Buku: SERBA SERBI KESEHATAN GIGI & MULUT (click)

Persembahan Bukune dan GigiSehatBadanSehat

DENTAL & ORAL HEALTH (click)

Beragam informasi mengenai kesehatan gigi dan mulut.

GENERAL HEALTH (click)

Perluas wawasan Anda mengenai dunia kesehatan.

CELEBRITY & HEALTH (click)

Kumpulan kisah para selebritis dunia dan kesehatannya.





Dapatkan buku kami "Serba-Serbi Kesehatan Gigi & Mulut" di toko buku terdekat. Diterbitkan oleh penerbit buku anak muda Bukune. Selengkapnya: Buku: SERBA SERBI KESEHATAN GIGI & MULUT

Selasa, 29 September 2009

Rahasia Tubuh Seksi Jennifer Love Hewitt


Jennifer tampak sangat seksi dengan balutan bikini berenda putih di majalah Shape edisi bulan depan. Padahal dia mengaku bahwa dia pernah bermasalah dengan berat badannya. Bagaimana cara dia mendapatkan bentuk tubuh seperti itu? Dia memberikan tipsnya kepada kita bagaimana cara menjaga bentuk tubuh dan inner beauty-nya.

Selengkapnya...



Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Rahasia Tubuh Seksi Jennifer Love Hewitt”  »»

Senin, 28 September 2009

Ketombe

dandruffKetombe sebenarnya merupakan sel kulit kepala yang mati dan biasanya dapat terlihat jelas pada rambut maupun pakaian. Belum ada yang mengetahui penyebab pasti dari ketombe, walaupun beberapa penelitian memperlihatkan bahwa kondisi ini mungkin dipengaruhi oleh suatu jenis jamur.


Ketombe bukanlah penyakit menular ataupun berbahaya. Shampoo antiketombe yang terdapat di pasaran biasanya dapat mengurangi jumlah ketombe, biasanya shampoo ini mengandung bahan salicylic acid, zinc, tars, atau selenium sulfide.

Apabila rambut Anda berketombe, gunakanlah shampoo antiketombe selama paling tidak 5 menit dan lakukanlah pemijatan pada kulit kepala untuk membantu melepaskan sel kulit mati, namun jangan Anda menggaruknya. Selanjutnya bilas rambut Anda sampai bersih.dandruff

Apabila kondisi ketombe Anda tidak memperlihatkan perbaikan, konsultasikan dengan dokter Anda. Dokter mungkin akan memberikan resep shampoo dan mungkin juga lotion atau cairan untuk dioleskan ke kulit kepala.


Taking care of Your Hair



Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Ketombe”  »»

Jumat, 25 September 2009

Download Undang-undang Praktik Kedokteran

Berikut ini adalah undang-undang Republik Indonesia nomor 29 tahun 2004 mengenai praktik kedokteran di Indonesia yang dapat Anda download dalam bentuk file pdf.


Download melalui link berikut: Undang-undang praktik kedokteran.



Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Download Undang-undang Praktik Kedokteran”  »»

Rabu, 23 September 2009

Resesi Gusi dan Perawatannya

tooth recessionResesi gusi merupakan suatu kondisi dimana tepi gusi menurun ke arah akar gigi sehingga menyebabkan permukaan akar gigi menjadi terpapar atau terbuka. Resesi gusi selain dapat menyebabkan gangguan estetik apabila melibatkan gigi depan, dapat pula menimbulkan keluhan seperti gigi yang sensitif atau linu terhadap makanan dan minuman panas, dingin, ataupun manis.


Ada beberapa hal yang dapat mengakibatkan gusi menjadi resesi. Penyebab yang paling sering adalah trauma akibat penggunaan sikat gigi yang salah, baik kesalahan dalam pemilihan bulu sikat gigi maupun kesalahan dari metode yang digunakan untuk menyikat gigi (baca tentang penyikatan gigi). Penyebab lain adalah proses inflamasi atau peradangan akibat kurangnya kebersihan rongga mulut, dalam hal ini terjadi penumpukan plak dan karang gigi yang mengiritasi gusi.

