Buku: SERBA SERBI KESEHATAN GIGI & MULUT (click)

Persembahan Bukune dan GigiSehatBadanSehat

DENTAL & ORAL HEALTH (click)

Beragam informasi mengenai kesehatan gigi dan mulut.

GENERAL HEALTH (click)

Perluas wawasan Anda mengenai dunia kesehatan.

CELEBRITY & HEALTH (click)

Kumpulan kisah para selebritis dunia dan kesehatannya.





Dapatkan buku kami "Serba-Serbi Kesehatan Gigi & Mulut" di toko buku terdekat. Diterbitkan oleh penerbit buku anak muda Bukune. Selengkapnya: Buku: SERBA SERBI KESEHATAN GIGI & MULUT

Selasa, 30 November 2010

14 Pilihan Makanan Hebat Bagi Penderita Diabetes

beans
Berikut ini adalah 14 macam makanan yang dapat mengubah hidup Anda para penderita diabetes. Tidak hanya bagi penderita diabetes, makanan-makanan sehat ini juga memberikan manfaat besar untuk kesehatan Anda semua. Selamat makan!

1. Buncis
Buncis kaya akan serat, yaitu suatu kandungan dalam sayur-sayuran yang dapat membuat Anda merasa kenyang, menstabilkan gula darah, dan menurunkan kolesterol. Buncis juga merupakan sumber kalsium yang dapat membantu membakar lemak, dan sumber protein yang sangat baik. Berbeda dengan sumber protein yang lain seperti daging merah, buncis ini rendah akan kandungan lemak jenuh. Lemak jenuh dapat menyumbat pembuluh darah yang dapat mengakibatkan penyakit jantung.

2. Produk susu
Anda tidak akan menemukan sumber kalsium dan vitamin D sebaik produk-produk susu, seperti susu segar, yogurt dan sebagainya. Penelitian memperlihatkan bahwa wanita yang mengkonsumsi lebih dari 1.200 mg kalsium dan lebih dari 88 IU vitamin D dalam sehari, ternyata memiliki risiko diabetes 33% lebih kecil dibandingkan dengan mereka yang mengkonsumsi dua nutrisi tersebut dalam jumlah yang lebih kecil. Namun, sebaiknya pilihlah produk susu yang rendah lemak ataupun bebas lemak.

3. Salmon
Salmon merupakan makanan sehat yang sangat dianjurkan untuk dikonsumsi oleh ahli kesehatan. Kenapa? Dia kaya akan asam lemak omega 3, yaitu lemak sehat yang dapat mengurangi risiko penyakit jantung, mengecilkan lingkar pinggang Anda, meredakan proses peradangan, dan memperbaiki resistensi insulin. Selain itu, salmon juga merupakan sumber vitamin D yang baik.

4. Tuna
Sumber omega 3 dan vitamin D lain yang cukup baik adalah ikan tuna. Sayangnya, ikan tuna dapat mengandung kadar merkuri yang cukup tinggi, yaitu suatu senyawa yang dapat menimbulkan masalah neurologis apabila dikonsumsi dalam dosis besar. Oleh karena itu, batasi konsumsi ikan tuna agar tidak lebih dari 12 ons per minggu.

5. Barley
Barley merupakan makanan yang termasuk dalam kelompok padi-padian yang kaya akan serat larut yang disebut beta-glucan. Penelitian memperlihatkan bahwa beta-glucan dapat menurunkan kolesterol LDL dengan cara mencegah tubuh Anda untuk menyerapnya. Dikatakan bahwa dengan mengkonsumsi 3 gram sehari, itu sekitar 1 porsi barley, dapat menurunkan kolesterol sampai 8%. Dan dengan kandungan seratnya, barley dapat membuat Anda cepat kenyang sehingga dapat menstabilkan kadar gula darah Anda.

6. Oat
Seperti barley dan buncis, oat merupakan makanan bagi penderita diabetes yang sangat baik karena kandungan seratnya. Penelitian juga memperlihatkan bahwa oat dapat menurunkan kolesterol jahat dan memperbaiki resistensi insulin. Serat larut oat juga dapat melambatkan pemecahan karbohidrat dalam tubuh, sehingga gula darah Anda tetap stabil.

7. Beri
Berbagai buah beri dapat dibilang sebagai permen alami. Namun berbeda dengan permen yang sebenarnya, beri ini mengandung serat dan antioksidan yang disebut polyphenol. Beri juga baik bagi jantung. Pilih saja yang Anda suka, stroberi, bluberi, dan sebagainya.

