Buku: SERBA SERBI KESEHATAN GIGI & MULUT (click)

Persembahan Bukune dan GigiSehatBadanSehat

DENTAL & ORAL HEALTH (click)

Beragam informasi mengenai kesehatan gigi dan mulut.

GENERAL HEALTH (click)

Perluas wawasan Anda mengenai dunia kesehatan.

CELEBRITY & HEALTH (click)

Kumpulan kisah para selebritis dunia dan kesehatannya.





Dapatkan buku kami "Serba-Serbi Kesehatan Gigi & Mulut" di toko buku terdekat. Diterbitkan oleh penerbit buku anak muda Bukune. Selengkapnya: Buku: SERBA SERBI KESEHATAN GIGI & MULUT

Senin, 30 November 2009

Kecelakaan Mobil Tiger Woods

tiger woodsBintang golf, Tiger Woods, harus dirawat di rumah sakit akibat kecelakaan mobil yang dialaminya Jumat pagi minggu lalu.


Pria 33 tahun ini saat itu sedang pergi meninggalkan rumahnya di Orlando sekitar pukul 2.25 dini hari. Tiba-tiba, Escalade yang dikendarainya menabrak hidrant lalu sebuah pohon yang ada di wilayah tetangganya.

Istri Wodds yang mendengar suara tabrakan ini, bergegas keluar rumah dan membantu Woods keluar dari mobil dengan memecahkan kaca belakang mobil menggunakan stik golf.

Menurut laporan petugas, airbag mobilnya tidak keluar sehingga kemungkinan mobilnya berjalan kurang dari 33 mph. Petugas menambahkan bahwa tidak ada keterlibatan alkohol dan penyebab dari kecelakaan ini masih diteliti.

Woods menderita sobekan pada bibirnya dan ada darah di dalam mulutnya. Dia dibawa ke rumah sakit terdekat, namun petugas rumah sakit mengatakan bahwa dia sudah keluar dari rumah sakit sebelum pukul 2 siang. Juru bicara Woods, Glenn Greenspan, mengatakan bahwa Woods sudah dirawat dan keluar dari rumah sakit dalam kondisi yang baik.


Source: Tiger Woods Hurt in Car Accident



Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Kecelakaan Mobil Tiger Woods”  »»

Tanda-tanda Menderita Katarak

cataract
Katarak merupakan suatu kondisi dimana lensa mata menjadi bertambah buram. Biasanya katarak terjadi secara perlahan seiring dengan bertambahnya usia.

Berikut ini adalah gejala-gejala dari katarak:
  1. Pandangan tampak memburam, berkabut atau berawan. Seperti ada suatu lapisan yang menutupi lensa mata.
  2. Tidak mampu melihat warna sejernih sebelumnya.
  3. Penglihatan ganda.
  4. Sulit melihat dengan baik ketika malam.
  5. Melihat aura atau halo disekitar cahaya.
  6. Lebih sensitif terhadap cahaya yang menyilaukan.
  7. Kesulitan membedakan bentuk dan warna yang mirip.


Source: Signs That You Have Cataracts




Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Tanda-tanda Menderita Katarak”  »»

Jumat, 27 November 2009

Cara Sehat Menambah Berat Badan

arm x rayMemiliki berat badan yang kurang, terkadang membuat orang untuk berani mengkonsumsi segala jenis makanan secara berlebihan. Padahal, makanan seperti junk food ataupun minuman soda juga akan menimbulkan masalah bagi orang-orang kurus apabila dikonsumsi secara berlebihan. Lalu, makanan seperti apa yang sehat untuk dikonsumsi namun dapat menambah berat badan?


Selengkapnya...





Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Cara Sehat Menambah Berat Badan”  »»

Rabu, 25 November 2009

International Day for the Elimination of Violence against Women

violence against women
Kekerasan terhadap gadis dan wanita merupakan masalah yang terjadi hampir di semua negara. Paling tidak satu dari tiga wanita di seluruh dunia telah dipukul, dipaksa untuk melakukan hubungan seksual, dan berbagai jenis kekerasan lain di dalam hidupnya. Dan biasanya, orang yang melakukan kekerasan terhadapnya adalah seseorang yang memang sudah mengenalnya.