Yang juga cukup sering menjadi penyebab resesi gusi adalah posisi gigi yang kurang baik. Posisi gigi yang miring ataupun terputar memiliki kemungkinan lebih besar untuk mengalami resesi gusi. Kebiasaan buruk suka menggesekkan atau menggertakkan gigi juga dapat menyebabkan kondisi resesi gusi (baca tentang bruxism). Ada pula beberapa penelitian yang memperlihatkan bahwa tindik lidah ataupun bagian lain di dalam mulut berhubungan dengan kondisi resesi gusi yang parah (baca tentang tindik lidah).

Pencegahan resesi gusi:
  • Gunakan sikat gigi yang lembut.
  • Gunakan metode penyikatan gigi yang benar dan tepat.
  • Pembersihan rutin seperti scaling atau root planning untuk membersihkan karang gigi minimal setiap 6 bulan sekali.
  • Konsultasikan dengan dokter gigi apabila memiliki kebiasaan menggesekkan atau menggertakkan gigi.
  • Hindari penindikan pada bagian dalam rongga mulut. Apabila tidak dapat dihindari, lakukan kontrol rutin kesehatan rongga mulut ke dokter gigi.

Ada beberapa perawatan yang mungkin dianjurkan dokter gigi Anda terhadap kondisi resesi gusi:tooth recession
  • Penggunaan bahan desensitizing seperti pasta gigi ataupun gel desensitizing.
  • Penutupan akar yang terbuka dengan bahan tambal.
  • Pencangkokan gusi apabila kondisi cukup parah.



Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Resesi Gusi dan Perawatannya”  »»

Rabu, 16 September 2009

Penyebab Timbulnya Mimpi Buruk

bad dream nightmareMimpi buruk dapat dialami oleh siapapun, namun paling banyak dialami oleh anak-anak. Mengapa dapat timbul mimpi buruk? Menurut U.S. National Library of Medicine, ada beberapa hal yang dapat menimbulkan mimpi buruk.


  • Stres atau cemas, biasanya diakibatkan oleh suatu peristiwa yang memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap kondisi psikis.
  • Konsumsi alkohol yang berlebihan.
  • Memiliki kelainan tidur, misalnya narcolepsy.
  • Sedang dalam kondisi sakit disertai demam.
  • Efek samping penggunaan obat-obatan tertentu.
  • Makan dekat dengan waktu tidur, sehingga meningkatkan metabolisme dan aktivitas otak.


"Nightmares Keeping You Up?"



Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Penyebab Timbulnya Mimpi Buruk”  »»

Selasa, 15 September 2009

Kurangi Garam Hindari Penyakit

salt


Dengan mengurangi asupan garam, kita akan terhindar dari tekanan darah tinggi dan komplikasinya seperti penyakit jantung dan ginjal. Direkomendasikan agar orang dewasa tidak mengkonsumsi garam lebih dari 2.300 mg seharinya agar terhindar dari resiko ini, dan tentunya hal ini akan menghemat biaya pengeluaran untuk masalah kesehatan.

Selengkapnya...



Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Kurangi Garam Hindari Penyakit”  »»

Senin, 14 September 2009

Alat Baru Untuk Mempercepat Perawatan Ortodontik

AcceleDent orthodonticBanyak para pengguna kawat gigi yang berharap agar gigi mereka rapi dengan cepat sehingga mereka dapat segera melepas kawat giginya. Kini sebuah alat baru telah ditemukan untuk mempercepat proses perawatan ortodontik ini dan menghasilkan hasil perawatan yang lebih stabil.


Tim ortodontis dari University of Texas Health Science Center bekerja sama dengan tim dari OrthoAccel Technologies, Inc. telah mengembangkan sebuah alat yang diberi nama AcceleDent untuk mempercepat dan mengoptimalkan perawatan ortodontik.

