Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “WHO Memprediksi "Ledakan" Flu Babi”  »»

Minggu, 23 Agustus 2009

Tips Mengatasi Nyeri Perut Akibat Datang Bulan

Nyeri atau sakit pada daerah perut dapat terjadi pada semua wanita yang akan kedatangan masa menstruasi. Berikut ini adalah beberapa tips dari U.S. National Library Of Medicine untuk meredakan rasa sakit dan tidak nyaman dari nyeri perut ketika datang masa menstruasi.


  • Tempelkan botol berisi air hangat ataupun letakan kompres panas pada daerah perut.
  • Lakukan latihan rutin seperti berjalan kaki ataupun latihan pinggul.
  • Konsumsi makanan sehat diantaranya buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian serealia utuh misalnya roti gandum, biskuit, oats, biskuit gandum. Hindari garam, gula, kafein, dan alkohol.
  • Lakukan teknik relaksasi, seperti meditasi dan yoga.
  • Gunakan obat-obatan pengurang rasa sakit.

Health Tip: Managing Menstrual Cramps



Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Tips Mengatasi Nyeri Perut Akibat Datang Bulan”  »»

Jumat, 21 Agustus 2009

Céline Dion Hamil Menggunakan Embrio Yang Dibekukan


Video: Because You Loved Me (Céline Dion)




Pelantun lagu "Because You Loved Me", Céline Dion, merasa sangat bahagia begitu dinyatakan hamil oleh dokternya. Sekarang Dion sedang menantikan anaknya yang kedua yang dia dapat melalui embrio yang telah dibekukan selama 8 tahun.


Kehamilan wanita berusia 41 tahun ini dapat terjadi dengan menggunakan prosedur fertilisasi in vitro yang dilakukan oleh Dr. Zev Rosenwaks, director of the Ronald O. Perelman dan Claudia Cohen Center untuk Reproductive Medicine di New York-Presbyerian Hospital/Weill Cornell Center Medical Center.

Dr. Rosenwaks menanamkan embrio yang telah dibekukan di dalam nitrogen cair selama 8 tahun ke dalam rahim Dion. Dion telah membekukan embrionya ketika dulu dia melakukan prosedur fertilisasi in vitro (IVF) saat dia melahirkan anak pertamanya, René-Charles, pada tahun 2001.

Ketika Dion telah menyelesaikan konsernya di Las Vegas tahun 2007 lalu, Dion berkonsultasi dengan Dr. Rosenwaks untuk mencoba memiliki anak lagi.

Menurut ahli kesuburan, kehamilan menggunakan embrio yang telah dibekukan selama 8 tahun bukanlah suatu hal yang mustahil. Bahkan ada kehamilan yang dapat terjadi dengan menggunakan embrio yang telah dibekukan 10 dan bahkan lebih dari 15 tahun.
celine dion 41 years old
Menurut sang dokter, Dion merasa baik-baik saja. Kini mereka sedang menantikan untuk mendengar denyut jantung dari janin yang sedang dikandungnya ini. Kita doakan semoga Céline Dion selalu sehat dan anak keduanya ini dapat lahir dengan sehat dan selamat.


Céline Dion Pregnant with Embryo Frozen for Eight Years



Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Céline Dion Hamil Menggunakan Embrio Yang Dibekukan”  »»

Kamis, 20 Agustus 2009

Orang Berambut Merah Lebih Takut Terhadap Dokter Gigi

red hair

Anda takut berkunjung ke dokter gigi? Ternyata orang yang memiliki rambut merah lebih takut dari kita orang Indonesia yang memiliki rambut berwarna gelap. Sebuah penelitian baru menjelaskan bahwa hal ini dipengaruhi oleh gen yang mereka miliki.

Selengkapnya...



Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Orang Berambut Merah Lebih Takut Terhadap Dokter Gigi”  »»

Rabu, 19 Agustus 2009

Obat Osteoporosis Dapat Membunuh Virus Flu Babi Dan Flu Burung?

swine flu maskVirus influenza, termasuk virus flu babi H1N1 dan virus flu burung H5N1, ternyata dapat dibunuh dengan 2 jenis obat osteoporosis menurut para peneliti dari Hong Kong. Mungkinkah 2 jenis obat ini dapat menghentikan penyebaran virus flu yang semakin berkembang saat ini?


Dua obat osteoporosis tersebut adalah pamidronate dan zoledronate. Dipasarkan oleh Novartis AG, obat ini dikenal dengan nama Aredia dan Reclast.

Dari percobaan yang dilakukan terhadap sel manusia yang telah terinfeksi oleh virus influenza, peneliti menemukan bahwa dua obat ini ternyata dapat merangsang pembentukan pertahanan tubuh berupa sel darah putih yang disebut yd-T cells yang dapat membunuh sel manusia yang telah terinfeksi virus flu.

Virus flu hanya dapat melakukan replikasi atau penggandaan di dalam sel tubuh manusia atau hewan. Menurut peneliti, dengan membunuh sel tubuh yang telah terinfeksi virus flu, maka proses replikasi virus dapat dihentikan.

Penemuan ini dapat dikatakan cukup penting, mengingat virus flu dapat terus bermutasi sehingga mengurangi keefektifan dari penggunaan vaksin.
swine flu mask
Penelitian ini masih dalam tahap awal. Selanjutnya, para peneliti akan menguji keefektifan obat ini secara klinis terhadap hewan dan manusia.

Osteoporosis drugs effective in killing flu viruses



Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Obat Osteoporosis Dapat Membunuh Virus Flu Babi Dan Flu Burung?”  »»

Selasa, 18 Agustus 2009

Kecelakaan Mobil Michael Phelps

michael phelps

Juara renang yang memegang rekor Olimpiade dengan meraih 14 emas, Michael Phelps, mengalami kecelakaan mobil hari Kamis kemarin. Dia mengatakan bahwa dia sedang mabuk sebelum terjadinya kecelakaan. Namun, pihak kepolisian memiliki pendapat yang berbeda.

Selengkapnya



Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Kecelakaan Mobil Michael Phelps”  »»

Senin, 17 Agustus 2009

Pencegahan Anxiety (Anxiety Bagian 2-tamat)

panic attackAnxiety disorder pada anak-anak dan dewasa muda dapat dicegah dan diatasi secara efektif dengan menggunakan serangkaian program intervensi dini (Dadds et al., 2000).