Para aktivis wanita telah menetapkan tanggal 25 November sebagai hari menentang kekerasan sejak tahun 1981. Tanggal tersebut dipilih untuk mengenang pembunuhan brutal tahun 1960 terhadap tiga wanita Mirabal bersaudara yang merupakan aktivis politik di Dominican Republic, atas perintah diktator yang berkuasa saat itu Rafael Trujillo (1930-1961). Dan di tahun 1999, PBB mencanangkan tanggal 25 November sebagai hari internasional untuk mengurangi kekerasan terhadap wanita.

Pemerintah dan organisasi internasional lainnya diundang untuk mengadakan kegiatan pada hari itu untuk meningkatkan kepedulian masyarakat mengenai masalah ini. Selain itu, pada hari tersebut diluncurkan juga 16 hari kegiatan menentang kekerasan gender, yang berlangsung sampai hari hak azasi manusia pada tanggal 10 Desember nanti.


Source: World Health Organization



Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “International Day for the Elimination of Violence against Women”  »»

Selasa, 24 November 2009

Brooke Shields Hampir Bunuh Diri Setelah Melahirkan

brooke shields
Aktris 44 tahun, Brooke Shields, menceritakan pengalamannya tentang depresi setelah melahirkan yang dialaminya setelah menerima penghargaan dari Hope for Depression Research Foundation di Manhattan minggu lalu. Dia bercerita bahwa dia bahkan hampir bunuh diri akibat kondisi yang dialaminya tersebut.


Selengkapnya...




Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama


Lanjut membaca: “Brooke Shields Hampir Bunuh Diri Setelah Melahirkan”  »»

Senin, 23 November 2009

Apabila Gigi Bayi Mulai Keluar

teething
Ketika gigi bayi mulai keluar dari gusinya atau dikenal dengan istilah teething, pada umumnya bayi akan merasakan perih atau sakit, dan gusi disekitar gigi yang tumbuh akan mengalami pembengkakan. Bayi pun sering menjadi gelisah dan ngambek. Apa yang dapat Anda lakukan untuk menolong bayi Anda?

Nemours Foundation memberikan anjuran berikut agar bayi merasa lebih nyaman ketika giginya mulai keluar:
  • Gunakan kain basah yang hangat untuk melap wajah bayi Anda dan membersihkan liur yang keluar dari mulutnya. Hal ini dapat membantu untuk mencegah terjadinya ruam pada wajah.
  • Berikan bayi sesuatu yang dapat dipegang untuk menenangkannya. Misalnya teething ring atau Anda dapat memberikan kain basah yang sudah dimasukkan ke dalam freezer selama 30 menit. Pastikan kain ini dicuci setelah digunakan.
  • Berikan pijatan pada gusi bayi dengan menggunakan jari, pastikan jari Anda bersih.
  • Apabila Anda merasa sangat butuh, tanya dokter Anda apakah aman untuk memberikan parasetamol pada bayi Anda. Pastikan dokter Anda telah menyetujui dosis dan frekuensi penggunaannya.
teething ring
Yang perlu Anda ingat, jangan pernah mengkalungkan atau mengikat teething ring ke bayi Anda apalagi ke lehernya. Hal ini dapat membuat bayi Anda tercekik.


Source: Health Tip: When Baby Is Teething



Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Apabila Gigi Bayi Mulai Keluar”  »»

Minggu, 22 November 2009

Kesehatan Mulut Buruk Berhubungan Dengan Sifat Penakut

dental anxiety
Penelitian yang dilakukan oleh para peneliti Selandia Baru menemukan bahwa orang-orang dengan kesehatan rongga mulut yang buruk ternyata cenderung memiliki kepribadian yang penakut.

Selengkapnya...




Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Kesehatan Mulut Buruk Berhubungan Dengan Sifat Penakut”  »»

Nicole Richie Pulang Dari Rumah Sakit

nicole richieBintang Nicole Richie akhirnya dapat kembali pulang ke rumah setelah berjuang melawan penumonia yang mengharuskannya untuk dirawat di rumah sakit.


Kekasih Nicole, Joel Madden, mengatakan bahwa Nicole sudah melakukan cek out dari Cedars-Sinai Medical Center. Sekarang Nicole sudah dapat beristirahat untuk memulihkan kondisinya di rumah.

"So I stepped off the plane after a month out of the country, and basically went straight to the hospital for the week," tulis Madden di website band-nya. "But don't worry all is well and we are home with no problems."

Putri angkat dari penyanyi Lionel Richie ini sudah sakit selama hampir seminggu. Bahkan, wanita berusia 28 tahun ini sempat digosipkan mengidap flu babi. Namun, kabar ini ditampik oleh juru bicara Nicole.

