Buku: SERBA SERBI KESEHATAN GIGI & MULUT (click)

Persembahan Bukune dan GigiSehatBadanSehat

DENTAL & ORAL HEALTH (click)

Beragam informasi mengenai kesehatan gigi dan mulut.

GENERAL HEALTH (click)

Perluas wawasan Anda mengenai dunia kesehatan.

CELEBRITY & HEALTH (click)

Kumpulan kisah para selebritis dunia dan kesehatannya.





Dapatkan buku kami "Serba-Serbi Kesehatan Gigi & Mulut" di toko buku terdekat. Diterbitkan oleh penerbit buku anak muda Bukune. Selengkapnya: Buku: SERBA SERBI KESEHATAN GIGI & MULUT

Senin, 31 Mei 2010

Konsultasi Kesehatan 31 Mei 2010

Pertanyaan:


1. Apa saja penyebab bau mulut?
Teo Smith Tandi Rogank, 21, Makassar.


2. Cara menjaga kesehatan gigi supaya tidak bau mulut?
Iin, 35, Solo


3. Setelah bangun tidur langsung makan atau minum boleh nga Dok?
berikan saya jawaban yang akurat ya Dok.
terimakasih atas perhatiannya.
Herawati, 40, Solo

Jawaban:


1. dan 2. jawabannya dapat ditemukan pada halaman ini: http://gigisehatbadansehat.blogspot.com/2009/04/bau-mulut.html

3. Boleh-boleh saja. Tentu sebelum tidur sudah menggosok gigi kan? Memang ketika bangun tidur jumlah kuman di dalam mulut bertambah karena selama tidur produksi air liur berkurang. Air liur juga memiliki fungsi menjaga kebersihan rongga mulut. Namun, tidak perlu khawatir dengan adanya kuman-kuman ini karena di dalam perut kita juga terdapat asam lambung yang dapat mengatasinya.

Justru banyak ahli kesehatan gigi yang menganjurkan agar sarapan pagi terlebih dahulu sebelum menyikat gigi pagi. Dengan begitu kondisi rongga mulut sampai menjelang makan siang akan lebih bersih dibandingkan dengan sarapan pagi yang dilakukan setelah menyikat gigi.

Mungkin ada baiknya sebelum sarapan untuk berkumur terlebih dahulu. Fungsinya untuk meningkatkan produksi air liur. Air liur ini juga berperan dalam proses pengecapan dan pengunyahan makanan.




Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Konsultasi Kesehatan 31 Mei 2010”  »»

Selasa, 25 Mei 2010

Anak Usia 1 Tahun Sudah Boleh Belajar Renang

toddler swim
Dulu American Academy of Pediatrics tidak menganjurkan anak kecil untuk menerima pelajaran renang dengan alasan keamanan. Kini, perkumpulan dokter anak terbesar di Amerika Serikat menyatakan bahwa pelajaran renang sudah boleh dilakukan mulai dari usia anak satu tahun.

Beberapa penelitian kecil menyatakan bahwa anak-anak akan memiliki kecenderungan lebih kecil untuk mengalami tenggelam apabila mereka sudah pernah diberikan pelajaran renang. Walaupun begitu, dokter tidak menganjurkan pelajaran renang bagi semua anak. Karena beberapa orang tua mungkin ada yang merasa bahwa anak mereka belum siap.

Orang tua harus memilih kelas renang yang mengutamakan keamanan dan mengharuskan orang tua ataupun orang dewasa lain untuk menemani anaknya di dalam kolam renang, kata Connie Harvey kepala dari aquatics development untuk American Red Cross.

Tiap kelas minimal harus memiliki satu orang pelatih untuk setiap 10 orang anak. Dianjurkan pula agar sekeliling kolam renang dibuatkan pagar.

Salurang pembuangan air dari kolam renang juga perlu dilengkapi penutup saluran ataupun filter-pump equipment yang baik untuk mencegah kemungkinan rambut atau tangan anak terhisap oleh saluran pembuangan air ini yang bisa saja mengakibatkan anak tenggelam.
toddler swim

Orang tua harus terus-menerus memperhatikan anaknya selama pelajaran renang. Karena sedikit saja orang tua mengalihkan perhatiannya, masalah bisa saja terjadi.


Source: msnbc.msn.com

Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Anak Usia 1 Tahun Sudah Boleh Belajar Renang”  »»

Kamis, 20 Mei 2010

Kurangi Risiko Infeksi Pada Anak Dengan Yogurt

probiotic yogurt
Batuk, sakit perut, dan infeksi pada anak dapat dikurangi dengan memberikan yogurt probiotik, begitu menurut sebuah penelitian baru.

Para peneliti dari Georgetown University Medical Center melakukan penelitian terhadap lebih dari 600 anak-anak usia 3-6 tahun untuk mengetahui apakah bakteri di dalam yogurt, Lactobasillus casei DN 114-001, memiliki pengaruh terhadap penyakit infeksi umum.

Orang tua dalam penelitian ini setuju untuk memberikan anak mereka minuman yogurt setiap hari. Setengah dari mereka diberikan yogurt tradisional dan yang lainnya diberikan yogurt probiotik, yaitu yogurt yang mengandung bakteri yang menguntungkan. Tiap orang tua tidak diberi tahu jenis yogurt apa yang diberikan kepada mereka.

Di akhir dari penelitian yang dilakukan selama 3 bulan ini, anak yang diberikan yogurt probiotik memiliki kasus infeksi gastrointestinal 24% lebih sedikit, dan kasus infeksi pernapasan atas 18% lebih sedikit dibandingkan dengan anak-anak yang hanya diberikan yogurt biasa.
probiotic yogurt

Yogurt probiotik dapat menjadi alternatif pilihan makanan sehat untuk anak Anda. Tentunya Anda tetap perlu menjaga asupan gizi yang seimbang untuk memperoleh kesehatan anak yang optimal.