I. Pengertian Anxiety II. Gejala Anxiety III. Etiologi dan Fisiologi Anxiety IV. Klasifikasi Anxiety Disorder V. Pencegahan Anxiety VI. Terapi Anxiety VII. Hubungan Anxiety dengan Perawatan Gigi

DAFTAR PUSTAKA American Psychiatric Association. 2005. Let's Talk Facts About Anxiety Disorder. Arlington: American Psychiatric Association. Charney, D.; et al. 2002. Neuropsychopharmacology: The Fifth Generation of Progress. Maryland: American College of Neuropsychopharmacology. Dadds, M.; et al. 2000. Early Intervention for Anxiety Disorders in Children and Adolescents. Canberra: Department of Health and Aged Care. Dickey, M; dkk. 2002. Anxiety Disorders. Maryland: National Institute of Mental Health. Golden, L.; et al. 2006. Giving Toys to Children Reduces Their Anxiety About Receiving Premedication for Surgery. Anesth Analg Vol.102: page1070-1072. Kain, Z.; et al. 1997. The Yale Preoperative Anxiety Scale: How Does It Compare with a “Gold Standard”?. Anesth Analg Vol. 85 page: 783-788. Kain, Z.; et al. 2006. Preoperative Anxiety, Postoperative Pain, and Behavioral Recovery in Young Children Undergoing Surgery. Pediatrics Vol. 118: page 651-658. Kiyohara, L.Y.; et al. 2004. Surgery Information Reduces Anxiety In The Pre-Operative Period. Rev. Hosp. Clín. Fac. Med. S. Paulo Vol. 59(2): page 51-56. Locker, D.; A. Liddell; L. Dempster; and D. Shapiro. 1999. Age of Onset of Dental Anxiet. J Dent Res Vol. 78 (3): page 790-796. Manyande, A.; et al. 1992. Anxiety and Endocrine Responses to Surgery: Paradoxical Effects of Preoperative Relaxation Training. Psychosomatic Medicine Vol. 54: page 275-287. National Institute for Clinical Excellence. 2004. Management of panic disorder and generalised anxiety disorder in adults. London: Abba Litho Sales Limited. Raciene, R. 2004. Dental Fear Among Teenagers. Individual Anxiety Factors. Stomatologija, Baltic Dental and Maxillofacial Journal Vol. 6: page 118-121. Sohn, W. and A.I. Ismail 2005. Regular Dental Visits and dental Anxiety in an Adult Dentate Population. JADA Vol. 136: page 58-66. Vingerhoets, G. 1998. Open-Heart Surgery: Anxiety and Depression. Psychosomatics Vol. 39: page 30–37.


Secara umum, program intervensi untuk phobia yang spesifik pada anak seperti phobia dental ataupun medikal, difokuskan untuk mengurangi terjadinya pengalaman yang tidak menyenangkan bagi anak ataupun remaja.

Biasanya anak yang tidak mengalami pengalaman traumatik pada kunjungan pertamanya ke dokter gigi lebih sedikit kemungkinannya untuk berkembang menjadi anak dengan dental anxiety daripada anak yang langsung mengalami pengalaman traumatik pada kunjungan pertamanya.

Menurut beberapa penelitian, video yang menayangkan tentang perawatan gigi dengan model seorang anak juga dapat mengurangi dental anxiety (Dadds et al., 2000).


VI. Terapi Anxiety

Secara umum terapi kelainan anxiety dibagi menjadi dua macam, dengan obat-obatan dan dengan psikoterapi atau biasa dikenal dengan nama terapi bicara.

Walaupun tiap anxiety disorder memiliki karakteristik tersendiri, umumnya mereka memberikan respon yang baik terhadap dua jenis terapi ini. Dua terapi ini dapat diberikan sendiri-sendiri atau dikombinasikan (Dickey, 2002; American Psychiatric Association, 2005).

Kedua bentuk terapi tersebut dapat dilakukan pada kebanyakan jenis anxiety disorder. Pemilihan terapi, baik salah satu ataupun kombinasi keduanya adalah berdasarkan pilihan dari dokter dan pasien ataupun berdasarkan jenis anxiety yang dialami. Sebagai contoh, hanya psikoterapi yang efektif untuk mengatasi phobia (Dickey, 2002).

Tahap awal yang tepat dalam melakukan perawatan terhadap kelainan ansietas adalah dengan mengunjungi dokter keluarga. Pertama kali, dokter akan melakukan evaluasi diantaranya apakah gejala yang sedang dialami berasal dari anxiety disorder, jenis anxiety disorder apa yang sedang dialami, dan kondisi-kondisi apa saja yang ikut menyertai.

Sangatlah penting untuk menentukan masalah yang spesifik yang menjadi penyebab sebelum memulai suatu rangkaian perawatan. Pasien perlu memberi tahu dokter perawatan apa saja yang pernah dicoba apabila sebelumnya telah mendapatkan perawatan anxiety disorder.

Biasanya dari dokter keluarga, pasien akan dirujuk ke ahli kesehatan mental. Mereka diantaranya adalah psikiater, psikolog, pekerja sosial, dan konselor. (Dickey, 2002).

1. Obat-obatan Anxiety

Obat-obatan tidak akan menyembuhkan anxiety disorder, melainkan hanya mengendalikan gejala yang timbul sehingga pasien dapat menjalani hidupnya dengan lebih normal (Dickey, 2002).

Obat-obatan anxiety dibagi menjadi dua (Dickey, 2002):
1. Antidepresan 2. Antianxiety

1. Antidepresan.
Antidepresan dapat digunakan sampai beberapa minggu sampai gejala mulai menghilang. Obat antidepresan yang digunakan untuk terapi anxiety diantaranya (Dickey, 2002):

a. SSRIs.
Selective serotonin reuptake inhibitors atau SSRIs bekerja di otak pada serotonin dan memiliki efek samping lebih kecil dari antidepresan sebelumnya. Pada awal pemakaian pasien mungkin dapat mengalami rasa mual ataupun gugup, namun kondisi ini akan menghilang.