8. Kurma
Buah yang laris pada masa Ramadhan ini dapat dijadikan sebagai snack yang aman bagi penderita diabetes. Selain memiliki kandungan serat, kurma juga mengandung antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan dengan jeruk, anggur, brokoli, dan cabai.

9. Sayur-sayuran hijau
Tidak sedikit orang yang tidak suka sayuran hijau. Namun, apabila diolah dengan pintar, sayuran hijau juga dapat menjadi makanan yang disukai. Berbagai jenis sayuran hijau mengandung serat dan kalsium. Dia juga baik bagi penderita penyakit jantung karena kandungan folat-nya.

10. Kacang lentil
Sama seperti saudaranya, buncis, lentil juga kaya akan serat. Dia juga mengandung folat, berbagai vitamin dan mineral, serta merupakan salah satu sumber protein nabati yang baik.

11. Flaxseed
Flaxseed adalah makanan kesehatan dari biji bunga Flax yang hanya tumbuh di Amerika Utara dan Canada. Flaxseed merupakan sumber serat dan alpha-linolenic acid (ALA). ALA akan diubah oleh tubuh Anda menjadi omega 3 EPA dan DHA. Tidak hanya menurunkan kadar kolesterol dan gula darah, flaxseed juga dapat mengurangi masalah-masalah kardiovaskular. Mengandung Omega-3 yang sangat tinggi 15x lebih tinggi daripada ikan Salmon dan mengandung Lignan ( zat anti kanker) 800x lebih banyak daripada Brokoli. Sangat baik untuk mencegah kanker payudara dan usus, wasir karena mengandung dua macam serat yaitu yang larut air ( untuk menurunkan LDL / kolesterol jahat) dan serat tidak larut air ( untuk melancarkan BAB) dan juga sangat baik untuk menunda menaupose.

12. Walnut
1 ons walnut mengandung 2 gram serat dan 2,6 gram ALA. Sayangnya, dalam 1 ons tersebut walnut mengandung 185 kalori. Sehingga Anda perlu memperhatikan jumlah yang Anda konsumsi untuk menjaga berat badan Anda.

13. Peanut butter
Beberapa penelitian ternyata menemukan hubungan antara selai peanut butter dengan pemurunan risiko diabetes. Namun, makanan ini juga mengandung kalori yang cukup tinggi. Oleh karena itu batasi konsumsinya.

14. Dark chocolate
Kaya akan flavonoid, coklat ini dapat memperbaiki kandungan kolesterol baik dan jahat dalam tubuh Anda serta dapat mengurangi tekanan darah Anda. 1 ons-nya mengandung 136 kalori dan 8,5 gram lemak, oleh karena itu jangan konsumsi terlalu banyak juga. Gunakanlah sebagai penyedap makanan, misalnya dengan dilelehkan sebagai celupan stroberi atau raspberi.


MSNBC: 14 foods that could change a diabetic's life  

Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “14 Pilihan Makanan Hebat Bagi Penderita Diabetes”  »»

Selasa, 23 November 2010

Tips Mencegah Kebiasaan Buruk Menggigit Kuku

nail
Hampir setengah dari orang dewasa memiliki kebiasaan menggigit kuku yang dikenal dengan istilah onychophagia. Kebiasaan ini biasanya dimulai dari masa anak-anak dan 3/4 lebih dari mereka baru menghentikan kebiasaan ini pada usia 35 tahun. Bagaimana cara menghentikan kebiasaan buruk yang juga dapat menimbulkan masalah kesehatan ini?

Kebiasaan menggigit kuku biasanya merupakan manifestasi dari kondisi ansietas atau kecemasan, stress, ataupun kebosanan.

Secara sosial, kebiasaan menggigit kuku merupakan perilaku yang tidak dapat diterima. Beberapa orang menggigit kuku mereka dengan sangat buruk sampai mengakibatkan jari mereka berdarah dan bentuk kuku mereka pun menjadi jelek.

Selain itu, kebiasaan buruk ini akan mengakibatkan bakteri berpindah dari kuku ke mulut maupun sebaliknya, sehingga dapat mengakibatkan infeksi. Tidak hanya kuku yang rusak, kebiasaan ini pun dapat merusak gigi dan gusi.

Berikut 5 tips untuk menghindari kebiasaan buruk menggigit kuku:
1. Jaga agar kuku tetap terawat rapi.
Beberapa para penggigit kuku tidak tahan apabila kuku mereka rusak. Namun, mereka malah tergoda untuk merapikannya dengan menggunakan gigi.