Alat ini bekerja dengan cara memberikan getaran dengan frekuensi rendah ke gigi dan dipakai selama 20 menit sehari selama perawatan ortodontik. Getaran ini mungkin akan terasa tidak nyaman bagi pasien.

Para peneliti percaya bahwa daya dari getaran ini apabila dikombinasikan dengan perawatan ortodontik standar akan meningkatkan proses metabolisme di dalam jaringan tulang yang mengelilingi gigi, sehingga gigi dapat bergerak lebih cepat dan efektif. Selain itu, getaran ini juga akan membentuk pondasi tulang dan jaringan sekitar yang lebih kokoh sehingga memberikan hasil perawatan yang lebih stabil.

Dikatakan peneliti, alat ini dapat digunakan baik bagi pasien dengan alat ortodontik cekat maupun alat ortodontik plastik lepasan yang dikenal dengan nama Invisalign, serta dapat pula digunakan untuk merawat kasus yang lebih sulit dengan hasil perawatan yang lebih stabil.

Terapi menggunakan getaran telah digunakan sejak tahun 1800-an. Saat ini, terapi ini telah memberikan hasil yang positif untuk perawatan pasien osteoporosis, muscle loss, dan braces orthodonticsakit pada persendian.

Rencananya alat ini akan tersedia di Inggris pada akhir tahun 2009 ini. Sementara itu, di Amerika Serikat baru akan tersedia pada akhir tahun 2010. Kita berharap semoga alat ini dapat segera hadir di Indonesia.

Source: New Device Could Shorten, Improve Orthodontic Treatment



Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Alat Baru Untuk Mempercepat Perawatan Ortodontik”  »»

Minggu, 13 September 2009

Kanker Kepala dan Leher Akibat Tidak Menjaga Kebersihan Mulut

periodontitisSudah lama diketahui bahwa penyakit gusi (periodontitis) yang persisten dapat menyebabkan penyakit jantung. Kini sebuah penelitian baru menyatakan bahwa penyakit gusi juga mungkin dapat menjadi faktor resiko dari kanker kepala dan leher.


Penyakit gusi pada dasarnya merupakan kerusakan jaringan gusi dan pendukung gigi akibat proses peradangan yang bisa disebabkan oleh iritasi bakteri plak. Kebersihan mulut yang tidak dijaga dengan baik, misalnya akibat malas menyikat gigi ataupun karena menyikat gigi yang tidak bersih, dapat menyebabkan penumpukan bakteri plak yang selain dapat menimbulkan lubang gigi juga dapat menimbulkan terjadinya peradangan pada gusi.

Dalam penelitian ini tingkat keparahan penyakit gusi dilihat berdasarkan banyaknya tulang pendukung gigi (alveolar) yang hilang yang dilihat melalui foto sinar x. Semakin banyak tulang alveolar yang hilang, maka semakin parah tingkat dari penyakit gusi yang diderita.

Ternyata dari setiap milimeter tulang alveolar yang hilang, resiko kanker kepala dan leher meningkat lebih dari 4 kali lipat. Bahkan hubungan ini ditemukan juga pada pasien yang tidak pernah merokok ataupun mengkonsumsi alkohol. Kebiasaan merokok dan mengkonsumsi alkohol jugaperiodontitis merupakan faktor resiko dari kanker mulut.

Peneliti menambahkan bahwa perlu dilakukan penelitian lagi untuk mengkonfirmasi hasil temuan ini.

Sumber: Gum disease linked to head and neck cancer



Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Kanker Kepala dan Leher Akibat Tidak Menjaga Kebersihan Mulut”  »»

Rabu, 09 September 2009

Teri Hatcher Latihan Triathlon "Sebelum Mati"



Pernah menonton film berjudul The Bucket List yang dibintangi Jack Nicholson dan Morgan Freeman? Rupanya bintang serial Desperate Housewives, Teri Hatcher, juga memiliki "bucket list", daftar beberapa hal yang ingin dilakukannya sebelum dia mati. Apa saja yang dia inginkan?

