Buku: SERBA SERBI KESEHATAN GIGI & MULUT (click)

Persembahan Bukune dan GigiSehatBadanSehat

DENTAL & ORAL HEALTH (click)

Beragam informasi mengenai kesehatan gigi dan mulut.

GENERAL HEALTH (click)

Perluas wawasan Anda mengenai dunia kesehatan.

CELEBRITY & HEALTH (click)

Kumpulan kisah para selebritis dunia dan kesehatannya.





Dapatkan buku kami "Serba-Serbi Kesehatan Gigi & Mulut" di toko buku terdekat. Diterbitkan oleh penerbit buku anak muda Bukune. Selengkapnya: Buku: SERBA SERBI KESEHATAN GIGI & MULUT

Jumat, 28 Januari 2011

Konsultasi Kesehatan 28 Januari 2011

Pertanyaan 1:
gigi saya bisa dibilang sudah mati dan terkadang nanah...kalau gigi dicabut apakah gusi akan bolong seperti goa...ato bisa nutup sendiri...kalau ditanam gigi palsu..bisa seperti aslinya tidak ya...saya menyesal tidak periksa gigi sejak dulu....


iksan jaid saputra, 19, klaten


Jawaban:

Apabila gigi dicabut, tentu saja akan meninggalkan lubang pada gusi. Namun, lubang bekas pencabutan tersebut lama-kelamaan akan menutup dengan sendirinya.

Jika gigi palsu yang dimaksud adalah berupa implan gigi, maka implan gigi tersebut akan terlihat seperti gigi aslinya. Namun, tentu saja perawatan implan gigi akan membutuhkan biaya yang relatif mahal dibandingkan pembuatan gigi palsu tipe yang lain.

Tipe lain dari gigi palsu ada yang berupa gigi palsu lepasan (dapat dilepas pasang sendiri), ada pula yang berupa gigi palsu cekat (yang dilekatkan permanen pada gigi-gigi sebelahnya).

Untuk lebih jelasnya mengenai gigi palsu ini dan gambar-gambarnya, dapat dilihat di buku kami "Serba-Serbi Kesehatan Gigi dan Mulut" yang diterbitkan oleh penerbit buku anak muda "Bukune". Dapatkan di toko buku terdekat ya. : )


Pertanyaan 2:
dulu gigi saya pernah sakit karena giginya berlubang, sakitnya minta ampun deh padahal lubangnya cuman sedikit, tp sama mama di kasih obat sakit gigi yg merknya kl ga salah obat cap kakak tua, obat itu aromanya ga banget deh, setelah beberapa hari sakitnya ilang tapi malah lama kelamaan gigiku makin keropos, terus berlubangnya gede bgt, sampe akhirnya gigiku patah. saya penasaran sama gigi saya, pas saya liat dikaca ternyata gigi saya lubangnya udh dalem bgt truz warnanya udh hitam gitu, kaya'a udh sampe akar2nya tp ga terasa sakit sama sekali, truz akhir2 ini saya suka rasa nyeri di kepala. saya mau tanya itu kenapa ya? apakah hal tersebut sgt berbahaya? kl ia saya minta saran donk apa jln terbaik yg harus saya lakukan di cabut atw di apaain?, karena kl saya k dokter gigi saya malu+takut, minta referensi dokter gigi jg donk..
terimakasih sebelumnya, tlg d jawab ya..


rizki, 21, jakarta


Jawaban:
Gigi tersebut tampaknya sudah non-vital alias sudah mati. Namun, gigi yang sudah non vital tetap masih dapat dirawat dan dipertahankan asal jaringan mahkota gigi yang masih tersisa cukup untuk dibuatkan tambalan, atau paling tidak kondisi akarnya masih bagus. Nanti, dokternya yang akan menetapkan apakah giginya masih dapat dirawat atau perlu dicabut.

Namun, tetap saja keputusan gigi akan dicabut ataupun dipertahankan ada di tangan pasien. Pasienlah yang menentukan setelah mempertimbangkan biaya, waktu, dan keuntungan yang diperoleh dari perawatan.

