Buku: SERBA SERBI KESEHATAN GIGI & MULUT (click)

Persembahan Bukune dan GigiSehatBadanSehat

DENTAL & ORAL HEALTH (click)

Beragam informasi mengenai kesehatan gigi dan mulut.

GENERAL HEALTH (click)

Perluas wawasan Anda mengenai dunia kesehatan.

CELEBRITY & HEALTH (click)

Kumpulan kisah para selebritis dunia dan kesehatannya.





Dapatkan buku kami "Serba-Serbi Kesehatan Gigi & Mulut" di toko buku terdekat. Diterbitkan oleh penerbit buku anak muda Bukune. Selengkapnya: Buku: SERBA SERBI KESEHATAN GIGI & MULUT

Sabtu, 30 Oktober 2010

Mariah Carey Mengaku Dia Sempat Keguguran

mariah carey pregnant
Setelah menyimpan rahasia selama berbulan-bulan dari publik, akhirnya pasangan yang sedang berbahagia Nick Cannon dan Mariah Carey mengumumkan kehamilannya kepada umum. Mereka juga menceritakan musibah yang mereka alami dua tahun lalu, dimana Mariah sempat mengalami keguguran.

Dalam wawancara eksklusif dengan host Access Hollywood, Billy Bush, Mariah Carey mengkonfirmasi kebenaran berita kehamilannya, "yes we are pregnant, this is true!"

Mariah menambahkan bahwa tidak mudah menyimpan berita kehamilannya ini. "It's been a long journey, but it's been tough because I've been trying to have ... to hold onto a shred of privacy. And that was not easy," kata Mariah.

Mariah Carey yang kemarin sempat mengalami peningkatan berat badan rupanya memang melakukan terapi hormon kesuburan. Selain itu, Mariah juga mengikuti anjuran Celine Dion untuk melakukan terapi akupuntur. Dan dia sangat berterima kasih kepada Celine atas sarannya ini.

Mariah yang Selasa depan akan meluncurkan album Natal-nya yang kedua, 'Merry Christmast II You', kemungkinan akan melahirkan bayinya pada bulan Maret 2011.

Sang suami, Nick Cannon, yang juga merupakan host reality show America's Got Talent menambahkan bahwa usaha mereka untuk memperoleh keturunan betul-betul sangat emosional.

"Uh, it's absolutely emotional, but first, so many reasons I mean obviously the greatest gift on earth is a child," kata Nick. "But ... you know how much we have been through, you know."

Nick memaksudkan pernyataan ini untuk musibah yang mereka alami dua tahun lalu, dimana Mariah sempat mengalami keguguran di kehamilannya yang pertama.

Dua tahun yang lalu, tidak lama setelah pernikahan 'rahasia' mereka, Nick dan Mariah berada di Monte Carlo untuk acara World Music Awards dimana Mariah melakukan tes kehamilan yang hasilnya ternyata positif. ‎"Only one person knew about this and we were like, um, 'let's not tell anybody else,'" kata Mariah.

Namun sayangnya, sekitar sebulan kemudian Mariah mengalami keguguran. "It was really sad so we had to just, we had really to absorb this and take it in," kata Mariah.

Nick menambahkan, "And that's what I said, like her strength would literally be during the day so festive and smiling obviously for cameras and spending time with everyone and you know, literally that night crying herself to sleep."

Dan itulah alasan mereka merahasiakan kehamilannya yang kedua ini sampai waktunya benar-benar tepat. Selamat kepada kedua pasangan!


Today Show: Mariah Confirms: "Yes, We Are Pregnant, This Is True!"





Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Mariah Carey Mengaku Dia Sempat Keguguran”  »»

Jumat, 29 Oktober 2010

Tingkat Keberhasilan Bayi Tabung Tidak Akan Lebih Baik Setelah Usaha Ketiga

egg sperm in vitro fertilization
Bagi pasangan yang kesulitan dalam mendapatkan keturunan, program bayi tabung atau IVF (In Vitro Fertilization) bisa menjadi pilihan. Tentunya dengan tingkat keberhasilan yang berbeda-beda bagi setiap orang.