Source: Nicole Richie Back Home with 'No Problems'



Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Nicole Richie Pulang Dari Rumah Sakit”  »»

Rabu, 18 November 2009

Peringatan Hari Penyakit Paru-paru Obstruktif Kronis Sedunia

lung pulmonaryHari ini, 18 November, adalah hari peringatan penyakit paru-paru obstruktif kronis sedunia (Chronic Obstructive Pulmonary Disease atau COPD). Peringatan ini dimaksudkan untuk menyebarluaskan pemahaman mengenai penyakit ini kepada masyarakat di seluruh dunia dan untuk meningkatkan perhatian dan kepedulian terhadap para penderitanya.

Tema tahun peringatan tahun ini adalah: Breathless not Helpless!

COPD merupakan penyakit yang progresif (terus memburuk) yang dapat menyebabkan penderitanya kesulitan bernafas. Biasanya penderita akan mengalami gejala seperti batuk yang disertai dengan mukus (lendir) dalam jumlah yang banyak, nafas yang berbunyi seperti pada penderita asma, nafas pendek, dada terasa sesak, dan gejala lainnya.

Berdasarkan perkiraan WHO di tahun 2007, sekarang kira-kira sudah ada 210 juta orang yang menderita penyakit ini. Dan COPD diramalkan akan menjadi penyakit utama ketiga sebagai penyebab kematian di dunia pada tahun 2030. Faktor risiko kunci dari penyakit ini diantaranya:
  • Kebiasaan merokok.
  • Polusi udara di dalam maupun di luar ruangan.
  • Pekerjaan yang memungkinkan pekerjanya untuk menghirup debu dan bahan kimia.

Source: World Health Organization


Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Peringatan Hari Penyakit Paru-paru Obstruktif Kronis Sedunia”  »»

Selasa, 17 November 2009

Jalan Cepat Lebih Baik

older people walk exerciseBagi para manula, berjalan kaki adalah salah satu pilihan olah raga yang tepat. Sebuah penelitian baru mengungkapkan bahwa para manula yang biasa melakukan jalan kaki dengan langkah yang cepat ternyata memberikan keuntungan tersendiri.


Para peneliti dari Prancis membandingkan para manula yang biasa melakukan jalan dengan cepat dan mereka yang melakukannya dengan kecepatan lambat. Ternyata, manula yang berjalan dengan lambat memiliki kemungkinan 44% lebih besar untuk meninggal akibat penyakit kardiovaskular.

Penelitian ini dilakukan terhadap 3.208 laki-laki dan wanita berusia antara 65 sampai 85 tahun. Dan peningkatan resiko kematian akibat penyakit kardiovaskular ditemukan baik pada laki-laki maupun wanita. Selain itu, hal ini juga tidak dipengaruhi oleh usia maupun aktivitas fisik.

Dari penelitian ini dapat terlihat bahwa performa motorik pada orang tua, dalam hal ini diukur dari kecepatannya berjalan, ternyata memegang peranan penting dalam menjaga hidup dan fungsi tubuh.


Source: For Older Walkers, Faster Is Better



Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Jalan Cepat Lebih Baik”  »»

Senin, 16 November 2009

Polusi Udara Dan Temperatur Ekstrim Dapat Memicu Serangan Jantung

cold rainy dayBerdasarkan sebuah penelitian baru, udara yang sangat kotor dan suhu udara yang terlalu panas ataupun dingin dapat memicu terjadinya serangan jantung bagi orang-orang yang berisiko tinggi.

Selengkapnya...





Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Polusi Udara Dan Temperatur Ekstrim Dapat Memicu Serangan Jantung”  »»

Jumat, 13 November 2009

Olah Raga Ketika Sedang Flu

walk exercisePenyakit flu sering hadir di cuaca dingin seperti musim hujan sekarang ini. Agar kita dapat terhindar dari penyakit flu musiman, olah raga bisa jadi merupakan salah satu kuncinya. Olah raga yang seperti apa?


Juru bicara dari American College of Sports Medicine, David Nieman, mengatakan penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang berolah raga paling sedikit 45 menit sebanyak empat hari atau lebih dalam seminggu ternyata mengambil waktu cuti sakit lebih sedikit 25 sampai 50 persen.