Selalu sediakan alat perawat kuku seperti gunting kuku ataupun kikir ke mana pun Anda pergi. Sehingga, apabila kuku Anda rusak atau pecah, Anda dapat merapikannya dengan alat-alat ini.


2. Gunakan alat dan bahan ini.
Anda dapat menggunakan krim, minyak, ataupun bahan pemoles kuku yang didesain khusus untuk menghentikan kebiasaan buruk ini.

Karena kebiasaan menggigit kuku merupakan kebiasaan yang tidak disadari, kini saatnya untuk mengembalikan kesadaran Anda. Ketika Anda tidak sadar menggigiti kuku yang sudah diolesi bahan-bahan tersebut, Anda akan langsung sadar karena merasakan rasa yang sangat tidak enak dari kuku Anda, bisa berupa rasa pahit ataupun pedas. Produk ini juga direkomendasikan bagi mereka yang memiliki kebiasaan menghisap jempol.

Beberapa orang ada pula yang menutupi kuku mereka dengan stiker ataupun plester untuk menghentikan kebiasaan ini. Dokter gigi juga dapat membuatkan Anda sebuah mouth guard untuk melindungi gigi Anda dari kerusakan.


3. Alihkan perhatian.
Anda dapat mengalihkan energi Anda untuk menggigit kuku ke hal lain. Misalnya dengan membuat tangan Anda tetap sibuk.

Anda dapat menggunakan stress ball yang dapat Anda remas. Anda juga dapat mencoba memiliki hobi baru yang membuat tangan Anda tetap sibuk, misalnya menggambar, menjahit, ataupun merajut.

4. Atasi penyebab kebiasaan menggigit kuku.
Coba telusuri mengapa Anda menggigit kuku. Apakah karena cemas, stress, ataupun bosan.

Apabila Anda merasa cemas ketika naik pesawat terbang, cobalah untuk membawa majalah ataupun laptop untuk menonton film untuk membuat Anda lebih santai. Apabila Anda merasa bosan di tempat kerja, cobalah untuk sedikit berjalan-jalan singkat.


5. Minta bantuan dari para ahli.
Apabila kebiasaan menggigit kuku Anda sudah sangat parah yang diakibatkan oleh gangguan psikologis, cobalah untuk meminta bantuan dari orang yang profesional di bidang ini,yaitu psikiater.

Kebiasaan menggigit kuku atau onychophagia, merupakan bagian dari kondisi psikologis yang disebut obsessive-compulsive disorders (OCD). Psikiater akan dapat membantu dengan memberikan obat, terapi ataupun kombinasi keduanya untuk mengatasi masalah ini.

Selain itu, beberapa orang ada pula yang mencoba hipnosis untuk menghentikan kebiasaan buruk ini.


Discovery Health: Top 5 Ways to Prevent Nail Biting

Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Tips Mencegah Kebiasaan Buruk Menggigit Kuku”  »»

Minggu, 21 November 2010

Tips Menghilangkan Bau Kaki

foot odor smell
Punya masalah dengan bau kaki? Bagaimana cara mengatasinya agar Anda lebih percaya diri ketika membuka sepatu Anda tanpa perlu minder dengan aroma kaki Anda? Simak tipsnya berikut ini.

Bau kaki disebabkan oleh bakteri-bakteri yang mengubah keringat menjadi senyawa berbau. Oleh karena itu, sebenarnya ada 2 hal yang perlu dilakukan:
1. Mengurangi jumlah bakteri pada kaki.
2. Mengurangi jumlah keringat yang ada di kaki Anda ataupun sepatu Anda.

Bagaimana caranya?

Untuk mengurangi jumlah bakteri, yang perlu Anda lakukan adalah dengan menjaga kebersihan kaki. Yang harus Anda lakukan:
1. Bersihkan kaki Anda dengan sabun anti bakteri yang cukup kuat.
2. Pakailah kaos kaki yang bersih.
3. Jangan gunakan sepatu yang sama setiap hari. Sediakan 2 pasang sepatu yang Anda pakai bergantian agar masing-masing sepatu diberi kesempatan bernapas selama 24 jam.

Untuk mengurangi jumlah keringat di dalam sepatu, yang dapat Anda lakukan:
1. Pakailah sepatu yang memiliki ventilasi yang baik. Hindari sepatu yang cukup rapat seperti sepatu boot.
2. Pakailah kaos kaki yang mudah menyerap keringat, terutama yang terbuat dari bahan katun. Sehingga keringat lebih mudah diserap dan tidak sempat untuk diubah menjadi bau.
3. Bila perlu, ganti kaos kaki Anda beberapa kali sehari.
4. Gunakan anti-perspirant pada kaki Anda.