Setiap usaha, jika dilakukan tanpa menyerah biasanya akan memberikan hasil yang jauh lebih baik. Namun, untuk kasus bayi tabung, peneliti memiliki pendapat lain.

Dalam sebuah penelitian ditemukan bahwa dalam percobaan pertama bayi tabung, 1 dari 3 wanita berhasil mendapatkan keturunan. Apabila percobaan pertama gagal, tingkat keberhasilan di percobaan kedua meningkat menjadi 1 dari 2 orang wanita.

Namun, jika masih gagal, percobaan ketiga tampaknya tidak akan memiliki tingkat keberhasilan yang lebih baik.

Barbara Luke dari Michigan State University mengatakan janganlah menyerah pada percobaan pertama jika belum berhasil. Tingkat keberhasilan Anda memiliki keturunan akan meningkat pada usaha kedua dari program bayi tabung ini. Namun, jika sudah tiga kali mencoba dan tetap tidak berhasil, maka kemungkinan tingkat keberhasilan akan hampir sama saja pada usaha selanjutnya.

Dalam penelitian yang dilakukan dari tahun 2004 sampai 2008 itu, ditemukan tingkat keberhasilan menghasilkan keturunan pada percobaan pertama adalah 36%, lalu meningkat cukup tinggi menjadi 48% pada percobaan kedua, dan hanya meningkat menjadi 53% pada percobaan ketiga. Sedangkan, wanita yang mencoba sampai 7 kali atau lebih, hanya memiliki tingkat keberhasilan sebesar 56%, tidak terlalu berbeda jauh dengan usahanya yang ketiga.

Namun, bukan berarti Anda harus menyerah, masih ada usaha-usaha lain diantaranya menggunakan donor sel telur, ataupun surrogate mother.

Program bayi tabung atau in vitro fertilization merupakan usaha pembuahan sel telur yang dilakukan di luar tubuh sang ibu. Dimana sel telur dari ibu dan sel sperma dari ayah dicampur dalam suatu cawan laboratorium. Sel telur yang sudah terbuahi menjadi embrio lalu dimasukan kembali ke dalam rahim ibu agar dapat tumbuh berkembang normal.


Associated Press: More not always better with in vitro fertilization





Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Tingkat Keberhasilan Bayi Tabung Tidak Akan Lebih Baik Setelah Usaha Ketiga”  »»

Selasa, 26 Oktober 2010

Seminar Grand Dentistry Indonesia (Update)

Seminar Grand Dentistri Indonesia IV (GDI IV)
3-5 Desember 2010
(08.00-17.00)

Gedung Graha Jala Puspita&Ladokgi TNI AL
Jl.Gatot Subroto Kav 101, Jakarta Pusat


Kegiatan
1. ceramah ilmiah (orto, prosto, denrad, BM, OM, perio, pedo, PH, endo, dll
2. ceramah poster
3. table klinik
4. pameran

Fasilitas
Seminar kit, coffee break, makan siang, sertifikat berakreditasi PDGI 8skp

Biaya dan tempat pendaftaran
• s.d 1 nov 2010 : 500.000
• setelah 1 nov 2010 : 700.000
• on site : 800.000

Biaya pendaftaran dapat disetor/transfer ke: BCA KCP Majestik Jakarta a.n Drg. Mirna Febriani no.rek 2281442271 ( mohon konfirmasi via sms ke no. 081317738036)

Bukti transfer di fotokopi, pada lembar foto kopian kemudian ditulis nama seminar yang diikuti, tanggal, dan tempat serta nama, alamat, dan nomor HP peserta.
Mohon tulisan dipertebal mempergunakan huruf balok di fax ke no. 021 85918039 (fotokopian jangan lupa disimpan untuk bukti pendaftaran ulang)