Namun, bagaimana apabila kita sudah terlanjur terserang flu? Haruskan kita tetap berolah raga di saat sedang sakit ini? Nieman memberikan anjuran berikut:

Apabila flu hanya menyerang kepala dan belum sampai ke dada, Anda bebas untuk berolah raga seperti biasa.
Jangan memaksakan diri Anda. Tidak perlu jogging, berjalan kaki saja juga sudah cukup. Penelitian menunjukkan olah raga moderat atau tingkat sedang tidak baik jika dilakukan ketika sedang flu.
walk exerciseJika gejala flu yang ada lebih dari sekedar pilek, tetaplah berada di tempat tidur untuk beristirahat.
Jangan terburu-buru untuk berolah raga selama masa pemulihan dari sakit. Ambil waktu selama beberapa minggu baru Anda kembali berolah raga seperti biasa.


Source: American College of Sports Medicine




Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Olah Raga Ketika Sedang Flu”  »»

Rabu, 11 November 2009

Tips: Create A Bedtime Routine For Your Baby

baby sleepU.S. National Library of Medicine said that babies also could have benefit from a bedtime routine. With these suggestions below, you could develop a good bedtime habit for your baby.

  • Don't give bottle while your baby is going to bed. Make sure you give a sufficient amount of food before your baby sleep. Also don't forget to clean your baby's teeth and gum before sleep time.
  • Enjoy quiet relaxation time with your baby.
  • Try to get your baby to falling asleep alone. Put baby to bed when he or she start sleepy, but not when your baby is actually asleep.
  • When your baby cries, don't pick baby up. Just speak to them in a sooting tone or rub baby's back until calm.
  • Keep lights off when you need to feed your baby in the middle of the night.
  • Whatever your routine, make sure you're consistent, and try to ensure that both of you enjoy it.
  • Don't sleep in the same bed with a baby that's 12 months or younger. This may increase the risk of sudden infant death syndrome (SIDS).


Health Tip: Create Baby's Bedtime Routine




Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Tips: Create A Bedtime Routine For Your Baby”  »»

Exercise To Lower Risk Of Prostate Cancer

jogging exerciseNeed one more reason to exercise? Here is, men could lower their risk of prostate cancer, including fast-growing tumors, by doing moderate exercise regularly. Yes, it is a quite good reason.

A new study found that among 190 men who underwent biopsies for possible prostate cancer, those who exercised moderately were less likely to be diagnosed with this common type of cancer among men. Moderate exercise is equivalent of three to six hours of walking per week.

All these men were two-thirds less likely to have positive biopsy of this cancer, compared with their sedentary counterparts. In addition, men who got the equivalent of one to three hours of walking each week had an 86 percent lower chance of having an aggressive, fast growing form of the cancer.

Dr. Stephen J. Freedland, of the Duke University Prostate Center and the VA Medical Center in Durham, North Carolina, said, "If you need one more reason to exercise, this could be one."

He also told Reuters Health that a number of studies have looked at the relationship between exercise and prostate cancer, and while most have pointed to a protective effect, about one-third have found no association.

After the researchers accounted for a number of other factors, like age, weight and race, exercise itself remained linked to a lower risk of prostate cancer.

jogging exerciseThere is also research showing that the connection is biologically plausible. For one, exercise has been shown to lower testosterone hormone level in the bloodstream and other hormones that may stimulate prostate tumor growth. Exercise also believed could stimulate the body's natural antioxidant mechanisms and the immune system, both of which may help prevent the development of prostate cancer.


Source: Moderate exercise may lower prostate cancer risk




Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Exercise To Lower Risk Of Prostate Cancer”  »»

Senin, 09 November 2009

Jawaban Pertanyaan Melalui Email (9 November 2009)

Pertanyaan: Selamat siang. Perkenalkan, nama saya diana, usia 32 tahun, saya mempunyai bayi saat ini berumur 5 bulan. Karena aktifitas bekerja sejak umur 2 bulan, produksi ASI saya menurun sehingga sejak itu pula si kecil minum susu formula. Awalnya saya beri susu E****** tapi kemudian setelah 2 bulan pemakaian di kepala bayi saya tumbuh bisul, awalnya kecil berwarna merah, stelah 2-3 hari membesar seperti jerawat dan berwarna putih seperti nanah. Kemudian susu saya ganti dengan N******* tapi tetep sama seperti itu. Apa yang harus saya lakukan? kenapa dengan bayi saya? terimakasih.
wassalam


Jawaban:

Bisul yang tumbuh itu bisa disebabkan oleh pemilihan susu formula yang tidak cocok. Hal ini bisa disebabkan oleh reaksi alergi atau non alergi. Reaksi alergi bisa disebabkan karena hipersensitivitas terhadap susu formula yang mengandung protein susu sapi (ada reaksi imun yang abnormal terhadap protein susu sapi). Reaksi non alergi berupa intoleransi akibat ketidakcocokan terhadap laktosa, gluten, zat warna, aroma, rasa atau jenis lemak tertentu.