Discovery Health: Tips to Reduce Foot Odor 


Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Tips Menghilangkan Bau Kaki”  »»

Jumat, 19 November 2010

Jawaban Konsultasi Kesehatan 19 November 2010

Pertanyaan:
Dok, temanku mengalami sakit pada buah jakarnya dan diobati dengan obat tradisional dan sudah sembuh. Namun hingga sekarang masih terasa sakit kalau tersentuh oleh benda-benda keras, katanya!
Pertanyaanya, apakah sakit pada buah zakar itu akan mempengaruhi aktivitas ngeseks? Di kemudian hari apakah tidak memberi dampak negatif pada kesehatan kelalmin? Apakah dalam keadaan seperti ini kebutuhan ngeseks masih bisa diteruskan? Apa penyebab penyakit/sakit seperti ini?
Terima kasih banyak dokter
Salam


Orlando Rangel, 26 tahun, Dili Timor Leste


Jawaban:

Buah zakar alias testis merupakan organ yang sifatnya seperti spons.dan dapat menyerap tekanan atau trauma tanpa menimbulkan kerusakan yang sifatnya permanen. Biasanya fungsi seksual testis untuk menghasilkan sperma juga tidak terlalu terpengaruhi setelah terjadi cedera ringan.

Gejala yang menyertai cedera ringan pada testis biasanya berupa rasa sakit yang berlangsung singkat setelah trauma, dan dapat pula disertai rasa mual. Untuk mengatasi hal ini, penderita dapat mengkonsumsi obat pengurang sakit atau analgesik, berbaring, kompres es pada daerah tersebut, dan bila perlu jangan lakukan aktivitas berat untuk beberapa hari.

Bila cedera bersifat ringan, biasanya rasa sakit akan berlangsung kurang dalam waktu sejam. Bila lebih dari itu dan disertai gejala lain seperti mual dan muntah, demam, pembengkakan dan lebam pada daerah skrotum (kantung zakar), serta rasa sakit yang masih sangat kuat, kemungkinan cedera yang dialami tergolong cedera berat yang memerlukan perawatan medis dari dokter.

Note: Pertanyaan yang tidak ditampikan di sini akan dijawab langsung melalui email.

Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Jawaban Konsultasi Kesehatan 19 November 2010”  »»

Kamis, 18 November 2010

Mengatasi Penyakit Gusi Menggunakan Bakteri?

chronic periodontitis
Kita tahu bahwa faktor utama penyebab periodontitis adalah bakteri patogen. Namun, siapa sangka kalau ada bakteri yang justru dapat digunakan untuk mengatasi periodontitis atau istilah awamnya penyakit gusi.

Penelitian memperlihatkan bahwa bakteri yang bernama Lactobacillus reutri Prodentis dapat menambah efektivitas perawatan standar periodontitis yaitu scaling dan root planing (SRP) dalam mengurangi kedalaman poket periodontal (periodontal pocket depth / PPD) dan memperbaiki tingkat perlekatan klinis (clinical attachment level / CAL) yang merupakan parameter keberhasilan suatu perawatan periodontal.

Lebih jauh lagi, ternyata bakteri L. reutri Prodentis ini juga merupakan probiotik pertama yang secara signifikan dapat mengurangi populasi 3 jenis bakteri patogen yang terdapat dalam rongga mulut pasien penderita periodontitis kronis. Selain itu, penelitian tersebut juga menyatakan bahwa probiotik ini juga dapat mengatasi peradangan pada gusi.

Dalam penelitian ini, 30 pasien periodontitis kronis diikut sertakan dalam penelitian yang berangsung selama 42 hari. Bakteri L. reutri Prodentis dan placebo diberikan dalam bentuk tablet hisap yang dikonsumsi 2 kali sehari pada hari ke 21 sampai hari ke 42, setelah sebelumnya pada hari pertama semua pasien dilakukan perawatan SRP pada setengah mulutnya.

Hasilnya memperlihatkan kalau kombinasi perawatan SRP yang disertai pemberian bakteri probiotik ini dapat memberikan hasil positif perawatan yang signifikan dibandingkan hanya SRP saja, yang dilihat dari nilai PPD dan CAL. Sedangkan pemberian probiotik, baik yang disertai maupun tanpa dilakukan perawatan SRP, sama-sama dapat mengurangi sampai 90% populasi bakteri patogen penyebab penyakit periodontal seperti Aggregibacter actinomycetemcomitans, Porphyromonas gingivalis, dan Prevotella intermedia.