Tempat pendaftaran
1. drg. Azrial Azwar Sp.BM
PDGI pengwil DKI Jakarta
Bag. Gimul SR. Pusat Pertamina
Jl. Kyai Maja no.43 Jaksel
021-7219871/576, 081161658
2. drg. Rianto Sastrawidjadja (08129190077)
drg. Liane Andajani (08129462245)
PDGI Jakarta Barat / Trisakti
3. drg.Hananto Seno Sp.BM
Bag. Gigi dan Mulut RSPAD Gatot Subroto
Jl.Abd.Rahman Saleh 24, Jakpus
021-3500526, 0816794599
4. drg. Ita Diah Permata (08128293039)
Dekon (PDGI Jaksel, 021-92931365)
5. Drg. Mirna Febriyanti (081317738036)
Drg. Marta Sitompul (081396470646)
FKG UPD Moestopo
jl.Bintaro Permai Raya no.3 Jaksel
6. drg. Liane Andajani (08129462245)
Yana (PDGI Jakbar, 08128497658)
7. drg. Fredi W. Kurniawan
PDGI Jak.Utara (08551119605)
8. drg. Dani Kurniawan
RSI Yarsi Jakpus (085220018282)
9. drg. Wahyudi Husada MM
PDGI Jakarta Barat (081586005537)



Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.

Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Seminar Grand Dentistry Indonesia (Update)”  »»

Selasa, 19 Oktober 2010

Buku: SERBA SERBI KESEHATAN GIGI & MULUT

bukune: serba serbi kesehatan gigi & mulut
(klik gambar untuk memperbesar)

BUKU BARU PERSEMBAHAN PENERBIT BUKU ANAK MUDA 'BUKUNE' DAN GIGI SEHAT BADAN SEHAT.


Tebal: 190 halaman
Ukuran: 15 x 23 cm

"SERBA SERBI KESEHATAN GIGI DAN MULUT"

Penting gitu menjaga kesehatan gigi dan mulut? Kalo ini soal ujian, pasti kamu jawab 'penting'. Tapi apa iya kamu termasuk orang yang menjaga kesehatan gigi dan mulut? Nah, mikir-mikir deh..hhe.

Nah, buku SERBA SERBI KESEHATAN GIGI DAN MULUT yang diterbitkan oleh penerbit Bukune ini akan memberikan informasi yang spesial komplit mengenai gigi dan mulut untuk kamu anak-anak muda.

Kamu akan tahu kebiasaan buruk apa saja yg mungkin sering kamu lakukan yang berpengaruh terhadap kesehatan gigi dan mulut, informasi tentang berbagai perawatan gigi dan mulut, berbagai tips untuk mendapatkan senyum yang sehat dan indah, serta beragam informasi lainnya.

Dikemas dalam bahasa yang ringan dan ilustrasi yang menarik, buku ini bisa jadi buku kesehatan gigi dan mulut yang cocok buat kamu.

Dapatkan di toko buku terdekat dengan harga: Rp. 30.000,00.


Bukune: SERBA SERBI KESEHATAN GIGI DAN MULUT


Note: Beberapa gambar di dalam buku merupakan properti milik drg. Taofik Hidayat, Sp. KG., staf dosen bagian Konservasi Gigi FKG Unpad, Bandung.

penulis: Ardyan Gilang Rahmadhan (GigiSehatBadanSehat)
editor: Natalia Puri Handhayani (GigiSehatBadanSehat)
proof reader: Anwar Syafrani (Bukune)
penata letak: Menar Rizie Gusman Hawa (Bukune)
desain sampul: Adien Dendra (Bukune)

Cuplikan isi buku (klik gambar untuk memperbesar):






Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Buku: SERBA SERBI KESEHATAN GIGI & MULUT”  »»

Minggu, 17 Oktober 2010

Penelitian Terkini: Penyakit Gusi Memang Berkaitan Dengan Risiko Kelahiran Prematur

premature baby birth
Sebelumnya kami memang pernah menuliskan hal ini pada tanggal 1 Juli 2008 (artikel Kelahiran Prematur Berkaitan dengan Penyakit Gusi). Namun, pada 04 Februari 2009 kami menemukan penelitian lain yang membantah kaitan antara perawatan gusi dengan kelahiran prematur (artikel Perawatan Penyakit Gusi Tidak Menurunkan Resiko Kelahiran Prematur). Sekarang, sebuah penelitian terbaru kembali menyatakan kalau penyakit gusi (penyakit periodontal) memang berkaitan dengan risiko terjadinya kelahiran bayi prematur. Bagaimana penjelasan mereka?