Tidak perlu takut dan malu kok. Karena dokter gigi sering sekali mendapat kasus-kasus seperti ini. Untuk referensi dokter gigi, kami tidak bisa memberikan karena berkaitan dengan masalah etik profesi. Silahkan tanya ke kerabat atau teman, dimana dokter gigi favorit mereka.



Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Konsultasi Kesehatan 28 Januari 2011”  »»

Rabu, 26 Januari 2011

Bahan Regeneratif Untuk Menumbuhkan Gusi

alloderm before and after
klik untuk memperbesar
Resesi gusi merupakan salah satu masalah di rongga mulut yang dapat dialami semua orang baik pria, wanita, bahkan pada orang muda. Berbagai alternatif perawatan resesi gusi telah kita kenal, dan dapt kita pilih sesuai dengan indikasi maupun kelebihannya. Satu lagi pilihan perawatan resesi gusi dengan menggunakan suatu matriks jaringan regeneratif untuk menumbuhkan kembali gusi yang telah hilang.

Bahan matriks regeneratif ini dipasarkan dengan nama Alloderm. Alloderm yang dikembangkan oleh LifeCell Corporation dari Amerika Serikat ini berasal dari jaringan manusia hasil donor yang telah diproses untuk membuang semua selnya, sehingga hanya tertinggal matriks kolagen regeneratif. Setelah selnya dibuang, matriks ini diawetkan menggunakan suatu proses pembekuan kering.Bahan cangkok ini pun siap untuk proses implantasi guna membantu jaringan gusi memulai proses regenerasinya sendiri.

Setelah bahan ini diaplikasikan, darah akan mulai mengalir dari jaringan gusi pasien ke bahan Alloderm tersebut. Lama-kelamaan, Alloderm akan membuat gusi untuk beregenerasi sehingga terbentuk jaringan gusi sehat yang baru yang akan menutupi permukaan akar gigi yang terbuka.

Selama proses penyembuhan yang cepat dan sederhana ini, akan terbentuklah jaringan gusi yang tampak alami tanpa terlihat adanya cangkokan dari matriks Alloderm.

Beberapa efek samping kecil mungkin dapat terjadi setelah prosedur ini. Diantaranya seperti pembengkakan ataupun memar pada jaringan gusi setelah Alloderm diaplikasikan.

Walaupun ini merupakan pertama kalinya Alloderm digunakan untuk memperbaiki resesi gusi, sebetulnya produk ini juga sudah dipakai dalam berbagai proses bedah plastik dan rekonstruktif selama beberapa tahun ke belakang. Dan sejak ditemukan pada tahun 1994, Alloderm telah digunakan lebih dari 900.000 kali dan memperlihatkan keberhasilannya.


Dentistry.co.uk: Turn Back The Clock On Receeding Gums


Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Bahan Regeneratif Untuk Menumbuhkan Gusi”  »»

Kamis, 20 Januari 2011

Efek Samping Menurunkan Berat Badan

Semua orang tentu menginginkan berat badan yang ideal. Tidak hanya penting untuk penampilan, berat badan yang ideal juga akan memberikan pengaruh positif bagi kesehatan. Bagi orang dengan berat badan berlebih, tentu langkah yang perlu diambil adalah dengan menurunkannya sampai tercapai berat badan yang ideal. Namun, sebuah penelitian baru menyatakan bahwa penurunan berat badan ini mungkin akan menimbulkan efek samping.


Peneliti dari Kyungpook National University di Daegu, Korea Selatan, menyatakan bahwa proses kehilangan berat badan mungkin akan menimbulkan efek samping. Dimana dari proses tersebut akan mengirimkan polutan-polutan ke dalam aliran darah.

Lemak tubuh kita menyimpan berbagai polutan, termasuk diantaranya pestisida seperti DDT dan polychlorinated biphenyls (PCBs). Ketika seseorang kehilangan berat badan dan lemak tubuh dipecah dalam jumlah yang cukup besar, bahan kimia ini akan melepaskan dan akan dapat menyebabkan penyakit.