Hasil penelitian ini dipublikasikan online pada Journal of Microbiology edisi 2 November 2010.

Periodontitis kronis terjadi pada lebih dari 40% populasi orang dewasa. Perawatan standar SRP yang dilakukan dokter gigi bertujuan untuk menghilangkan plak yang terdapat di dalam poket periodontal untuk mengurangi bakteri patogen dan mencegah penyakit bertambah parah.


Medical News Today: Lactobacillus Reuteri Prodentis Effective In The Treatment Of Periodontitis



Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Mengatasi Penyakit Gusi Menggunakan Bakteri?”  »»

Selasa, 16 November 2010

10 Tips Untuk Hindari Kanker

smoke cancer
Banyak orang berpikir kanker merupakan penyakit mematikan yang tidak dapat dihindari. Menurut American Cancer Society, kanker dapat dihindari dengan menerapkan gaya hidup yang sehat.

Berikut ini adalah 10 tips untuk menghindari penyakit kanker:

1. Jangan merokok ataupun menggunakan berbagai produk tembakau lainnya. Apabila Anda pernah mencoba untuk berhenti, janganlah menyerah! Suatu saat pasti usaha Anda akan memberikan hasilnya.

2. Lakukan pemeriksaan rutin untuk penyakit kanker. Kolon, payudara, prostat, rahim, dan kulit harus rutin diperiksa. Tanyakan kepada dokter Anda di usia berapa sebaiknya Anda memulai pemeriksaan tersebut dan dengan interval berapa lama. Dengan mengetahui penyakit kanker sedini mungkin, akan meningkatkan kemungkinan untuk sembuh dan kematian akibat kanker pun dapat dihindari.

3. Batasi konsumsi alkohol. Hal ini berarti tidak boleh mengkonsumsi alkohol lebih dari 2 minuman sehari untuk laki-laki, dan 1 minuman untuk wanita.

4. Lindungi kulit Anda dari sinar matahari. Gunakan lotion pelindung dari sinar matahari alias sunblock setiap Anda berada di luar ruangan (terutama lotion yang mengandung SPF 30 atau lebih tinggi). Gunakan pula topi yang lebar maupun kacamata gelap.

5. Lakukan aktivitas fisik setiap hari. Anda tidak perlu menjadi atlit untuk mendapatkan manfaat olahraga. Jalan cepat, bersepeda, ataupun berdansa yang dapat meningkatkan denyut jantung dan membuat Anda berkeringat sudah dapat memberikan manfaat ini.

6. Jaga berat badan. Jaga indeks massa tubuh Anda agar tidak lebih dari 25. Anda dapat menghitung indeks massa tubuh dengan menggunakan kalkulator indeks massa tubuh online. Cari di Google dengan kata kunci 'body mass index'.

7. Hindari penggunaan terapi hormon menopause. Bila Anda benar-benar perlu menggunakannya, batasi penggunaannya agar kurang dari 5 tahun.

8. Pertimbangkan untuk menggunakan obat anti kanker setelah mendapatkan anjuran ini dari dokter Anda. Anda beberapa obat yang memang efektif untuk mengurangi risiko kanker.

9. Hindari paparan berlebihan terhadap substansi penyebab kanker, seperti radiasi sinar X, dan beberapa bahan kimia.

10. Makan makanan yang dapat menurunkan risiko kanker. Menurut para ahli, makanan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan dapat mengurangi risiko kanker, terutama kanker kolon. Hindari konsumsi daging merah lebih dari 4 ons sehari (daging seukuran 1 pak kartu), hindari daging yang diproses seperti sosis, konsumsi sayur dan buah yang berserat setiap hari minimal 5 porsi, kurangi konsumsi minuman bergula, jus, dessert, permen dan sebagainya.


Live Science: 10 Tips for Avoiding Cancer

Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “10 Tips Untuk Hindari Kanker”  »»

Minggu, 14 November 2010

Jawaban Konsultasi Kesehatan 14 November 2010

Pertanyaan:
Dok, saya wanita berusia 22 tahun. Saya memiliki benjolan di daerah payudara kira-kira sebesar bakso kecil. Benjolan ini sudah ada sekitar 4 tahunan, dan ukurannya memang sedikit bertambah besar namun tidak signifikan. Benjolan ini terasa sakit ketika memasuki masa haid, dan hanya terasa sedikit sakit kalo ditekan bila tidak sedang haid. Apakah ini termasuk kanker payudara dok?