Penelitian yang diterbitkan online pertama kali di BJOG: An International Journal of Obstetrics and Gynaecology pada tanggal 1 September 2010 ini menemukan adanya kaitan yang erat antara keberhasilan perawatan periodontal (gusi) dengan kemungkinan terjadinya kelahiran bayi sebelum waktu yang seharusnya atau prematur.

Penelitian ini dilakukan terhadap 322 wanita hamil yang kesemuanya mengalami penyakit gusi. Mereka dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama diberikan perawatan gusi, yaitu scaling dan root planning, ditambah instruksi kebersihan mulut. Sementara kelompok yang lain hanya diberikan instruksi perawatan kebersihan mulut untuk meningkatkan kesehatan rongga mulutnya.

Ternyata insidensi kelahiran bayi prematur pada dua kelompok tersebut tidak signifikan, yaitu 52,4% pada wanita yang tidak mendapatkan perawatan, dan 45,6% pada wanita yang mendapatkan perawatan.

Peneliti lalu mencoba melihat dari sisi keberhasilan perawatan gusi yang sudah dilakukan. Para wanita ini diperiksa kembali setelah 20 minggu pasca perawatan inisial, dan perawatan dinyatakan berhasil apabila terjadi pengurangan proses radang dan kegoyangan gigi.

Dan ternyata, dari 162 wanita yang diberikan perawatan gusi secara profesional ditemukan bahwa dari 49 wanita yang dinyatakan memperoleh keberhasilan perawatan gusi hanya 4 orang yang mengalami kelahiran bayi prematur (8%). Sementara itu, dari 111 wanita yang perawatannya tidak berhasil diperoleh 69 orang (62%) mengalami kondisi bayi lahir prematur. Dan terlihat bahwa perbedaan ini sangatlah signifikan.

Marjorie Jeffcoat , Professor dari bagian periodontologi di University of Pennsylvania yang juga sekaligus sebagai pemimpin penelitian ini menyatakan bahwa mereka sangat puas dengan hasil penelitian mereka.

Pertama karena penelitian ini telah memperlihatkan bahwa wanita hamil dapat memperoleh perawatan gusi dengan aman untuk meningkatkan kesehatan rongga mulut mereka. Yang kedua adalah bahwa ternyata keberhasilan perawatan periodontal sebagai tambahan perawatan bagi ibu hamil dapat menurunkan insidensi kelahiran bayi prematur.

Untuk selanjutnya, Jeffcoat mengatakan bahwa mereka akan mencoba melihat peranan obat kumur antibakteri yang biasa digunakan untuk membantu meningkatkan kesehatan rongga mulut dalam menurunkan insidensi kelahiran bayi prematur.

Pemimpin redaksi dari BJOG, Professor Philip Steer, mengatakan bahwa peneliti sebelumnya telah menyatakan kalau infeksi gusi yang parah akan meningkatkan produksi prostagaldin dan tumour necrosis factor di dalam tubuh, yaitu suatu zat kimia yang berhubungan dengan kelahiran bayi prematur.

Dan tentunya, ada faktor-faktor lain penyebab kelahiran bayi prematur yang juga harus diperhatikan. Diantaranya kebiasaan merokok, konsumsi alkohol yang berlebihan, dan obesitas.