Selengkapnya...


Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Teri Hatcher Latihan Triathlon "Sebelum Mati"”  »»

Selasa, 08 September 2009

Pencegahan Gigi Berlubang Pada Balita

early childhood caries baby bottleGigi berlubang pada balita biasanya sering diakibatkan oleh kebiasaan meminum ASI ataupun susu botol yang berisi susu atau cairan manis lainnya yang dihisap anak sampai tertidur ataupun terus-menerus sepanjang hari dan tidak diikuti dengan perawatan kebersihan mulut yang baik. Kondisi gigi berlubang pada anak sering disebut dengan istilah Early Childhood Caries (ECC) ataupun Nursing Mouth Caries (NMC).


Berikut adalah anjuran dari American Academy of Pediatric Dentistry sebagai panduan mengenai cara pemberian makanan bagi bayi untuk mencegah EEC:

  1. Jangan pernah tidurkan bayi dengan botol susu. Kebiasaan menyusu ASI di malam hari harus dihentikan ketika gigi pertama anak mulai erupsi.
  2. Latih anak untuk minum menggunakan cangkir ketika anak mendekati usia 1 tahun. Penggunaan botol susu dihentikan ketika anak berusia 12 sampai 14 bulan.
  3. Hindari pemberian jus buah melalui botol. Pemberian jus buah harus selalu menggunakan cangkir.
  4. Pelaksanaan kebersihan mulut harus dilakukan ketika gigi pertama anak erupsi.
  5. Dianjurkan untuk melakukan kunjungan konsultasi kesehatan gigi anak pada usia 6 bulan saat gigi pertama anak erupsi dan tidak lebih dari usia 12 bulan. Kegiatan ini bertujuan untuk pemberian early childhood cariesedukasi bagi orang tua mengenai panduan antisipasi untuk mencegah penyakit gigi.
  6. Tingkatkan kebersihan dan kesehatan rongga mulut ibu ataupun pengasuh anak untuk mengurangi transmisi bakteri dan mengurangi resiko anak mengalami ECC.




Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Pencegahan Gigi Berlubang Pada Balita”  »»

Sabtu, 05 September 2009

Kafein Tanpa Diimbangi Pola Makan Sehat= Resiko Penyakit Jantung

coffee caffeineSebuah penelitian mengungkapkan bahwa orang yang minum kopi dalam jumlah banyak tanpa diimbangi pola makan ala Mediteran cenderung memiliki kelainan jantung atrial fibrillation.


Peneliti dari Italia mengumpulkan informasi dari pasien yang baru didiagnosa menderita kelainan heart arrhythmia ini tentang kebiasaan diet atau pola makan, meliputi konsumsi kafein. Pola makan mereka lalu dibandingkan dengan orang-orang tanpa kelainan atrial fibrillation.

Asupan kopi dibagi menjadi beberapa kategori: rendah (satu cangkir/hari), sedang (dua cangkir/hari), berat (lebih dari tiga cangkir/hari), dan yang tidak mengkonsumsi kopi sama sekali.

Pasien juga dikelompokan berdasarkan pola makan sehat ala Mediteran yang sebagian besar berupa biji-bijian serealia utuh, minyak zaitun, buah dan sayur-sayuran serta meliputi sedikit daging merah.

Orang dengan atrial fibrillation cenderung tidak mengikuti pola makan sehat ini dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki kelainan jantung. Selain itu, mereka yang menderita atrial fibrillation juga mengkonsumsi lebih banyak daging merah dan produk full-fat dairy.

Diketahui juga bahwa pasien dengan atrial fibrillation mendapatkan asupan antioksidan sebagian besar berasal dari kopi dibandingkan sumber antioksidan lain, seperti buah, sayur dan wine.