Nani, 22 tahun, Bandung.


Jawaban:

Mbak Nani,
kemungkinan benjolan tersebut merupakan tumor jinak payudara yang biasa dikenal dengan istilah Fibro Adenoma Mamae. Biasanya tidak berbahaya, namun bersifat kambuhan. Penyebabnya biasanya faktor hormon.

Saran kami, segera periksakan diri ke dokter spesialis bedah untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.


Pertanyaan:
saat ini saya sedang merasa sakit pada gigi atas sebelah kiti paling belakang,awal nya tambalan gigi saya yg sudah hampir 1thn copot lalu disusul dgn rasa sakit seperti ada gigi baru yg akan tumbuh bukan sakit gigi berlubang karena buat makan atau mengunyah tdk sakit,rasa sakit nya seperti gusi di dorong oleh gigi baru yg akan tumbuh,ada apa dgn gigi saya/sebaik nya bagaimana?


Alin, 25 tahun, Tangerang.


Jawaban:
Mbak Alin,
saran kami, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter gigi apakah betul memang ada gigi yang akan keluar. Pada usia 17-21 tahun memang masanya tumbuh gigi terakhir yang paling belakang. Namun, bukan tidak mungkin gigi terakhir tersebut keluar di usia di atas 21 tahun atau bahkan tidak keluar sama sekali dan terpendam di dalam gusi.

Biasanya dokter gigi akan meminta untuk melakukan foto roentgen untuk melihat apakah betul ada gigi yang akan keluar. Selanjutnya, biasanya disarankan agar gigi tersebut dicabut. Gigi terakhir ini biasanya agak sulit dibersihkan karena letaknya yang paling belakang. Sehingga gigi tersebut rentan mengalami kerusakan (gigi berlubang) dan menimbulkan masalah seperti penyakit gusi.

Note: Pertanyaan yang tidak kami tampilkan di sini akan dijawab melalui email.


Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Jawaban Konsultasi Kesehatan 14 November 2010”  »»

Jumat, 12 November 2010

Gambar Menakutkan Dalam Kemasan Rokok

smoke graphic label warning
Berbagai usaha dilakukan pemerintah Amerika Serikat untuk mengurangi konsumsi rokok di negaranya. Salah satu usaha barunya yang cukup kreatif adalah dengan menampilkan berbagai gambar menakutkan yang merupakan dampak buruk yang nyata dari konsumsi rokok.

Untuk menggantikan label peringatan kecil berupa kata-kata yang terdapat dalam bungkus rokok, pemerintah Amerika Serikat berencana akan menggantinya dengan label yang lebih besar dan berupa gambar dalam kemasan rokok. Gambar-gambar tersebut pun akan ditampilkan dalam iklan rokok.

Hal ini diumumkan oleh Food and Drug Administration dan Department of Health and Human Services hari Rabu kemarin dalam usaha mencegah konsumsi rokok yang telah menyebabkan 443.000 kematian di negara tersebut setiap tahunnya.

Gambar-gambar seperti foto mayat, pasien kanker, dan penyakit pernafasan akan dipasang dalam ukuran besar, hampir setengah dari kemasan rokok tersebut, di bagian depan dan belakang kemasan rokok.

Diharapan label besar bergambar ini akan membuat para konsumen rokok lebih berpikir dan menyadari dampak buruk dari rokok, daripada sekadar label kecil berupa tulisan yang seringkali diabaikan oleh para pengguna rokok karena isi tulisannya yang lebih bersifat offensive.

Komisaris FDA, Margaret Hamburg, mengatakan bahwa penggunaan gambar yang benar-benar gamblang, jelas, dan mengerikan mungkin akan digunakan.

Beberapa gambar seperti foto seorang perokok yang sedang melakukan operasi tracheotomy (pemotongan tenggorokan), seorang ibu yang menghembuskan asap rokok ke wajah bayinya, pasien dengan kerusakan gusi dengan akar gigi yang sudah terbuka, maupun gambar rokok yang sudah dibuang ke dalam toilet sebagai tanda berhenti merokok.

Mereka harus melakukan hal tersebut karena rokok ini betul-betul merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius, dan dengan berbagai konsekuensi medis yang sangat serius seperti kanker.