Medical News Today: BJOG Release: Successful Periodontal Therapy May Reduce The Risk Of Preterm Birth



Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Penelitian Terkini: Penyakit Gusi Memang Berkaitan Dengan Risiko Kelahiran Prematur”  »»

Jumat, 15 Oktober 2010

Blog Action Day 2010: Wanita Afrika Menghabiskan 40 Milyar Jam Berjalan Kaki Demi Air Bersih

Anda yang saat ini membaca artikel ini hampir dapat dipastikan tidak memiliki masalah dengan air bersih. Ya, Anda termasuk orang yang sangat beruntung dan patut mensyukurinya. Karena sekarang ini hampir sebanyak 1 milyar orang di bumi tidak memiliki akses terhadap air minum yang bersih dan aman.

Air yang tidak bersih dan kurangnya sarana sanitasi merupakan penyebab dari 80% penyakit dan membunuh lebih banyak manusia dibandingkan dengan semua bentuk kekerasan, termasuk perang. Yang paling rentan terhadap kondisi ini adalah anak-anak, dimana tubuh mereka masih belum cukup kuat untuk menghadapi penyakit seperti diare, disentri, dan lain sebagainya.

Kondisi ini paling banyak dialami di berbagai negara berkembang termasuk negara kita sendiri, khususnya saat ini bagi para korban bencana banjir di Wasior, Papua Barat, yang betul-betul sangat membutuhkan pasokan air bersih untuk minum dan kegiatan sehari-hari. Namun untuk cakupan dunia, kondisi yang sangat parah dialami oleh saudara-saudara kita di daerah Sub Sahara Afrika.

Di sana, orang-orang sampai menghabiskan waktunya sebanyak 40 milyar jam berjalan kaki dalam setahun hanya demi mendapatkan air bersih untuk bertahan hidup.

Dan yang menyedihkan, hal ini paling banyak dilakukan oleh wanita dan anak-anak. Mereka berjalan bermil-mil ke sumber air terdekat, dimana sepanjang perjalanan mereka terus diintai oleh bahaya seperti tindak kekerasan, dan pelecehan seksual. Sumber air yang mereka datangi pun seringkali tidak layak untuk dikonsumsi.

Tidak hanya itu saja, kondisi ini tentunya membuang banyak waktu mereka yang seharusnya dapat dipakai untuk bekerja, merawat keluarga, ataupun waktu untuk sekolah bagi anak-anak. Mereka pun harus menghadapi risiko kesehatan misalnya seperti gangguan pada tulang punggung mereka akibat menggotong beban berat dalam jangka waktu yang cukup lama dan frekuensi yang sering.

Oleh karena itu, sudah sepatutnyalah kita menghargai air bersih yang dapat dengan mudah kita peroleh untuk minum ataupun untuk kehidupan sehari-hari. Salah satunya adalah dengan menghemat penggunaan air seefisien mungkin.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, Anda yang mampu tentunya sangat diharapkan untuk memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan kebutuhan pokok ini lewat lembaga-lembaga sosial yang ada. Baik untuk saudara-saudara kita di tanah air, maupun saudara kita di Afrika yang memiliki kondisi yang cukup memprihatinkan ini.


Blog Action Day 2010: Water from Blog Action Day on Vimeo.
Join the global conversation around water on October 15th.


Source: charitywater.org





Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Blog Action Day 2010: Wanita Afrika Menghabiskan 40 Milyar Jam Berjalan Kaki Demi Air Bersih”  »»

Sabtu, 09 Oktober 2010

Konsultasi Kesehatan 9 Oktober 2010

Pertanyaan:
Dok, saya punya masalah setiap bangun pagi jari-jari tangan saya terasa sakit. Kira-kira in penyakit asam urat atau rematik dok? Atau karena keseleo? Pengobatannya bagaimana ya dok? Terima kasih atas perhatian dokter.


Jaya, 30thn, Bandung.


Jawaban:

Pak Jaya, saya rasa itu bukan sekedar keseleo. Karena kalau keseleo disebabkan keberadaan otot yang tidak pada tempatnya. Dan kondisinya tampaknya tidak biasa karena hanya timbul di pagi hari.