Untuk melihat apakah penyebab reaksi alergi, bisa dilihat dari keluarganya, apakah punya reaksi alergi tertentu terhadap susu sapi, makanan lain, atau misalnya mereka punya penyakit asma

Apabila bukan disebabkan karena susu formula, kemungkinan akibat infeksi batuk, panas, atau pilek yang bisa menimbulkan reaksi alergi pada kulit. Kalau penyebabnya hal ini, bisa dikonsultasikan dengan dokter untuk pemberian resepnya.

Dalam pemilihan susu, bisa anda konsultasikan pada dokter spesialis alergi anak (bila disebabkan karena alergi), gastroenterologi anak, atau endokrinologi anak. Misalnya susu soya, susu hipoalergenik, susu yang tidak mengandung DHA. selain itu, pertimbangan harga. Sesuaikan pemilihan susu dengan kondisi ekonomi keluarga. Susu murah tidak berarti rendah kualitas, karena belum tentu, kalori, vitamin, dan mineralnya kurang baik. Perbedaan harga mungkin dipengaruhi oleh kandungan AA, DHA, dan sebagainya dalam susu formula.

Berganti-ganti susu tidak perlu dikhawatirkan selama tidak ada gangguan pada bayi. Amati resiko dan gejala, apabila tidak ada keluhan, teruskan pemakaian susu formula tersebut.

Saran saya Bu Diana, pemberian ASI kepada bayi (ekslusif 6 bulan, atau bisa dilanjutkan sampai 2 tahun) jauh lebih baik daripada susu formula. Bayi akan lebih sehat dan cerdas. Bila kesibukan anda amat mengganggu waktu pemberian, anda bisa memompanya(diperah) menggunakan suatu alat (misalnya pompa piston) dan menyimpannya. Bila dalam suhu ruangan, bisa bertahan 6 jam. Bila di kulkas bisa sampai 24 jam. Bila di freezer bisa sampai 3-4 bulan. ASI yang beku bisa tempatkan di atas wadah berisi air panas untuk mencairkannya.

Sedangkan mengenai produksi ASI yang menurun, sangat dipengaruhi oleh frekuensi pemberian ASI. Semakin jarang memberikan ASI, maka produksinya akan terus menurun. Jadi, kalau memang tidak sempat memberikan ASI karena bekerja, cobalah dengan cara yang sudah disebutkan di atas yaitu dengan dipompa dan disimpan. Lakukanlah sesering mungkin. Pada awalnya mungkin produksinya tidak akan mencukupi kebutuhan dari sang bayi, tapi lama-kelamaan apabila dilakukan secara teratur mudah-mudahan akan bertambah banyak.

Lalu, apabila Bu Diana tidak berada di rumah karena harus bekerja sebaiknya jangan berikan ASI simpanan kepada bayi dengan menggunakan botol susu karena bayi akan mengalami apa yang namanya "bingung puting". Bayi yang merasakan mudahnya menyusui melalui botol susu akan merasa malas apabila harus menyusui dari puting susu ibu.

Ok, mudah-mudahan terjawab dan sukses dengan ASI eksklusifnya!




Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Jawaban Pertanyaan Melalui Email (9 November 2009)”  »»

Asma Dan Diabetes Pun Semakin Menjauh

vegetablesTidak hanya sebagai sumber vitamin dan mineral ataupun pencegah sembelit, makanan berserat merupakan salah satu kunci rahasia bagi Anda yang ingin terhindar dari yang namanya asma dan diabetes, bahkan juga penyakit radang sendi. Sebuah penelitian dari Australia-lah yang mengungkapkan hal ini.


Para ilmuwan dari Garvan Institute of Medical Research, Sydney, mengatakan bahwa serat kita konsumsi ternyata dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Hal ini membuat tubuh kita dapat melawan penyakit peradangan dengan lebih baik.

Ketika makanan berserat sampai di dalam usus kita, bakteri-bakteri akan mengubahnya menjadi senyawa yang dikenal dengan nama asam lemak rantai pendek. Senyawa ini telah diketahui dapat meredakan penyakit-penyakit peradangan.

Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Nature edisi terbaru ini, mengindikasikan bahwa pola makan memang memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap respon kekebalan tubuh ataupun penyakit peradangan. Dan penelitian ini pun telah dapat menjelaskannya melalui mekanisme molekuler yang terjadi di balik itu.

vegetablesJadi, betul sekali kata ibu Anda. Jangan lupa untuk selalu makan sayur dan buah-buahan setiap hari! Ada banyak manfaat yang terdapat di dalamnya.


Source: Fibre may keep asthma, diabetes at bay, study finds




Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama


Lanjut membaca: “Asma Dan Diabetes Pun Semakin Menjauh”  »»

Sabtu, 07 November 2009

Kate winslet Brought Rumour About Her Body Shape To Court

kate winslet
UK's Daily Mail has been sued by movie star Kate Winslet. The issue was Kate couldn't accept their stories about her excercise regimen. And it was not the first time for Kate winslet.

Kate winslet just really won't tolerate any gossip about her body shape. In this settlement with UK's Daily Mail, Kate just won 25,000 pounds (about $40,000) over a rumour that claimed she lied about her exercise regimen.

Kate’s lawyers said that Kate sought an apology from them. She said, “I need to demonstrate my commitment to the views that I have always expressed about body issues, including diet and exercise.”

It was not the first court that Kate brought about her weight issue. According to The Huffington Post, she also won a suit against a magazine that claimed she visited a "diet doctor" to get a perfect body.

kate winsletKate has always been outspoken about her body and her weight. But we never really know that this is an issue close to her heart. She obviously doesn’t want women to believe that they need to lose weight with inappropriate way to look more beautiful!


Source: Kate Winslet Wins Damages Over Lies About Her Exercise Regimen




Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama



Lanjut membaca: “Kate winslet Brought Rumour About Her Body Shape To Court”  »»

Health Problems With Excess Diet Soda Consumption

diet soda
You called it diet soda, but it doesn't mean good for your health. There are many health problems linked to soda consumption. And a new study just add one more to "complete" the bad effect of this beverage.

Tooth decay, obesity, osteoporosis, dementia, diabetes, heart disease, stroke, and cancer, just name it all. All these health problems have been linked to the excess consumption of soft drinks.

Soft drink contain lot of bad things, such as simple sugars, sugar substitutes (in diet soda), carbonation, caffeine, and often food additives such as artificial coloring, flavoring, and preservatives. These things are the real problems that may directly or indirectly contributing to a wide array of illnesses, some of which are listed above.

And now, a new study suggest that drinking just two artificially sweetened soft drinks (diet soda) a day can result in an increased risk of declining kidney function.

conducted by researchers from Brigham and Women’s Hospital in Boston, this study examined the effects of sodium and artificial sweeteners on kidney function among 3,256 women, median age of 67, who were already participating in the Nurses’ Health Study. With questionnaires, they were asked about their average beverage intake, whether they drank beverages less than once a month, one to four times a month, two to six times weekly, once daily but less than twice, or twice a day or more often, and whether the beverage was sugar sweetened or artificially sweetened soda.

The result show them that 372 had a 30 percent or more decline in kidney function. After they analyzed further about the diet information, they found that the decline was associated with drinking two or more artificially sweetened soft drinks a day. This held true even after considering other factors, such as age, physical activity, high blood pressure, and diabetes.

They also found that higher dietary sodium intake was associated with a greater kidney function decline, but no link was found with less than two artificially sweetened sodas or with the sugar-sweetened beverages.

diet sodaPeoples often displace other healthier choices in people’s diets, such as water, milk and tea with soft drink which is contain little or no vitamins, minerals, fiber, protein, or other essential nutrients. With its bad effect and generally low in important health-promoting nutrients, it would be a smart step to keep soft drink consumption as a small part of your eating plan.


Source: Excess Diet Soda Consumption Increases Risk of Health Problems





Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama


Lanjut membaca: “Health Problems With Excess Diet Soda Consumption”  »»

Jumat, 06 November 2009

Tanda-tanda Alergi Makanan

food allergyAda beberapa jenis makanan yang dapat menimbulkan reaksi alergi, diantaranya udang dan berbagai jenis kerang-kerangan, kacang, gandum, susu, dan lain sebagainya. Berikut ini adalah tanda-tanda yang menunjukan adanya reaksi alergi terhadap makanan tersebut.