Beberapa pasien terkadang mengalami gangguan seksual setelah mengkonsumsi obat ini. Hal ini dapat diatasi dengan mengatur dosis obat ataupun menggantinya dengan SSRIs lain (Dickey, 2002).

Fluoxetine, sertraline, fluvoxamine, paroxetine, dan citalopram merupakan SSRIs yang umum diberikan untuk kondisi panic disorder, OCD, PTSD, dan social phobia ataupun depresi. Venlafaxine merupakan obat yang masih berhubungan dengan obat-obatan SSRIs dan sangat efektif untuk merawat GAD (Dickey, 2002).

b. Tricyclics
Sebelum SSRIs ada juga obat lain untuk merawat anxiety disorder yaitu tricyclics. Obat ini seefektif SSRIs dalam mengatasi anxiety disorder, namun banyak dokter dan pasien lebih memilih memakai obat terbaru, yaitu SSRIs, karena tricyclic terkadang menyebabakan pusing, mengantuk, mulut kering, dan kenaikan berat badan.

Apabila efek samping ini muncul, dosis obat perlu diubah ataupun dilakukan penggantian obat (Dickey, 2002).

Tricyclics sangat berguna untuk merawat orang dengan kekambuhan anxiety disorder dan depresi. Golongan obat ini diantaranya Clomipramine, satu-satunya antidepresan di golongan ini yang diresepkan untuk OCD, serta imipramine yang diresepkan untuk panic disorder dan GAD (Dickey, 2002).

c. MAOIs
Monoamine oxidase inhibitors, atau MAOIs merupakan golongan paling tua dari obat-obatan anti depresi. MAOI yang paling umum diresepkan adalah phenelzine, yang efektif untuk orang-orang dengan kelainan panik dan social phobia. Tranylcyprominedan isoprocarboxazid juga dapat digunakan untuk mengatasi anxiety disorder.

Namun, penggunaan MAOI perlu diperhatikan dengan baik karena obat ini dapat berinteraksi dengan berbagai macam substansi seperti makanan (keju dan anggur merah) serta obat-obatan SSRI. Interaksi ini dapat berupa meningkatnya tekanan darah dan bahaya-bahaya lain yang dapat mengancam jiwa (Dickey, 2002).


2. Antianxiety.

a. Benzodiazepines.
Benzodiazepines dapat mengurangi gejala dengan cepat dan memiliki sedikit efek samping, walaupun terkadang dapat menimbulkan rasa kantuk. Obat ini hanya diresepkan untuk jangka pendek, karena obat ini dapat menimbulkan toleransi bagi pemakainya.

Pengecualian bagi kelainan panik, yang biasanya pengobatan dapat dilakukan 6 bulan sampai 1 tahun. Orang pengguna alkohol atau obat-obatan terlarang tidak dianjurkan memakai obat ini karena akan menyebabkan ketergantungan (Dickey, 2002).

Beberapa orang dapat mengalami rasa kecanduan setelah mereka menghentikan obat ini. Hal ini dapat diatasi dengan mengurangi dosis obat secara bertahap. Pada beberapa kasus, penghentian penggunaan obat ini dapat mengakibatkan kembalinya gejala anxiety.

Masalah-masalah potensial dari obat ini mengakibatkan dokter jarang menggunakan obat ini, walaupun obat ini dapat memberikan keuntungan-keuntungan bagi pasiennya (Dickey, 2002).

Beberapa obat benzodiazepines diantaranya clonazepam yang biasanya digunakan untuk social phobia dan GAD, alprazolam untuk panic disorder dan GAD, dan lorazepam untuk panic disorder (Dickey, 2002).

b. Buspirone.
Obat antianxiety terbaru, buspirone, dapat digunakan untuk merawat GAD. Efek samping yang dapat ditimbulkan diantaranya pusing, sakit kepala, dan mual. Obat ini harus digunakan secara teratur selama 2 minggu untuk mencapai efek antianxiety (Dickey, 2002).

c. Beta-blocker.
Beta-blocker, misalnya propanolol, dapat pula membantu mengatasi kelainan ansietas tertentu khususnya social phobia dengan gejala diantaranya jantung berdebar, tangan gemetar, dan gejala fisik lainnya (Dickey, 2002).


Terapi menggunakan obat-obatan dapat pula dikombinasikan dengan psikoterapi, dan bagi beberapa orang kombinasi ini merupakan pendekatan yang paling baik dalam perawatan (Dickey, 2002).


2. Psikoterapi.

Psikoterapi merupakan terapi yang dilakukan dengan cara melakukan pembicaraan dengan ahli kesehatan mental profesional, seperti psikiater, psikologi, pekerja sosial, ataupun konselor untuk belajar mengatasi masalah yang berhubungan dengan anxiety disorder (Dickey, 2002).

1. Terapi tingkah laku-kognitif dan tingkah laku.
Penelitian menunjukkan bahwa terapi tingkah laku-kognitif merupakan bentuk psikoterapi yang efektif untuk beberapa anxiety disorder, khususnya panic disorder dan social phobia.

Selain itu, beberapa bukti menunjukkan bahwa terapi tingkah laku-kognitif bertahan lebih lama daripada terapi menggunakan obat-obatan untuk orang-orang dengan kelainan panic disorder, OCD, PTSD, dan social phobia (Dickey, 2002).

Terapi ini mempunyai dua komponen yaitu komponen kognitif dan tingkah laku. Komponen kognitif yang membuat orang mengubah pola pikir untuk mencegah datangnya rasa takut mereka.

Misalnya orang dengan panic disorder dapat dibantu dengan membuat agar mereka berpikir bahwa serangan panik yang mereka hadapi bukanlah serangan jantung seperti yang sebelumnya mereka pikirkan (Dickey, 2002).

Komponen tingkah laku mencoba mengubah reaksi orang terhadap situasi yang memicu anxiety. Caranya dengan memberikan orang apa yang mereka takutkan dan melatihnya untuk jangka waktu tertentu sampai mereka terbiasa dengan hal yang mereka takutkan itu.

Teknik tingkah laku lain adalah dengan mengajarkan orang mengambil nafas dalam-dalam untuk membantu relaksasi dan menangani rasa anxiety mereka. Terapi tingkah laku sendiri telah lama digunakan dan efektif untuk menangani phobia spesifik (Dickey, 2002).