Hipertensi, diabetes tipe 2, penyakit jantung koroner dan rheumatoid arthritis telah dihubung-hubungkan dengan polutan-polutan tersebut.

Walaupun bahan-bahan kimia ini sudah dilarang penggunaannya di negara-negara berkembang sejak beberapa dekade yang lalu, bahan-bahan ini tetap dapat ditemukan di lingkungan dan di dalam tubuh manusia karena mereka membutuhkan waktu yang sangat lama untuk terurai.

Lalu, bagaimana penyelesaiannya agar kita tetap dapat memiliki berat badan yang sehat tanpa harus mendapat efek negatif dari penurunan berat badan ini? Peneliti merekomendasikan agar kita tetap rutin berolah raga, tapi diimbangi pula dengan mengkonsumsi makanan yang berasal dari tumbuhan untuk membersihkan tubuh kita dari polutan tersebut.

Dan tentu saja, akan lebih mudah lagi apabila kita sama sekali tidak pernah gemuk sehingga tidak perlu repot-repot menurunkan berat badan dan memperoleh efek samping ini.


MSNBC: Weight Loss May Send Pollutants Into Bloodstream





Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Efek Samping Menurunkan Berat Badan”  »»

Rabu, 19 Januari 2011

Makin Sering Jalan Kaki, Makin Rendah Risiko Diabetes

girl walk
Begitu banyak manfaat dari berjalan kaki bagi kesehatan. Salah satunya seperti yang dikatakan oleh para peneliti dari Australia. Mereka mengatakan bahwa semakin sering Anda berjalan kaki, maka semakin rendah pula risiko Anda mengidap diabetes.

Ilmuwan Australia mengikuti 592 orang usia paruh baya untuk memetakan tingkat diabetes di Australia antara tahun 2000-2005.

Partisipan mengikuti pemeriksaan kesehatan di awal penelitian dan memberikan detail mengenai pola makan dan gaya hidup mereka. Lalu semua partisipan diberikan pedometer untuk menghitung banyaknya langkah yang mereka lakukan sehari-hari.

Setelah diikuti selama 5 tahun, diketahuilah bahwa banyaknya langkah yang dilakukan berhubungan erat dengan body mass index yang lebih rendah serta rasio pinggang dan pinggul yang lebih kecil.

Peneliti juga telah memperhitungkan bahwa seseorang yang mengubah gaya hidupnya dengan berjalan 10.000 langkah sehari akan dapat memperoleh perbaikan sensitivitas insulin sebesar 3x lipat dibandingkan dengan yang berjalan 3.000 langkah sehari, 5 hari seminggu.

10.000 langkah sehari merupakan panduan kesehatan yang populer, namun ada rekomendasi terbaru yang menganjurkan 3.000 langkah per hari, 5 hari seminggu. Tampaknya panduan yang populer tersebut masih tetap yang terbaik.


Health Day: The More You Walk, The Lower Your Diabetes Risk

Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Makin Sering Jalan Kaki, Makin Rendah Risiko Diabetes”  »»

Selasa, 18 Januari 2011

Dokter Gigi Membuat Weight Loss App Untuk Iphone

iPhone tracknburn apps
Seorang dokter gigi menciptakan sebuah aplikasi iPhone yang dapat memantau makanan yang kita makan serta aktivitas olahraga yang kita lakukan.

Brian Young, seorang dokter gigi spesialis periodonsia, meluncurkan aplikasi iPhone nya yang baru yang diberi nama Tracknburn.

Aplikasi ini memungkinkan penggunanya untuk memantau makanan yang mereka makan dan aktivitas olahraga yang mereka lakukan untuk menurunkan berat badan. Aplikasi Tracknburn akan memperkirakan berapa kalori yang mereka butuhkan setelah mereka memasukkan informasi mereka dan target penurunan berat badan yang mereka inginkan.

Dalam waktu kurang dari 1 bulan, sudah ada 13.000 pengguna iPhone yang mengunduh aplikasi seharga $3.99 dollar ini. Namun, Brian membutuhkan sekitar 25.000 pengunduh agar investasinya sebesar $50.000 dollar terhadap aplikasi ini dapat kembali.