Bagaimana dengan pemerintah Indonesia? Beranikah mereka melakukan ini? Atau mereka lebih peduli dengan kesuksesan industri rokok daripada kesehatan masayarakatnya?


Associated Press: Feds propose graphic cigarette warning labels



Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Gambar Menakutkan Dalam Kemasan Rokok”  »»

Senin, 08 November 2010

Online Sampai Malam Kurang Baik Bagi Remaja

Tidak hanya online untuk browsing internet, penggunaan berbagai media seperti video game, ponsel untuk ber-sms, dan semacamnya yang digunakan sampai larut malam bisa menimbulkan masalah bagi anak dan remaja. Dikatakan oleh sebuah penelitian, penggunaan media-media tersebut sampai larut malam dapat mengakibatkan menurunnya kemampuan belajar, ansietas atau kecemasan, depresi, dan gangguan mood.

Selengkapnya: Late Night Media Bad For Teens





Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Online Sampai Malam Kurang Baik Bagi Remaja”  »»

Jumat, 05 November 2010

Selai Peanut Butter Baik Untuk Kesehatan Gusi!

bread peanut butter jam
Selai peanut butter dikatakan oleh peneliti sebagai salah satu makanan yang baik untuk kesehatan gusi kita. Berikut ini penjelasan mereka.

Berdasarkan sebuah penelitian, selai kacang mengandung suatu polyunsaturated fatty acid seperti yang terkandung di dalam minyak ikan yang dapat membantu melawan periodontitis atau peradangan jaringan pendukung gigi.

Seorang pakar, Dr Asghar Z. Naqvi, mengatakan bahwa terapi diet atau asupan makanan yang baik dapat menjadi tindakan pencegahan dan perawatan yang lebih murah dan aman dalam mengatasi periodontitis. Saat ini sendiri, perawatan periodontitis sendiri meliputi pembersihan gigi secara mekanik ataupun dengan aplikasi topikal antibiotik.

Peneliti mengatakan bahwa polyunsaturated fatty acid sebelumnya telah menunjukkan manfaatnya terhadap kondisi peradangan yang lain seperti penyakit jantung. Polyunsaturated fatty acid seperti DHA ataupun EPA banyak terkandung di dalam makanan seperti minyak ikan, kacang-kacangan, margarine, dan selai kacang. Tidak hanya sehat, rasanya pun enak.

Namun, tentunya periksa gigi rutin tetap perlu dilakukan. Karena kita tidak pernah bisa tahu secara menyeluruh apa saja yang terjadi di dalam mulut kita.


Dentistry.co.uk: Peanut butter – great for gums!

Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Selai Peanut Butter Baik Untuk Kesehatan Gusi!”  »»

Kamis, 04 November 2010

Anak 10 Tahun Melahirkan Bayinya

Seorang gadis dari Romania yang berusia 10 tahun sudah hamil dan minggu lalu baru saja melahirkan anaknya di Spanyol. Kini pemerintah sedang mengevaluasi apakah gadis tersebut dapat memiliki hak asuh atas anak yang dilahirkannya tersebut.

Dikatakan bahwa ibu dan anaknya dalam keadaan sehat. Sedangkan ayahnya sendiri yang belum jelas apakah berada di Spanyol atau tidak juga merupakan anak di bawah umur. Namun, pemerintah tidak bisa menyatakan bahwa hal ini sebagai kasus pemerkosaan, dan tidak akan melakukan investigasi hukum lebih lanjut.

Di bawah hukum Spanyol, hubungan sex dengan seseorang di bawah usia 13 tahun dapat dikatakan sebagai tindakan kekerasan pada anak. Namun, kasus ini dapat dikatakan cukup rumit karena sang ayahnya sendiri merupakan anak di bawah umur, dan masih belum jelas apakah sudah dapat dilakukan tuntutan hukum kepadanya.

Ahli medis memperingatkan bahwa gadis yang masih terlalu kecil agak berisiko untuk menjalani kehamilan, apalagi sampai melahirkan anaknya. Penelitian telah menunjukkan bahwa gadis muda cenderung untuk melahirkan bayinya secara prematur dan bayi mereka memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk meninggal di usia 1 tahun.


Associated Press: 10-years-old gives birth in southern Spain





Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Anak 10 Tahun Melahirkan Bayinya”  »»

Rabu, 03 November 2010

Konsultasi Kesehatan 3 November 2010

Pertanyaan:
gigi saya mudah keropok padahal saya rajin sikat gigi. ada yg bilang waktu hamil pernah kekurangan kalsium, apakah itu benar?