Penelitian ini juga menemukan bahwa peminum kopi berat juga lebih cenderung menderita atrial fibrillation dibandingkan dengan mereka yang meminum lebih sedikit.

Pada kondisi atrial fibrillation, bagian atrial dari jantung bergetar dan tidak berdetak dengan teratur. Hal ini mengarah kepada terjadinya gejala palpitasi jantung, nafas yang penmediterranean dietdek, rasa lelah, dan meningkatnya resiko stroke.

Rencananya penelitian ini akan dipresentasikan di momen tahunan European Society of Cardiology minggu ini.

Caffeine Without Healthy Diet Linked to Heart Risk



Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Kafein Tanpa Diimbangi Pola Makan Sehat= Resiko Penyakit Jantung”  »»

Jumat, 04 September 2009

Pemeriksaan Mudah Untuk Menyelamatkan Para Manula

melanomaAmerican Academy of Dermatology menganjurkan agar Anda mengingatkan para manula di keluarga Anda untuk melakukan sendiri pemeriksaan kulitnya. Untuk apa? Hal ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada lesi atau kelainan mencurigakan yang dapat mengarah kepada kanker.


Salah satu bentuk kanker kulit yang paling mematikan adalah melanoma. Biasanya kondisi ini banyak ditemukan pada laki-laki berusia 65 tahun ke atas. Adanya riwayat paparan terhadap sinar UV merupakan faktor resiko dari kanker kulit.

American Academy of Dermatology telah membuat alat agar kita dapat dengan mudah melakukan pemeriksaan apakah suatu lesi tahi lalat patut dicurigai menjadi kanker. Alat ini berisi informasi mengenai bagaimana cara melakukan pemeriksaan kulit, gambaran dari melanoma, dan dapat dijadikan sebagai media untuk mencatat perkembangan tahi lalat di kulit dari waktu ke waktu.

Anda dapat men-download alat tersebut secara gratis melalui link berikut: www.aad.org/checkspot.
melanoma
Dengan melakukan pemeriksaan ini secara rutin, kita dapat mengetahui apakah suatu tahi lalat mengalami perubahan dan hal ini bisa menjadi pertanda yang mengarah kepada kanker. Kanker kulit yang telah menyebar ke nodus limfatikus dapat mengancam keselamatan jiwa. Deteksi dini merupakan faktor kunci melawan kanker kulit dan dapat menyelamatkan nyawa.


Quick Check That Could Save Your Grandparents’ Lives



Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Pemeriksaan Mudah Untuk Menyelamatkan Para Manula”  »»

Rabu, 02 September 2009

Untuk Penderita Diabetes: Pola Makan Mana Yang Lebih Baik

mediterranean diet

Dua pola makan sehat populer diuji, diet rendah lemak ala American Heart Association dan diet rendah karbohidrat ala Mediternian. Ternyata salah satu dari dua pola makan ini apabila dikombinasikan dengan aktifitas fisik rutin dapat mengendalikan kadar gula darah lebih lama sehingga mengurangi tingkat ketergantungan terhadap penggunaan obat.

Selengkapnya...



Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Untuk Penderita Diabetes: Pola Makan Mana Yang Lebih Baik”  »»

Selasa, 01 September 2009

Kunjungan Pertama Ke Dokter Gigi (First Dental Visit)

first dental visitKapan Anda pertama kali memeriksakan kesehatan gigi dan mulut ke dokter gigi? Ketika di bangku TK? Sekolah dasar? Atau sama sekali belum pernah? Lalu, bagaimana pendapat para ahli mengenai usia yang tepat untuk melakukan kunjungan ke dokter gigi? Simak paparannya berikut ini.