Brian mengatakan, "It was 100 percent nothing to do with money. I went into it with the idea that if I break even, I'm happy. I just wanted to do it as a hobby."


Dentistry.co.uk: Dentist creates weight loss app for iPhone



Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Dokter Gigi Membuat Weight Loss App Untuk Iphone”  »»

Sabtu, 15 Januari 2011

Seminar Kedokteran Gigi: World of Dentistry, One Day Endodontic Seminar, Dentistry Batara


1. Seminar Ilmiah World of Dentistry
22-23 Januari 2011
Hands on 29 Januari 2011
RSPAD Gatot Soebroto; Ruang aula lt 6, Jl AR Saleh No.24 Jakarta Pusat
6 SKP seminar, 3 SKP Hands On

Topik :

  1. Kesiapan menghadapi Registrasi Ulang dan Tata Cara Pembuatan Ijin Praktek
  2. Manajemen Klinik Gigi yang Maksimal
  3. Kondisi psikologis seorang anak dokter gigi
  4. Cara penanggulangan rasa takut/sensitif terhadap instrumen, saat pencetak dan adaptasi gigi tiruan ( Hands On / Kursus )
  5. Pemeriksaan gangguan sendi rahang dalam praktek sehari hari
  6. Aplikasi klinis : Pembuatan Full Denture yang cekat
  7. Crown Lengthening
  8. Gabungan perawatan prostodonsia dan ortodonsia dalam praktek sehari hari
  9. Cara cepat melepaskan crown dan pin


Pembicara :
drg. Hilly Gayatri , drg. I Putu Suprapta, Msc, Tika Bisono, MPsi, Psi , Prof.
drg. Laura Susanti Himawan, Sp.Pros (K), Prof. DR. Suzan Ellias drg,Sp
Pros, drg. Foschen Sp Pros, drg. Chairunnisa, SpBM, drg. Olivia Sahilangi
Sp Ort

Informasi:
Drg. Shinta (0813 816 37 0 37)
Drg. Kartini (0816 134 0325)
Drg. Gina (0815 87 80 213)
Drg. Jeck (0816 195 8785)
Drg. Poetry (0816 940 682)

Drg. Herawan (0818 921 455) (SMS)
Drg. Leo (0812 80 800 11) (SMS)


2. One Day Endodontic Seminar
29 Januari 2011, 08:00 - 15:00 WIB
Auditorium RS Awal Bross Tangerang - 5th Floor. Jl. MH Thamrin No.3 Tangerang

Seminar Rp. 300.000
Seminar + Hands On Rp. 850.000
Hands On Rp. 600.000 (Mendapat 1 box Protapper FHU 21mm kit senilai Rp. 635.000)

Topik:

  1. Emergensi Endodontik dan penanggulangannya
  2. Peran Axioma dalam perawatan Endodontik
  3. Preparasi Akses yang benar sebagai kunci dalam perawatan Endodontik konvensiona
  4. Teknologi teknik preparasi saluran akar dengan system NiTi
  5. Restorasi pilihan setelah perawatan endodontik dan pasca perawatan endodontik


Pembicara :
Prof. Dr. SM Soerono Akbar, drg .SpKG(K)
Winiati Sidharta, drg .SpKG(K)
Munyati Usman, drg .SpKG(K)
Endang Suprastiwi, drg .SpKG(K)
Khamizar, drg .SpKG(K)
Anggraini Margono, drg .SpKG(K)
Dewa Ayu, drg .SpKG
Dini Asrianti, drg .SpKG

Informasi:
Derma 0813 1407 9524 - (021) 557 80805
Rek BCA 1087-566005 an. Nurul Hidayah/Yunanti, drg


3. Dentistry Batara SP 2011
18 - 19 Februari 2011
Merlynn Park Hotel, Jl. K.H. Hasyim Azhari 29-31, Jakarta Pusat
6 SKP

Sebelum 31 desember 2010: Rp. 400.000 (note: dapat informasi biaya 400ribu diperpanjang sampai 17 Januari 2011)
Setelah 31 desember 2010: Rp. 500.000
hari H : Rp. 600.000