Tujuan utama dari terapi tingkah laku-kognitif dan terapi tingkah laku adalah mengurangi tingkat anxiety dengan menghilangkan pikiran-pikiran ataupun reaksi terhadap hal tertentu yang menimbulkan reaksi anxiety. Biasanya terapi ini dilakukan selama 12 minggu (Dickey, 2002).

Terapi tingkah laku kognitif dan terapi tingkah laku dapat pula dilakukan dalam satu kelompok. Metode ini sangat cocok untuk social phobia (Dickey, 2002).


Hal penting yang perlu diperhatikan dalam melakukan perawatan adalah pasien merasa nyaman dengan terapi yang dilakukan. Apabila hal ini tidak dapat dicapai, dianjurkan pasien mencari bantuan yang lain (Dickey, 2002).

Beberapa hal yang dapat menambah efektifitas perawatan anxiety diantaranya adalah berbicara dan berbagi pengalaman dengan orang lain, dukungan dari keluarga, teknik manajemen stress seperti meditasi (Dickey, 2002).

VIII. Hubungan Anxiety dengan Perawatan Gigi

Rasa takut terhadap perawatan gigi (dental fear) merupakan salah satu perasaan takut yang banyak dirasakan orang. Hal ini akan mengakibatkan munculnya sikap menghindar dari perawatan gigi sehingga secara tidak langsung berakibat terhadap memburuknya kesehatan rongga mulut.

Sebuah penelitian di Norwegia tahun 2003 menunjukkan bahwa orang dengan dental fear memiliki kerusakan gigi lebih banyak secara statistik daripada orang tanpa dental fear (Racine, 2004).

Doerr dan kawan-kawan melaporkan bahwa faktor-faktor seperti jenis kelamin wanita, pendapatan yang rendah dan pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut yang rendah, dihubungkan dengan tingkat dental anxiety yang tinggi.
Peneliti juga melaporkan bahwa pengalaman dental traumatik ketika masa anak-anak, pengaruh keluarga, kondisi psikologi tertentu, dan tingkat general fear yang tinggi juga berhubungan dengan dental anxiety (Locker et al., 1999; Sohn and Ismail, 2005).
anxiety disorder
Dari berbagai penelitian maka dugaan terjadinya dental fear merupakan ekspresi dari sindrom general anxiety disamping reaksi rasa takut spesifik yang independen (Racine, 2004).

Semua tenaga kesehatan gigi perlu memberikan perhatian yang baik kepada pasien dewasa maupun pasien anak-anak dan menggunakan teknik komunikasi yang tepat untuk dapat meningkatkan rasa percaya pasien. Pendekatan pencegahan ini akan mengurangi insidensi dental anxiety pada individu yang lemah secara psikologis (Locker et al., 1999).




Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Pencegahan Anxiety (Anxiety Bagian 2-tamat)”  »»

Kurang Tidur Dapat Meningkatkan Resiko Diabetes

sleep

Sebuah penelitian baru menyatakan bahwa kurangnya waktu tidur, gaya hidup modern ala barat dan makan berlebihan dapat mendorong berkembangnya penyakit diabetes.

Selengkapnya...



Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Kurang Tidur Dapat Meningkatkan Resiko Diabetes”  »»

Sabtu, 15 Agustus 2009

Pengertian Anxiety (Anxiety Bagian 1)

anxietyTakut (fear) dan cemas (anxious) merupakan bagian yang umum dimiliki oleh manusia. Perasaan ini biasanya bersifat sementara. Mereka merupakan sinyal atau tanda adanya suatu bahaya. Namun apabila seseorang mengalami kegelisahan di waktu-waktu yang tidak seharusnya dan tidak dapat mengendalikan apa yang mereka cemaskan maka dapat dikatakan bahwa mereka memiliki anxiety disorder.


I. Pengertian Anxiety
II. Gejala Anxiety
III. Etiologi dan Fisiologi Anxiety
IV. Klasifikasi Anxiety Disorder
V. Pencegahan Anxiety
VI. Terapi Anxiety
VII. Hubungan Anxiety dengan Perawatan Gigi

DAFTAR PUSTAKA

American Psychiatric Association. 2005. Let's Talk Facts About Anxiety Disorder. Arlington: American Psychiatric Association.
Charney, D.; et al. 2002. Neuropsychopharmacology: The Fifth Generation of Progress. Maryland: American College of Neuropsychopharmacology.
Dadds, M.; et al. 2000. Early Intervention for Anxiety Disorders in Children and Adolescents. Canberra: Department of Health and Aged Care.
Dickey, M; dkk. 2002. Anxiety Disorders. Maryland: National Institute of Mental Health.
Golden, L.; et al. 2006. Giving Toys to Children Reduces Their Anxiety About Receiving Premedication for Surgery. Anesth Analg Vol.102: page1070-1072.
Kain, Z.; et al. 1997. The Yale Preoperative Anxiety Scale: How Does It Compare with a “Gold Standard”?. Anesth Analg Vol. 85 page: 783-788.
Kain, Z.; et al. 2006. Preoperative Anxiety, Postoperative Pain, and Behavioral Recovery in Young Children Undergoing Surgery. Pediatrics Vol. 118: page 651-658.
Kiyohara, L.Y.; et al. 2004. Surgery Information Reduces Anxiety In The Pre-Operative Period. Rev. Hosp. Clín. Fac. Med. S. Paulo Vol. 59(2): page 51-56.
Locker, D.; A. Liddell; L. Dempster; and D. Shapiro. 1999. Age of Onset of Dental Anxiet. J Dent Res Vol. 78 (3): page 790-796.
Manyande, A.; et al. 1992. Anxiety and Endocrine Responses to Surgery: Paradoxical Effects of Preoperative Relaxation Training. Psychosomatic Medicine Vol. 54: page 275-287.
National Institute for Clinical Excellence. 2004. Management of panic disorder and generalised anxiety disorder in adults. London: Abba Litho Sales Limited.
Raciene, R. 2004. Dental Fear Among Teenagers. Individual Anxiety Factors. Stomatologija, Baltic Dental and Maxillofacial Journal Vol. 6: page 118-121.
Sohn, W. and A.I. Ismail 2005. Regular Dental Visits and dental Anxiety in an Adult Dentate Population. JADA Vol. 136: page 58-66.
Vingerhoets, G. 1998. Open-Heart Surgery: Anxiety and Depression. Psychosomatics Vol. 39: page 30–37.