  • Gatal-gatal ataupun bentol dan kemerahan pada kulit.
  • Mata berair dan dapat pula terasa gatal.
  • Hidung tersumbat atau terasa gatal.
  • Diare, sakit atau keram perut, muntah-muntah.
  • Pembengkakan.

Sulit bernafas, dada terasa sesak, kesemutan pada tangan atau kaki, tenggorokan terasa tersumbat merupakan indikasi bahwa telah terjadi reaksi alergi yang serius. Kondisi ini perlu segera mendapatkan tindakan medis.


Health Tip: Have a Food Allergy?




Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama


Lanjut membaca: “Tanda-tanda Alergi Makanan”  »»

Kamis, 05 November 2009

Cancer Doesn't Cause By Rheumatoid Arthritis Treatment

rheumatoid arthritisTNF blockers are immunosuppressants drug that reduce inflammation in rheumatoid arthritis patient. Concerns have been raised that long-term use of the drugs may increase the risk of infections and cancer. But, a new Sweedish researchers study have found that rheumatoid arthritis treatment with tumor necrosis factor (TNF) blockers doesn't promote risk of cancer. The study is published in the November issue of Arthritis & Rheumatism.

Data from 6,366 rheumatoid arthritis patients who started anti-TNF therapy with infliximab (Remicade), adalimumab (Humira) or etanercept (Enbrel) between January 1999 and July 2006 were analyzed by the researchers. Then this group were compared with other groups of rheumatoid arthritis patients, including 61,160 not taking medications, 4,015 taking methotrexate (the gold standard of treatment) and 4,105 taking combinations of disease-modifying anti-rheumatic drugs (other than TNF blockers).

240 first cancers were diagnosed during follow-up among patients who had no cancer history when they began anti-TNF treatment, according to the study authors. Compared to rheumatoid arthritis patients who didn't take anti-TNF drugs or those with no history of cancer, the researchers found that the relative cancer risk of anti-TNF therapy was 1.00 and remained unchanged for those taking immunosuppressant drugs for up to six years.

rheumatoid arthritis
Team leader, Dr. Johan Askling from the Karolinska University Hospital in Stockholm, confirmed in a news release, "Our research indicates the overall cancer risk is the same for rheumatoid arthritis patients on immunosuppressant therapies and those not taking medications for the disease." However, "given several uncertainties, continued vigilance remains prudent."


Source: Rheumatoid Arthritis Treatment Doesn't Promote Cancer




Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama


Reblog this post [with Zemanta]

Lanjut membaca: “Cancer Doesn't Cause By Rheumatoid Arthritis Treatment”  »»

Dental Management of Patients With Moderate Risk Conditions

dentist
Medically compromised patients with moderate risk conditions include:
  • Patients with other uncorrected congenital cardiac malformations.
  • Patients with acquierd valvular dysfunction.
  • Patients with hypertrophic cardiomyopathy.
  • Patients with mitral valve prolapse with regurgitation.

Potential problems related to dental care:
  • Patients with these conditions are at moderate risk for bacterial endocarditis, secondary to dental treatment resulting in significant bleeding.
  • Patients with surgically repaired congenital defects without residual dysfunction do not require antibiotic prophylaxis.
  • Patients with a history of rheumatic fever but without evidence of rheumatic heart disease do not require antibiotic prophylaxis.
  • Patients with mitral valve prolapse without regurgitation do not require antibiotic prophylaxis.

Oral manifestation:
Ussually none

Prevention of problems:
Patients with moderate risk condition should receive prophylactic antibiotics before dental procedures likely to result in significant bleeding.

Treatment planning modifications:
  • Patients any of these conditions can receive any indicated dental care provided that prophylactic antibiotics are administered before those procedures likely to result in significant bleeding.
  • Dental treatment should be performed in each session during the 1-3 hours after administration of the antibiotics.
  • A second antibiotic dose may be indicated if the appoinment lasts more than 4-6 hours or if the multiple appointments occur on the same day.
  • Allow at least 9 days between treatment sessions so that penicillin-resistant organisms disappear from the oral flora. If treatment becomes necessary sooner than 9 days, select one of the alternative antibiotics for prophylaxis.

Source: Dental Management of the Medically Compromised Patient 6th Ed. (Little, J.W.; et al.)




Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama


Lanjut membaca: “Dental Management of Patients With Moderate Risk Conditions”  »»

Rabu, 04 November 2009

Yang Pahit Juga Dapat Merusak Gigi

tooth enamel
Tidak hanya asam yang dapat mengikis struktur jaringan keras gigi. Sebuah penelitian di Swedia menemukan bahwa substansi dengan kadar PH yang tinggi alias pahit ternyata juga dapat merusak gigi.