Bank BCA NoRek : 3981-373055 A/N Titik Widayanti
Bukti Transfer Fax ke drg. Titik Widayanti: 021-568 3305

Topik:

  1. Penggunaan bonegraft pada poket infrabone (drg. Trijani Suwandi, spPerio)
  2. Simple Dental Implant untuk stabilisasi gigi tiruan penuh rahang bawah (Harry N. Soemawinata)
  3. Controlling restorative costs by utilizing materials that make direct restorations fast, efficient, and sensitivity free (drg. Eko Sutijono, spKG)
  4. Peranan IQ, SQ, AQ, EQ dan kematangan kepribadian dalam meningkatkan keberhasilan praktek pribadi (Prof. DR. Tritana Gondhoyoewono,drg. MPsi.)
  5. Type of implant which can be placed during preparation and sinus lifting simultaneously (drg. Hendra Hidayat, spBM)
  6. Tata Laksana pengurusan registrasi STR (drg. Ali Noerdin, MKes.)
  7. Deteksi dan diagnosis lesi praganas dan kanker mulut (drg. Febrina Rahmayanti, spPM)
  8. Infection control in proper root canal treatment (drg. Dini Asrianti, spKG)
  9. Penanganan pencabutan gigi pada pasien dengan kompromis medis (drg. Evy Eida Fitria, spBM)
  10. Nyeri odontogenik dan pemilihan obat "pain killer" yang rasional (drg. Evy Eida Fitria, spBM)
  11. Recreating natural aesthetics with direct composite veneer (drg. Taofik Hidayat, spKG)
  12. Aplikasi Hyperbaric oxygen Therapy dalam kedokteran gigi (drg. Ganesha Wandawa, spPerio)
  13. How to makes direct composite resin restoration to bean ultimate restoration
  14. Pengenalan orthodontik cekat yang sederhana
  15. Yang perlu diketahui tentang hipertensi dan diabetes melitus di kedokteran gigi
  16. Memilih obat yang cepat, tepat, tapi aman
  17. Peran dokter gigi dalam mengatasi rasa sakit gigi dan mulut yang menjengkelkan (drg. Hananto Seno, spBM, MM)
  18. Patient Safety dalam tindakan kesehatan gigi (drg. Azrial Azwar, spBM)
  19. Bleaching eksternal atau internal (DR. drg. Mirna Febriani, MKes.)


Hands on:

  1. Aplikasi bonegraft pada poket infraboni
  2. Pelatihan, model kerja, model contoh, CD Clinical dan Technical prosedure, brosur dan referensi Dental Implant
  3. How, When, and Why of restorative post cores (2 jam)
  4. Simplifying the mysteries of direct composites (2jam)
  5. Cara mudah mengeluarkan gigi impaksi sederhana


Informasi:
drg. Wahyudi 0815 8600 5537
drg. Fedi Budi 0815 894 7262
drg. Ratnawati 0818 198 715
drg. Ita Diah 0812 829 3039
drg. David H Elwanda 0816 881 355


Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Seminar Kedokteran Gigi: World of Dentistry, One Day Endodontic Seminar, Dentistry Batara”  »»

Jumat, 14 Januari 2011

Musik Sama Nikmatnya Dengan Sex, Kata Otak Anda

piano music
Hampir semua orang suka musik, sama alasannya seperti mereka suka makan ataupun sex. Kenapa? Ternyata karena musik juga dapat membuat otak kita melepaskan suatu zat kimia yang dapat memberikan kepuasan.

Zat kimia tersebut bernama dopamine. Dopamine normalnya dapat membantu kita untuk merasakan kenikmatan saat makan ataupun berhubungan sex.