Untuk memastikan penyakit apa, mungkin perlu dilakukan pemeriksaan darah, urine, dan foto roentgen. Lebih lanjut segera lakukan pemeriksaan oleh dokter.


Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Konsultasi Kesehatan 9 Oktober 2010”  »»

Jumat, 08 Oktober 2010

Lingkungan Kerja Bising Dapat Menimbulkan Masalah Jantung

air asia plane - airport
Petugas bandara, pekerja di pembangunan gedung, waspadalah dengan lingkungan kerja Anda. Baru-baru ini peneliti menemukan bahwa lingkungan yang bising dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Berdasarkan penelitian yang mereka lakukan, orang yang bekerja di tempat yang bising paling tidak selama 1,5 tahun memiliki risiko terhadap penyakit jantung 3 kali lipat lebih besar dibandingkan dengan mereka yang bekerja di lingkungan yang tenang.

Sang peneliti, Gan Wenqi dari University of British Columbia, melakukan penelitian ini terhadap lebih dari 6.000 pekerja yang berusia minimal 20 tahun. Kebanyakan dari partisipan ini berusia 40 tahun dan juga memiliki faktor risiko lain terhadap penyakit jantung, seperti body mass index yang tinggi, dan kebiasaan merokok.

Namun, setelah faktor risiko lain ikut diperhitungkan, peneliti masih menemukan bahwa orang yang bekerja di lingkungan yang bising memiliki kemungkinan lebih besar untuk menderita penyakit jantung.

Setiap partisipan ditanyakan seberapa bising tempat kerja mereka, dan sudah berapa lama mereka terpapar. Sebuah tempat kerja diklasifikasikan sebagai lingkungan yang bising apabila mereka harus berteriak ketika melakukan sebuah percakapan.

Dan hasilnya, ditemukan bahwa orang yang bekerja di tempat yang bising selama paling tidak 1,5 tahun memiliki 2 sampai 3 kali lipat risiko masalah jantung yang lebih besar, seperti serangan jantung dan sakit dada yang parah, dibandingkan dengan mereka yang kerja di lingkungan yang tenang.

Kenapa bisa begitu? Martin Halle, seorang profesor di University of Munich menjelaskan bahwa suara bising yang konstan dapat memicu masalah jantung karena lingkungan yang bising dapat meningkatkan kadar hormon stress di dalam tubuh yang nantinya dapat memicu masalah jantung.


Yahoo Health: Loud Workplaces May Increase Heart Problems



Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Lingkungan Kerja Bising Dapat Menimbulkan Masalah Jantung”  »»

Selasa, 05 Oktober 2010

Metode Baru Untuk Perawatan Dry Mouth

Sebuah metode baru dalam perawatan dry mouth atau xerostomia kini diperkenalkan melalui sebuah penelitian yang diterbitkan di Journal of the American Dental Association edisi Oktober 2010. Dengan menggunakan suatu mucoadhesive patch, metode perawatan ini diklaim memiliki hasil yang lebih baik dibandingkan dengan perawatan dry mouth menggunakan spray.

Selengkapnya: http://healthylifeforhuman.blogspot.com/



Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Metode Baru Untuk Perawatan Dry Mouth”  »»

Seminar: Jakarta Islamic Scientific Forum 2010

JISFO 2010
Jakarta Islamic Scientific Forum (4 SKP)

Sabtu-Ahad
23-24 oktober 2010
08.00-15.00 WIB
Auditorium Badan Pengembangan dan Pemberdayaan SDM kesehatan kemenkes RI
Jl. Hang Jebat III / F 3 Kebayoran Baru

Mahasiswa Rp.150.000
Dokter Rp. 250.000

On the spot:
Mahasiswa Rp. 180.000
Dokter Rp. 300.000

Contact Person:
Bia (Trisakti) 085658548478
Danis ( UI ) 08568061089
Rizki (Moestopo) 081585218383