I. Pengertian Anxiety

Anxiety merupakan suatu perasaan yang tidak tenang, cemas, atau takut dan dapat bersifat ringan sampai parah. Kondisi ini dapat muncul tanpa sebab yang jelas. Anxiety merupakan suatu tingkatan emosional dengan karakteristik adanya perubahan pada tubuh, pikiran, dan tingkah laku seseorang.

Kondisi ini mempunyai batas pada suatu tingkat tertentu. Begitu tingkat anxiety mencapai batas tersebut, maka dia akan berhenti untuk sementara lalu menurun (Dadds et al., 2000; National Institute for Clinical Excellence, 2004).

Semua orang dapat mengalami anxiety, namun apabila orang tersebut mengalaminya pada waktu yang tidak seharusnya dan merasa kesulitan untuk mengendalikan kondisi anxiety yang dialaminya maka orang tersebut dikatakan menderita kelainan anxiety (National Institute for Clinical Excellence, 2004).

Anxiety mencakup tiga komponen (Dadds et al., 2000):
1. Perubahan fisik.
Perubahan fisik ini dapat bermacam-macam. Namun, yang paling umum dialami adalah nafas yang pendek, pusing, jantung yang berdebar-debar, tubuh yang gemetar, ketegangan otot, berkeringat, rasa baal, tingling sensation, mulut kering, rasa tidak nyaman pada perut, dan mual.

2. Pikiran.
Jenis anxiety yang berbeda dihubungkan dengan pikiran yang berbeda. Pikiran tersebut misalnya berupa rasa takut diperhatikan orang banyak ataupun merasa mengalami serangan jantung. Pada intinya penderita merasa berada dalam kondisi yang berbahaya.

3. Perilaku.
Reaksi yang paling umum yang ditunjukkan oleh penderita anxiety adalah sikap menghindar. Misalnya apabila seseorang takut berada di kerumunan orang banyak maka orang tersebut akan menghindari tempat-tempat keramaian.


II. Gejala Anxiety

Bentuk dan gejala dari anxiety disorder diantaranya (American Psychiatric Association, 2005):
Perasaan panik dan takut yang berlebihan.
Gangguan pikiran yang tidak terkendali.
Terganggu oleh memori atau kenangan yang menyakitkan.
Mimpi buruk yang terus berulang.
Gejala fisik seperti mual, berkeringat, rasa menggelitik di dalam perut, jantung berdebar, mudah terkejut, ketegangan otot, sakit kepala, sulit berbicara, sulit menelan

Sedangkan pada anak-anak dan remaja yang anxious dapat mengalami simtom-simtom berikut (Dadds et al., 2000):
Tidak realistis, dan gelisah yang berlebihan.
Kebutuhan yang terus-menerus akan penenang.
Terlalu khawatir akan kejadian yang sudah maupun yang akan terjadi.
Terlalu khawatir dengan segala perbuatannya.
Keluhan tanpa penyebab yang jelas.
Kurang istirahat.
Lelah.
Sulit berkonsentrasi.
Mudah tersinggung.
Sulit berpisah dengan orang tua.
Tidak suka dengan sekolah.
Serangan panik.
Menghindar terhadap suatu situasi.
Sulit berada di lingkungan sosial.
Phobia.
Gangguan pikiran atau tekanan.

III. Etiologi dan Fisiologi Anxiety

Sampai saat ini, etiologi dari anxiety disorder masih belum diketahui. Ada berbagai pendapat yang menjelaskan bagaimana suatu reaksi anxiety terjadi.

Beberapa peneliti memusatkan perhatiannya ke amygdala yang diyakini berperan sebagai pusat komunikasi antar bagian-bagian di otak yang memproses sinyal sensor yang datang dan bagian lain yang menginterpretasikannya. Amygdala dapat memberi sinyal bahwa ada suatu ancaman atau bahaya, dan memicu timbulnya respon takut atau gelisah (Dickey, 2002; American Psychiatric Association, 2005).

Sedangkan penelitian lain memfokuskan diri kepada hippocampus yaitu suatu struktur dari otak yang bertanggung jawab untuk memproses stimulus ancaman ataupun traumatik. Hippocampus berperan penting di otak untuk membantu mengubah informasi menjadi memori. Bagian lain yaitu ganglia basal dan striatum berperan untuk anxierty tipe obsessive-compulsive disorder (Dickey, 2002).

Beberapa ahli juga menyatakan bahwa gen juga memiliki peran dalam kelaianan anxiety. Hal inilah yang dapat menjelaskan kenapa seseorang setelah mendapat trauma ataupun stimulus tertentu dapat menderita PTSD, sedangkan orang lain menderita PTSD dengan stimulus yang berbeda, serta juga menjelaskan kenapa anxiety disorder dapat diturunkan ke keluarga. Sekarang masih diteliti bagaimana pengalaman dan gen berinteraksi sehingga dapat menimbulkan kelainan anxiety (Dickey, 2002; American Psychiatric Association, 2005).


IV. Klasifikasi Anxiety Disorder

Anxiety yang merupakan manifestasi dari tingkah laku diklasifikasikan menjadi dua kategori: state dan trait anxiety. State anxiety merupakan episode anxiety akut yang dipengaruhi oleh kondisi atau situasi saat itu dan tidak bersifat menetap. Sedangkan trait anxiety merupakan pola anxiety yang dianggap karakter atau pembawaan pribadi seseorang (Kiyohara et al., 2004).

Jenis-jenis anxiety disorder diantaranya: panic disorder, obsessive-compulsive disorder, post-traumatic stress disorder, phobia, generalized anxiety disorder (Dickey et al., 2002).

1. Panic disorder.

Gejala inti dari panic disorder adalah panic attack. Orang dengan panic attck memiliki perasaan adanya teror yang menyerang secara tiba-tiba dan berulang tanpa adanya peringatan sebelumnya. Mereka tidak dapat memprediksi kapan suatu serangan akan terjadi. Dan beberapa orang mengalami anxiety yang hebat diantara tiap episodenya.