Penelitian yang dilakukan oleh Sahlgrenska Academy dari University of Gothenburg memperlihatkan substansi alkalin yang kuat dapat menghancurkan bahan-bahan organik yang terkandung di dalam jaringan keras gigi sehingga membuat strukturnya menjadi lebih lemah.

Dalam penelitian ini, gigi yang telah dicabut diberikan paparan larutan alkalin lalu sampel email gigi diperiksa menggunakan mikroskop elektron dan dianalisis menggunakan berbagai metode spektroskopik.

Ditemukan bahwa materi organik yang terdapat pada permukaan gigi larut dengan cepat, permukaan email pun menjadi lebih berporus. Kerusakan seperti ini menandai terjadinya peningkatan resiko karies atau kerusakan struktur jaringan keras gigi.

Kerusakan gigi akibat substansi alkalin mungkin tidak seumum seperti yang ditimbulkan oleh substansi asam. Biasanya paparan gigi terhadap substansi yang sangat alkalin dapat terjadi di industri-industri atau tempat kerja yang menggunakan bahan tersebut dimana para pekerjanya lalai atau tidak dilengkapi perlengkapan pelindung yang memadai.


Source: Exposure To Alkaline Substances Can Result In Damaged Teeth




Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Yang Pahit Juga Dapat Merusak Gigi”  »»

Selasa, 03 November 2009

Bahaya Sinar X Bagi Jantung

cephalometric x-ray
Kita tidak boleh menganggap remeh penggunaan sinar X di bidang kedokteran maupun kedokteran gigi. Menurut sebuah penelitian baru, bahkan dosis rendah radiasi dari sinar X dapat memicu penyakit jantung maupun stroke.

Tim yang dipimpin oleh Dr. Mark Little dari Imperial College London telah menyusun sebuah model matematis untuk mengetahui resiko yang berhubungan dengan latar belakang radiasi tingkat rendah.

Tim menemukan bahwa radiasi sinar X dapat membunuh monosit (salah satu jenis sel darah putih) yang terdapat pada dinding arteri. Hal ini ternyata dapat mengakibatkan meningkatnya kadar monocyte chemo-attractant protein 1 (MCP-1) yang dapat mengarah kepada penyakit kardiovaskular.

Penulis mengatakan resiko yang didapat dari paparan radiasi sinar X tingkat rendah, seperti yang terdapat pada bidang kedokteran maupun kedokteran gigi, mungkin lebih besar dari yang sudah kita perkirakan sampai sekarang.


Dental X-rays can harm heart, suggests study



Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Bahaya Sinar X Bagi Jantung”  »»

Senin, 02 November 2009

Banyaklah Makan Sayuran Ketika Hamil!

pregnant
Para peneliti dari Swedia mengatakan dengan banyak memakan sayuran selama masa kehamilan maka anak yang kelak akan dilahirkan akan lebih kecil kemungkinannya untuk mengidap penyakit diabetes tipe 1.

Hilde Brekke, ahli nutrisi klinis dari Sahlgrenska Academy di University of Gothenburg, mengatakan bahwa penelitian ini merupakan penelitian yang pertama dilakukan untuk melihat hubungan antara asupan sayuran selama masa kehamilan dan resiko anak mendapatkan penyakit diabetes tipe 1.

Brekke dan kawan-kawan meneliti 6.000 anak usia 5 tahun dan menemukan 3% diantaranya menderita diabetes tipe 1 ataupun mengalami peningkatan jumlah antibodi yang merupakan indikator perkembangan penyakit ini. Resiko diabetes dua kali lebih tinggi pada anak-anak yang ibunya jarang mengkonsumsi sayuran selama masa kehamilan, dan paling rendah pada anak-anak yang ibunya selalu mengkonsumsi sayuran setiap hari selama masa kehamilan.

Penyebab diabetes tipe 1 yang sebenarnya masih belum diketahui. Dipercaya penyakit yang menyerang sejak masa anak-anak ini dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti mekanisme imunologis, toxin dari lingkungan, dan variasi genetik. Saat ini penyakit diabetes tipe 1 ada di seluruh dunia, namun paling banyak berada di kawasan Finlandia dan Swedia.


Source: Veggies in Pregnancy Lowers Child's Diabetes Risk



Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Banyaklah Makan Sayuran Ketika Hamil!”  »»