Hari 1
•Talk Show
"Estetika yang Beretika"
Pembicara 1: Dr.drg. Harum Sasanti, Sp.PM (ketua MKKGI)
Pembicara 2: dari Ikatan Kedokteran Gigi Kosmetik Indonesia (dalam konfirmasi)
•Sesi 1 Periodonti
"frenektomi sebagai penunjang keberhasilan perawatan orthodonti"
Pembicara : drg. Yulia Rachma W. Sp.Perio
•Sesi 2 pedodonti
"Restorasi gigi anterior pada anak"
Pembicara : drg. Witriana Latifa Sp.KGA
•Sesi 3 prosthodonti
"Kiat-kiat penanggulangan kehilangan gigi depan disertai migrasi dengan gigi tiruan lepasan"

Hari 2
•Sesi 1 orthodonti
"Desain senyum pasca perawatan orthodonti"
Pembicara : drg. Retno Widayanti, Sp.Ort (k)
•Sesi 2 bedah mulut
"Penatalaksanaan cleft lip sederhana"
Pembicara : Prof.Dr.drg. Benny S. Latief, Sp.BM (k)
•sesi 3 konservasi gigi
"All about bleaching"
Pembicara : drg. Bambang Nursasongko, Sp.KG (k)

Performance By:
Tari saman FKG Moestopo, UI, dan Trisakti
Hiburan orkestra Mahawaditra UI
Nasyid

MC:
Dude Herlino
M. Kholidi Asadil Alam

Organized By:
SKI Al Hajj FKG USAKTI
BPI Universitas Indonesia
SKI Izzatul Islam UPDM (B)


Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Seminar: Jakarta Islamic Scientific Forum 2010”  »»

Sabtu, 02 Oktober 2010

Stem Cell Untuk Melekatkan Kembali Gigi Yang Lepas

tooth avulsion
Masih adakah harapan bagi gigi yang sudah tanggal untuk dipasang kembali ke tempatnya? Tampaknya para peneliti dari University of Illinois di Chicago telah memberikan harapan baru. Mereka telah menemukan suatu teknik untuk melekatkan kembali gigi yang telah tanggal dengan menggunakan stem cell.

Dikatakan bahwa dalam percobaan tersebut para peneliti dari Brodie Laboratory di University of Illinois menggunakan stem cell yang diperoleh dari ligamen periodontal dari gigi molar tikus yang sudah diekstraksi, lalu diperbanyak di dalam inkubator, dan diaplikasikan kembali pada permukaan akar gigi molar. Untuk selanjutnya, gigi molar kembali diinsersikan ke dalam soket gigi.

Setelah dua dan empat bulan, ternyata ditemukan adanya perlekatan fibrous baru antara gigi dengan tulang alveolar. Dari potongan sectional gigi, terlihat gigi sudah diliputi serat ligamen periodontal baru dan jaringan sementum, dimana kedua jaringan ini merupakan jaringan yang berperan penting dalam hal perlekatan gigi yang sehat.

Di sisi lain, gigi molar yang direplantasi tanpa menggunakan stem cell mengalami beberapa kondisi seperti tidak terjadi perlekatan gigi, bahkan ada yang mengalami resorpsi.

Peneliti mengatakan bahwa teknik ini mungkin dapat diaplikasikan untuk mereplantasi gigi yang lepas karena trauma ataupun untuk penggantian gigi yang hilang dengan menggunakan implan ataupun replika gigi. Dan mungkin dapat pula diterapkan bagi gigi yang lepas karena penyakit periodontal, dimana penyakit periodontal merupakan penyebab paling umum dari tanggalnya gigi.

Penelitian ini dipublikasikan dalam jurnal online Tissue Engineering, dan pelaksanaannya didanai oleh National Institutes of Health.


Medical News Today: Technique To Reattach Teeth Using Stem Cells Developed At UIC



Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Stem Cell Untuk Melekatkan Kembali Gigi Yang Lepas”  »»