The American Academy of Pediatric Dentistry (AAPD) dan American Dental Association (ADA) merekomendasikan bahwa seorang anak sebaiknya melakukan kunjungan pertamanya ke dokter gigi tidak lebih dari usia 12 bulan ataupun ketika gigi pertama anak sudah erupsi yaitu sekitar usia 6 bulan, walaupun mungkin tidak ada kelainan atau penyakit sama sekali di dalam rongga mulut anak.

Tujuan dari rekomendasi ini adalah untuk mendeteksi dan mengendalikan berbagai kondisi patologi yang ada dalam rongga mulut, terutama penyakit gigi yaitu karies atau lubang gigi. Selain itu, rekomendasi ini juga merupakan usaha pemberian pendidikan preventif (pencegahan) dan dasar perawatan gigi anak untuk mendapatkan kesehatan mulut yang optimal.

Kunjungan dini ini juga akan memperkenalkan anak dengan lingkungan dokter gigi sehingga akan membantu anak untuk beradaptasi, dan lebih mudah bekerja sama dengan perawatan gigi nantinya.


Ada beberapa hal yang dilakukan dokter gigi pada kunjungan pertama anak untuk melakukan pemeriksaan gigi:

1. Review riwayat penyakit anak.

2. Memberikan respon terhadap pertanyaan dari orang tua atau pengasuh anak.

3. Diskusi mengenai:
•Cara merawat kesehatan rongga mulut anak.
•Penggunaan fluoride yang tepat untuk anak.
•Pengenalan bad oral habit, seperti menghisap jari.
•Apa saja yang diharapkan terjadi di dalam rongga mulut anak selama anak mengalami masa pertumbuhan dan perkembangan ke depannya.
•Hubungan antara diet dengan kesehatan rongga mulut.

4. Demonstrasikan cara membersihkan rongga mulut anak dan beri kesempatan pada orang tua atau pengasuh untuk mempraktekannya.

5. Memberikan aplikasi topikal fluor apabila anak memiliki resiko tinggi mengalami karies.

6. Memberikan anjuran kapan kunjungan berikutnya.


Biasanya pemeriksaan gigi pada bayi dan balita tidak dilakukan di kursi gigi, first dental visitmelainkan dilakukan di atas pangkuan orang tua dan dokter gigi (lihat gambar). Bagi Anda yang memiliki anak yang sudah agak besar dan sudah bisa berkomunikasi dengan orang lain, berikut ini adalah beberapa tips agar kunjungan ke dokter gigi berhasil:

1. Jangan ajak anak Anda ketika melakukan perawatan skeling untuk membersihkan karang gigi. Sebagian anak takut apabila melihat darah.

2. Jangan katakan perawatan gigi tidak sakit. Katakan saja kepada anak, bahwa gigi Anda terasa lebih enak dan nyaman setelah dilakukan perawatan.

3. Apabila anak Anda menanyakan Anda bagaimana cara gigi ditambal, katakan bahwa Anda tidak mengerti. Hanya dokter gigi Anda yang tahu caranya. Biasanya dokter gigi akan menceritakan proses penambalan gigi kepada anak dengan bahasa yang menarik sehingga anak tidak merasa takut.

4. Apabila Anda diizinkan menemani anak Anda untuk melakukan perawatan gigi, bersikaplah pasif. Biarkan dokter gigi Anda menciptakan hubungan yang baik dan memperoleh rasa percaya dari anak.

5. Jangan pernah jadikan kunjungan ke dokter gigi sebagai suatu hukuman atau suatu hal yang menakutkan. Misalnya apabila anak suka makan permen, jangan pernah takuti bahwa giginya akan disuntik oleh dokter gigi.

Kunjungan pertama ke dokter gigi dapat Anda lakukan di Balai Pengobatan Gigi di Puskesmas ataupun apabila Anda memiliki anggaran dana lebih dapat dilakukan di klinik dokter gigi spesialis kesehatan gigi anak (Sp. KGA).



Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Kunjungan Pertama Ke Dokter Gigi (First Dental Visit)”  »»