Sudiati, 43thn, Bandung



Jawaban:

Gigi keropos paling sering diakibatkan karena gigi tersebut sudah mati atau istilahnya non vital.

Penyebab gigi menjadi non vital bermacam-macam. Yang paling sering adalah karena lubang gigi yang sudah besar hingga menyebabkan jaringan pulpa meradang (jaringan yg berisi pembuluh darah dan serabut saraf di dalam gigi).

Pulpa yang sudah meradang, cenderung tidak bisa sembuh dan akhirnya berujung mengalami kematian jaringan. Jaringan pulpa yang sudah mati tidak lagi dapat memberikan nutrisi melalui pembuluh darahnya, sehingga jaringan gigi menjadi lebih mudah keropos karena tidak mendapatkan nutrisi penting untuk kekuatannya.

Perawatannya, jika kondisi gigi yang tersisa masih cukup banyak, dapat dilakukan perawatan saluran akar sampai gigi bersih dan steril sebelum gigi tersebut akhirnya ditambal.

Namun, jika gigi yang tersisa tinggal sedikit, maka gigi tersebut perlu dicabut.

Di sinilah Bu, salah satu pentingnya periksa gigi 6 bulan sekali untuk memeriksa kondisi kesehatan mulut. Jika ada gigi yang ditemukan berlubang, dapat langsung ditambal sebelum gigi tersebut sakit dan akhirnya mati. Tekankanlah hal ini kepada anak-anak Ibu agar mereka tidak mengalami hal yang sama.

Tidak ada alasan periksa gigi mahal ya Bu, karena di negara kita ada Puskesmas. : )


Note: Pertanyaan yang tidak kami tampilkan di sini, akan dijawab langsung melalui email.

Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Konsultasi Kesehatan 3 November 2010”  »»

Pernikahan Yang Bahagia Dapat Menolong Penderita Rematik Sendi

marriage
Kehidupan pernikahan yang baik dikatakan dapat membantu penderita rheumatoid arthiritis atau rematik sendi dalam mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik serta lebih sedikit merasakan nyeri. Namun, hal tersebut tidak berlaku bagi mereka yang kehidupan pernikahannya tidak bahagia.

Selengkapnya: Good Marriages May Help Rheumatoid Arthritis Patients

Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Pernikahan Yang Bahagia Dapat Menolong Penderita Rematik Sendi”  »»

Selasa, 02 November 2010

Penelitian: Alkohol Lebih Berbahaya Daripada Heroin!

alcohol wine
Berdasarkan sebuah penelitian, siapa sangka kalau alkohol ternyata lebih berbahaya daripada obat-obatan ilegal seperti heroin ataupun kokain. Pakar dari Inggris mencoba mengevaluasi berbagai substansi seperti alkohol, kokain, heroin, ecstasy, dan ganja, lalu mengurutkannya berdasarkan tingkat kerusakan yang dapat ditimbulkan pada tubuh maupun pada kehidupan sosial penggunannya.

Peneliti menganalisa bagaimana kemampuan masing-masing substansi tersebut dapat menimbulkan ketergantungan, kemampuannya merusak tubuh, serta kriteria-kriteria lain seperti pengaruhnya terhadap lingkungan, kemampuan merusak hubungan keluarga, serta pengaruhnya terhadap kehidupan ekonomi, seperti pengeluaran biaya kesehatan, pelayanan sosial, maupun penjara.

Heroin, kokain, dan methamphetamine merupakan substansi yang paling mematikan bagi tubuh. Namun, jika ikut memperhitungkan pengaruh sosial dan bahaya bagi orang di sekitar pengguna, alkohol, heroin dan kokain merupakan yang paling berbahaya. Dan secara keseluruhan, alkohol yang paling berbahaya diikuti oleh heroin dan kokain. Ganja, ecstasy dan LSD berada di peringkat bawah.

Peneliti mengatakan bahwa alkohol memiliki skor yang tinggi karena penggunaannya yang cukup luas dan tidak hanya menimbulkan masalah bagi penggunanya, tapi juga orang di sekitarnya.

Ketika dikonsumisi dalam jumlah yang berlebihan, alkohol dapat merusak hampir semua organ tubuh. Alkohol juga berkaitan erat dengan risiko kematian yang tinggi, serta memiliki pengaruh terhadap tingginya perilaku kriminalitas.


MSNBC: Study: Alcohol More Dangerous Than Heroin



Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama


Lanjut membaca: “Penelitian: Alkohol Lebih Berbahaya Daripada Heroin!”  »»