Mereka juga mencemaskan kapan dan dimana serangan berikutnya akan terjadi. Terkadang mereka dapat menderita agarophobia sehingga berusaha menghindari tempat-tempat umum (Dickey et al., 2002; National Institute for Clinical Excellence, 2004).

Ketika terjadi panic attack, beberapa gejala di bawah ini dapat muncul (American Psychiatric Association, 2005):
Jantung berdebar dan sakit pada dada.
Berkeringat, gemetar.
Nafas pendek dan muncul sensasi seperti tercekik.
Mual ataupun rasa sakit pada perut.
Kepala terasa pusing.
Berkhayal dan diskoneksi dengan orang-orang disekitarnya.
Merasa takut kehilangan kontrol, “menjadi gila”, atau merasa sekarat.
Mati rasa.
Merasa kedinginan atau kepanasan.

Karena gejalanya yang parah, terkadang penderita panic disorder mengira bahwa diri mereka menderita serangan jantung ataupun penyakit lain yang mengancam jiwa (National Institute for Clinical Excellence, 2004; American Psychiatric Association, 2005).

2. Obsessive-compulsive disorder (OCD).

Obesesi merupakan pikiran yang mengganggu dan irasional yang selalu muncul kembali. Obsessive-compulsive disorder merupakan kelainan dimana seseorang memiliki ritual-ritual yang tidak bisa dia kontrol karena dia dihantui oleh pikiran-pikiran tertentu.

Contohnya adalah orang-orang yang sangat takut dan tidak ingin adanya kuman sehingga dia harus selalu melakukan prosedur yang terlalu berlebihan dengan urutan tertentu. Kelainan ini bisa sangat mengganggu kegiatan sehari-hari dan hubungan sosialnya (American Psychiatric Association, 2005; Dickey et al., 2002).

3. Post-traumatic stress disorder (PTSD).

Post-traumatic stress disorder merupakan kondisi yang melemahkan seseorang yang berkembang akibat suatu kejadian yang menakutkan. Kondisi ini dapat muncul pada orang-orang yang berhasil selamat dari peristiwa fisik ataupun emosional yang sangat menakutkan.

Orang yang mengalaim PTSD biasanya mengalami mimpi buruk yang terus berulang, kenangan yang terus terbayang dan sangat menganggu, atau bahkan merasa kejadian buruk yang dia alami akan terulang kembali apabila dia berada pada situasi tertentu (American Psychiatric Association, 2005; Dickey et al., 2002).

Orang dengan PTSD dapat mengalami gejala seperti (American Psychiatric Association, 2005):
Mati rasa.
Gangguan tidur.
Merasa diawasi oleh seseorang.
Mudah marah.

Kejadian yang dapat memicu PTSD contohnya adalah peperangan, serangan kekerasan personal, bencana alam, tragedi (misalnya pesawat jatuh), kekerasan fisik atau seksual ketika anak-anak, ataupun menyaksikan orang lain dalam suatu kecelakaan yang parah (American Psychiatric Association, 2005).

4. Phobia.
Phobia merupakan rasa takut yang berlebihan dan persisten terhadap objek, situasi, ataupun akitivitas tertentu. Rasa takut ini membuat penderitanya menghindari hal yang mereka takuti dengan sikap yang berlebihan.

Seseorang didiagnosis menderita phobia apabila rasa takut mereka sangat mengganggu hidup dan aktivitas mereka sehari-hari. Phobia dibagi menjadi tiga: social phobia, specific phobia, dan agoraphobia (American Psychiatric Association, 2005)

Social phobia.

Social phobia atau social anxiety disorder merupakan suatu rasa takut atau kegelisahan yang berlebihan apabila seseorang berada di lingkungan sosial. Mereka takut merasa malu ataupun takut apabila dipehatikan oleh orang banyak. Misalnya berbicara di depan umum. (Dickey et al., 2002; American Psychiatric Association, 2005).

Spesific phobia.

Spesific phobia merupakan rasa takut yang berlebihan terhadap suatu hal yang sedikit atau bahkan tidak berbahaya sama sekali. Penderita biasanya sadar bahwa rasa takut mereka terlalu berlebihan, namun mereka tidak sanggup untuk mengatasi rasa takut tersebut. Misalnya takut naik pesawat, atau takut terhadap hewan tertentu (Dickey et al., 2002; American Psychiatric Association, 2005).

Agoraphobia

Agoraphobia merupakan rasa takut apabila berada di suatu tempat dimana penderita merasa tidak ada jalan keluar atau pertolongan orang lain. Apabila kondisi ini tidak ditangani, maka kondisi akan bertambah serius bahkan membuat penderitanya takut untuk keluar rumah dan selalu berusaha menghindari tempat-tempat umum (National Institute for Clinical Excellence, 2004; American Psychiatric Association, 2005).

5. Generalized anxiety disorder (GAD).

Generalized anxiety disorder merupakan suatu anxiety yang berlebihan, tidak masuk akal, dan dialami dari hari ke hari. Orang dengan GAD mengalami ketegangan yang parah dan terus menerus yang sangat menganggu aktivitasnya sehari-hari.
anxiety
Mereka terus-menerus merasa cemas dan tidak sanggup untuk mengendalikan rasa cemasnya ini. Mereka mungkin dapat mengalami gangguan tidur, ketegangan atau sakit pada otot, gemetar, merasa lemah ataupun sakit kepala, tidak dapat bersikap tenang, cemas dan mudah marah, sulit konsentrasi, dan mempunyai masalah tidur (Dickey et al., 2002; National Institute for Clinical Excellence, 2004).




Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Pengertian Anxiety (Anxiety Bagian 1)”  »»

Kamis, 13 Agustus 2009

Penumpukan Lemak Di Perut Juga Akibat Dari Social Stress

social stressSebuah penelitian terbaru menyatakan bahwa stress sosial ternyata juga dapat memicu penumpukan lemak di daerah perut yang akan meningkatkan resiko penyakit jantung.

Selengkapnya...



Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Penumpukan Lemak Di Perut Juga Akibat Dari Social Stress”  »»

Rabu, 12 Agustus 2009

Tips Bagi Yang Baru Menjalani Operasi Amandel

tonsil amandelSetelah menjalani operasi amandel, atau istilahnya tonsilektomi, tenggorokan akan terasa sakit untuk beberapa hari akibat luka bekas operasi. Alaska Native Medical Centers memberikan anjuran berikut bagi mereka yang baru saja menjalani operasi amandel.