Source: abcnews.go.com


Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Kurangi Risiko Infeksi Pada Anak Dengan Yogurt”  »»

Senin, 17 Mei 2010

Anestesi Lokal Kini Tidak Perlu Menggunakan Jarum Suntik

dental anesthetic
Salah satu hal yang ditakuti oleh pasien dari perawatan gigi adalah penggunaan jarum suntik. Dengan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, kini penggunaan jarum suntik dalam melakukan anestesi lokal dapat digantikan dengan metode yang jauh lebih nyaman.

Sebuah penemuan baru dapat menggantikan penggunaan jarum suntik dalam melakukan prosedur anestesi lokal di bidang kedokteran gigi. Ilmuwan melaporkan bahwa bahan anestetik yang diadministrasikan melalui hidung menggunakan nasal drop ataupun nasal spray, akan berjalan melalui saraf langsung menuju otak. Salah satu saraf yang dilaluinya adalah saraf trigeminal yang mempersarafi wajah, hidung, dan mulut.

Neil Johnson dari Frey labortorium, dan Leah R. Hanson dari Regions Hospital, menemukan bahwa lidocaine atau xylocaine yang disemprotkan ke hidung dari tikus laboratorium, akan berjalan dengan cepat melalui saraf trigeminal dan terkumpul pada gigi, rahang, dan mulut 20 kali lebih banyak daripada yang terdapat dalam darah ataupun otak.

Pendekatan ini dapat memberikan metode yang lebih efektif dan tepat sasaran dalam mengatasi dental pain/anxiety, trigeminal neuralgia (severe facial pain), migraine, dan kondisi lainnya, kata para ilmuwan.
dental anesthetic

Lebih lanjut lagi, para ilmuwan ini telah menemukan lokasi yang lebih baik untuk ke depannya dalam memberikan obat anestesi, yaitu pada sinus maksilaris. Diharapkan dengan pemberian obat melalui sinus ini dapat diperoleh efek anestesi yang lebih cepat dan terfokus.


Source: medicalnewstoday.com

Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Anestesi Lokal Kini Tidak Perlu Menggunakan Jarum Suntik”  »»

Jumat, 14 Mei 2010

2nd Anniversary GigiSehatBadanSehat

Tidak terasa sudah 2 tahun blog kami ikut menyemarakkan pentas blog di Indonesia. Kami berharap agar kami dapat terus aktif dan lebih giat lagi dalam memberikan informasi kesehatan bagi Anda semua. Kami juga ingin meminta maaf kepada para pembaca yang pertanyaannya belum sempat kami balas. InsyaAllah kami akan segera membalasnya baik melalui email ataupun melalui postingan di blog kami. Salam sehat!

Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “2nd Anniversary GigiSehatBadanSehat”  »»

Minggu, 02 Mei 2010

Penanganan Restorasi Glass Ionomer (Sturdevant)

glass ionomer
Glass ionomer merupakan salah satu jenis bahan tambal yang masih cukup sering digunakan saat ini. Selain teknik aplikasinya relatif mudah, bahan tambal ini juga memiliki keuntungan tersendiri yaitu dapat mengeluarkan fluoride sehingga dapat mengurangi resiko terjadinya karies sekunder. Dengan keuntungannya ini, glass ionomer menjadi bahan restorasi pilihan untuk karies akar pada pasien dengan tingkat karies yang tinggi, dimana estetik tidak terlalu dibutuhkan.


Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penanganan glass ionomer:

Kebanyakan glass ionomer konvensional memerlukan proses etching pada permukaan dentin.
Tujuannya adalah untuk menghilangkan smear layer, dengan begitu dapat meningkatakan adhesi antara bahan tambal dengan permukaan dentin. Caranya dapat dengan menggunakan mild acid seperti 10% polyacrilic acid yang diaplikasikan pada dentin selama 20 detik. Setelah 20 detik, bilas, buang kelebihan air, tinggalkan permukaan dentin dalam keadaan lembab. Namun, tidak semua glass ionomer memerlukan proses dentin etching. Beberapa resin-modified glass ionomer dan semua compomer menggunakan intermediary bonding agent untuk memperoleh ikatan antara bahan tambal dengan dentin.

Lapisan tipis light-cured resin bonding agent.
Apabila Anda menggunakan glass ionomer tipe konvensional, maka Anda perlu menambahkan lapisan tipis light-cured resin bonding agent pada permukaan tambalan segera setelah mengaplikasikan bahan tambal ke dalam kavitas. Tujuannya adalah untuk mencegah dehidrasi dan keretakkan dari glass ionomer selama fase initial setting. Namun, Anda tidak perlu melakukan hal ini apabila Anda menggunakan glass ionomer tipe light-cured hybrid yang biasanya resistan terhadap dehidrasi. Glass ionomer tipe ini dikeraskan dengan sinar dalam waktu minimal 40 detik.

glass ionomer
24 jam polimerisasi.
Glass ionomer konvensional idealnya membutuhkan waktu 24 jam untuk polimerisasi. Setelah batas waktu tersebut, barulah kita dapat melakukan proses contouring dan finishing. Apabila Anda menggunakan resin-modified, light-cured glass ionomer, maka contouring dan finishing dapat Anda lakukan setelah penyinaran. Dan untuk mencegah dehidrasi, gunakanlah petroleum lubricant ketika Anda melakukan proses contouring dan finishing.



Source: Roberson, T.M.; et.al. 2002. Sturdevant's art and science of operative dentistry. Missouri: Mosby, Inc.



Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Penanganan Restorasi Glass Ionomer (Sturdevant)”  »»