  • Minum banyak air. Hal ini akan membantu tenggorokan Anda terasa lebih baik dan membuat Anda tetap terhidrasi.
  • Tetaplah makan makanan yang lembut. Misalnya bubur, jelli, sup, kentang tumbuk, dan lain-lain.
  • Hindari makanan yang keras dan renyah ataupun memiliki struktur yang agak tajam seperti keripik, gorengan, dan sebagainya.
  • Hindari juga makanan atau minuman yang bersifat agak asam atau tajam seperti jus jeruk, tomat, dan lain-lain.

Health Tip: Recovering From a Tonsillectomy




Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Tips Bagi Yang Baru Menjalani Operasi Amandel”  »»

Selasa, 11 Agustus 2009

Pendaratan Darurat Pesawat Ahston Kutcher dan Demi Moore

ashton kutcher demi moorePasangan aktor Hollywood, Ashton Kutcher dan Demi Moore, mendapat pengalaman yang menegangkan hari Kamis kemarin. Pesawat yang mereka tumpangi terpaksa harus melakukan pendaratan darurat akibat mesin pesawat yang terlalu panas.


Saat itu, Ashton dan Demi sedang melakukan perjalanan dari New York ke Las Vegas untuk menghadiri pemutaran perdana film Ashton yang terbaru, Spread, di Palms Casino Resort. Untungnya Ashton dan Demi tidak mengalami luka-luka akibat kejadian ini.

Sesaat setelah pendaratan darurat, Ashton melaporkan insiden tersebut di Twiashton kutcher demi mooretter. Dia menulis, "My plane just had to do an emergency landing. Engine over heated. Fire engines everywhere good times." Kemudian dia juga mengatakan kalau dia bersyukur masih hidup dan ingin merayakan keselamatannya di Turtle Bay Bar.

Moore juga tak ketinggalan menceritakan peristiwa ini di Twitter, "Yep it is always an adventure in Vegas emergency landing and all."

Ashton and Demi's Plane Makes Emergency Landing



Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Pendaratan Darurat Pesawat Ahston Kutcher dan Demi Moore”  »»

Sabtu, 08 Agustus 2009

Tips Menyelamatkan Diri Dari Kebakaran Rumah

house fireKetika terjadi kebakaran di rumah, biasanya hanya ada sedikit waktu yang tersedia untuk berpikir, Anda hanya bisa bereaksi. Jadi penting bagi Anda untuk menyiapkan rencana penyelamatan diri ketika terjadi kebakaran.


Website firesafety.gov memberikan saran-saran berikut untuk membuat rencana penyelamatan diri dari musibah kebakaran rumah:
  • Siapkan dua rute jalan keluar dari setiap ruangan yang ada di rumah Anda.
  • Tetapkan satu tempat pertemuan bagi seluruh anggota keluarga di luar rumah.
  • Apabila pintu terasa panas, jangan pernah mencoba untuk membukanya.
  • Ketika terjadi kebakaran, segera keluar dari rumah. Jangan berhenti untuk mengumpulkan barang-barang di dalam rumah.
  • Jangan pernah kembali masuk ke dalam rumah yang terbakar.
  • Lakukan latihan rencana penyelamatan diri bersama anggota keluarga Anda paling tidak sebulan sekali.

Firesafety.gov



Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Tips Menyelamatkan Diri Dari Kebakaran Rumah”  »»

Kamis, 06 Agustus 2009

Pengaruh TV Terhadap Kesehatan Anak

child tvTidak hanya obesitas atau berat badan yang berlebihan, ternyata TV juga memberikan pengaruh yang lebih buruk terhadap kesehatan anak-anak. Penelitian baru menemukan bahwa kebiasaan menonton TV pada anak ternyata juga dapat menyebabkan tekanan darah yang tinggi yang nantinya memperbesar resiko penyakit jantung ketika mereka dewasa.


Menurut penelitian yang merupakan kerja antara para peneliti Amerika dan Spanyol ini, anak-anak yang memiliki kebiasaan menonton TV selama 90 sampai 330 menit sehari ternyata memiliki tekanan darah sistol dan diastol 5 sampai 7 poin lebih tinggi dibandingkan dengan anak-anak yang hanya menonton TV kurang dari 1,5 jam sehari. Anak-anak dalam penelitian ini rata-rata berusia 3 sampai 8 tahun.

American Academy of Pediatrics sendiri sebelumnya telah merekomendasikan bahwa anak-anak yang berusia di bawah 2 tahun seharusnya tidak boleh menonton TV sama sekali, sementara itu bagi anak-anak berusia di atasnya hanya dianjurkan untuk menonton TV selama 1 sampai 2 jam sehari.

Jadi, kenapa menonton TV dapat meningkatkan tekanan darah anak-anak?

Sang peneliti mencoba memberikan beberapa penjelasan, diantaranya kebiasaan menonton TV sering diikuti dengan menikmati cemilan yang tidak sehat terutama yang mengandung banyak garam yang dapat meningkatkan tekanan darah. Dan biasanya makanan-makanan ini dapat habis dalam waktu yang lebih cepat ketika dilakukan sambil menonton TV.

Selain itu, kebiasaan menonton TV yang dilakukan dengan waktu tidur dapat membuat pikiran anak tetap terstimulasi, cukup untuk membuat mereka terjaga dan kehilangan waktu tidurnya yang berharga sebanyak beberapa jam. Menurut penelitian terdahulu, pemotongan terhadap waktu tidur yang baik dapat mengarah kepada meningkatnya berat badan dan resiko hipertensi, karena metabolisme tubuh tidak memiliki cukup kesempatan untuk bekerja memperbaiki diri.

Isi dari tayangan TV juga memiliki pengaruh buruk jangka panjang terhadap kekid tvsehatan anak. Di usia di mana anak sedang membentuk kebiasaan pola makan mereka, iklan-iklan TV yang kebanyakan menayangkan makanan yang tidak sehat dapat berpengaruh besar terhadap pola makan mereka dan akan melekat dalam pikiran mereka sampai beranjak dewasa.


Watching TV: Even Worse for Kids Than You Think



Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Pengaruh TV Terhadap Kesehatan Anak”  »»

Rabu, 05 Agustus 2009

Prediksi Kelahiran Prematur Menggunakan Air Liur

pregnantSebuah penelitian baru di London menemukan bahwa kelahiran prematur dapat diprediksi secara sederhana, hanya dengan menggunakan sampel air liur atau saliva dari sang ibu.


Penelitian yang dipimpin oleh Professor Lucilla Poston dari King's College London menunjukan bahwa wanita yang akan melahirkan secara prematur memiliki tingkat hormon progesteron yang rendah di dalam salivanya ketika kehamilannya berusia 24 minggu. Tingkat progesteron yang rendah ini juga tidak mengalami peningkatan seperti normalnya selama masa kehamilan.

Progesteron merupakan hormon yang berperan dalam mengatur siklus menstruasi, dan hormon ini juga merupakan hormon utama selama masa kehamilan. Progesteron diprpregnantoduksi dalam jumlah besar dari plasenta dan berperan untuk menghentikan kontraksi dari rahim.

Progesteron juga memiliki efek anti inflamasi. Kadarnya yang rendah ketika hamil diyakini dapat berkontribusi terhadap terjadinya infeksi bakteri yang telah diketahui sebagai penyebab dari terjadinya kelahiran bayi prematur. Berdasarkan hal ini, para peneliti tersebut meyakini bahwa progestron di dalam saliva dapat dijadikan patokan untuk memprediksi kelahiran prematur.


Saliva test reveals early birth risk



Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Prediksi Kelahiran Prematur Menggunakan Air Liur”  »»

Senin, 03 Agustus 2009

Ilmuwan Memberikan Vaksin Malaria Melalui Gigitan Nyamuk

malaria mosquitoDari sebuah percobaan yang dilakukan di Eropa, ilmuwan menggunakan nyamuk sebagai "jarum suntik" untuk menyebarkan "vaksin" malaria melalui gigitannya. Hasilnya pun benar-benar di luar dugaan.


Dari penelitian tersebut, semua orang yang termasuk dalam kelompok vaksin mendapatkan imunitas terhadap malaria. Sementara itu, kelompok non-vaksin yang merupakan kelompok pembanding tidak mendapatkan imunitas tersebut, dan mengalami malaria setelah kemudian terpapar oleh parasit tersebut.

Penelitian ini memberikan harapan baru untuk mengendalikan penyakit yang menjadi salah satu pembunuh manusia terbesar saat ini. Tiap tahunnya, malaria membunuh hampir jutaan orang yang kebanyakan korbannya adalah anak-anak khususnya di Afrika. Sementara itu, parasit malaria juga mulai memperlihatkan kekebalan terhadap obat-obat yang ada, seperti artemisinin, sehingga perlu dikembangkan suatu vaksin untuk menghadapi penyakit ini.

Parasit malaria masuk ke dalam tubuh melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi, selanjutnya parasit tersebut terbawa aliran darah dan mengalami proses pematangan dan multiplikasi di dalam hati. Dari sana, parasit akan kembali ke aliran darah dan menyerang sel darah merah.

Pada dasarnya orang dapat mengembangkan imunitas tubuhnya sendiri setelah terpapar malaria beberapa kali. Ada juga obat yang dikenal dengan nama chloroquine yang dapat membunuh parasit malaria pada saat berada di fase akhir yang merupakan fase yang berbahaya.

Ilmuwan mencoba mengkombinasikan dua hal ini, menggunakan chloroquine untuk melindungi orang sementara mereka secara bertahap diberikan parasit malaria dan membiarkan kekebalan tubuh terbentuk dengan sendirinya.afrika malaria

Konsep pun telah disiapkan untuk pengembangan secara komersil. Sebuah perusahaan mulai menguji vaksin yang menggunakan parasit yang sudah dilemahkan secara radiasi, berharap agar parasit-parasit ini tetap berada di fase yang immature ketika berada di hati sehingga imunitas dapat berkembang namun tidak menyebabkan sakit.

Mosquitoes deliver malaria 'vaccine' through bites


Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Ilmuwan Memberikan Vaksin Malaria Melalui Gigitan Nyamuk”  »»

Sabtu, 01 Agustus 2009

Kontoversi Keputusan FDA Tentang Amalgam

amalgamFood and Drug Administration atau FDA milik Amerika telah memberikan keputusan akhirnya mengenai bahan tambal amalgam. Namun, keputusan ini ternyata masih menimbulkan kontroversi.


FDA menyatakan bahwa untuk penggunaan sebagai bahan tambal gigi, elemen merkuri yang terdapat di dalam bahan tambal amalgam tidak berbahaya bagi pasien, walaupun sebelumnya sudah diketahui bahwa bahan merkuri dapat berbahaya apabila terpapar dalam jumlah besar.

Bahan tambal amalgam terbuat dari kombinasi merkuri dengan logam lain seperti perak, tembaga, dan timah. Dengan peraturan yang baru ini, amalgam diklasifikasikan ke golongan bahan Class II dengan resiko moderat atau resiko sedang yang memerlukan standar penanganan khusus.

Keputusan ini menerima tanggapan yang bermacam-macam. Lembaga American Dental Association (ADA) menyatakan dukungannya terhadap keputusan FDA. Namun, kelompok konsumen tetap tidak setuju penggunaan bahan merkuri sebagai bahan tambal, terutama dampaknya bagi anak dan janin dalam kandungan. Mereka mengharapkan FDA memberikan peringatan keras mengenai penggunaan bahan ini terhadap wanita hamil dan anak-anak.

Namun, kita tidak perlu khawatir akan bahaya merkuri yang terkandung dari bahan tambal ini. Karena tentunya FDA memberikan keputusannya berdasarkan hasil dari berbagai penelitian yang telah dilakukan oleh para ahli di bidangnya. Selain itu, keputusan ini pun telah didukung oleh persatuan dokter gigi di Amerika (ADamalgamA).

Dengan penanganan yang benar dan tepat, bahan tambal amalgam dapat dikatakan aman serta telah memenuhi standar ataupun syarat-syarat sebagai sebagai bahan tambal gigi yang baik.

Mercury In Dental Fillings Not Harmful But Still Subject To Control, FDA Rules



Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Kontoversi Keputusan FDA Tentang Amalgam”  »»