Namun, tidak semua jenis musik memberikan efek yang sama. Selera musik juga memiliki pengaruh yang cukup besar. Karena, dalam penelitian ditemukan bahwa ternyata otak seseorang yang dipantau menggunakan PET scan akan mengeluarkan dopamine lebih banyak di suatu regio yang disebut striatum apabila mereka mendengarkan musik favorit mereka, dibandingkan apabila mereka mendengarkan musik lain yang tidak mereka sukai.

Dan tidak hanya musik yang menjadi cultural experience yang mempengaruhi aktivitas otak dalam menciptakan suatu kenikmatan. Karena peneliti lain menemukan bahwa kenikmatan ini juga bisa diperoleh ketika seseorang mempelajari ilmu kesenian.


MSNBC: To your brain, music is as enjoyable as sex



Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Musik Sama Nikmatnya Dengan Sex, Kata Otak Anda”  »»

Rabu, 12 Januari 2011

Alat Untuk Hilangkan Suara Bor Dokter Gigi

dentist drill
Bagi beberapa pasien gigi, suara bor dapat meningkatkan rasa kecemasan mereka ketika melakukan perawatan. Kini sebuah alat telah diciptakan untuk menghilangkan suara menakutkan tersebut, namun tidak menghilangkan suara lain seperti suara dokter gigi yang merawatnya. Pasien pun dapat melakukan perawatan dengan lebih nyaman.

Alat baru ini memiliki cara kerja yang hampir sama dengan headphone penghilang suara, namun dirancang hanya untuk menghilangkan suara high pitch dari bor gigi.

Pasien hanya perlu menggunakan headphone tersebut, mencolokkannya ke alat pemutar musik milik mereka seperti mp3 player ataupun handphone, sehingga mereka juga dapat melakukan perawatan sambil mendengarkan musik. Lalu, suara-suara yang tidak enak seperti suara bor gigi ataupun suction saliva akan hilang begitu saja namun tanpa menghilangkan suara dokter gigi yang merawatnya.

Alat ini memiliki microphone dan chip yang dapat menganalisa gelombang suara yang masuk. Dia akan menghasilkan gelombang yang terbalik sehingga suara yang tidak menyenangkan seperti bor gigi akan hilang. Alat ini juga menggunakan teknologi yang disebut "adaptive filtering" dimana filter elektronik akan mengunci pada suatu gelombang tertentu dan menghilangkannya. Sehingga, apabila amplitudo ataupun frekuensi suara dari bor berubah maka alat ini tetap dapat tetap menangkapnya.

Alat ini merupakan ide dari Professor Brian Millar dari King's College London's Dental Institute yang terinspirasi dari Lotus, sebuah perusahaan pembuat mobil yang mengembangkan suatu sistem untuk menghilangkan suara bising lalu lintas di jalanan, namun tidak meghilangkan suara penting seperti sirine ambulans. Lalu, dengan kolaborasi selama lebih dari 1 dekade dengan para ahli di runel University dan London South Bank University maka terciptalah alat ini.

Alat ini belum tersedia bagi para praktisi gigi untuk saat ini. Namun King telah mendapat panggilan dari para investor untuk membantunya menghadirkan alat ini ke pasaran.

Professor Brian Millar mengatakan, "Many people put off going to the dentist because of anxiety associated with the noise of the dentist's drill. But this device has the potential to make fear of the drill a thing of the past."

"The beauty of this gadget is that it would be fairly cost-effective for dentists to buy, and any patient with an MP3 player would be able to benefit from it, at no extra cost. What we need now is an investor to develop the product further, to enable us to bring this device to as many dental surgeries as possible, and help people whose fear of visiting the dentist stops them from seeking the oral healthcare they need."


Medical News Today: New Device Set To Combat Fear Of The Dentist's Drill


Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Alat Untuk Hilangkan Suara Bor Dokter Gigi”  »»

Selasa, 11 Januari 2011

Akupuntur Untuk Yang Takut Dokter Gigi

acupuncture
Berbagai metode tidak henti-hentinya dikembangkan untuk mengatasi rasa takut ke dokter gigi. Semuanya memiliki tujuan yang sama, membuat pasien mau ke dokter gigi untuk meningkatkan kesehatan mulutnya. Ada satu lagi metode untuk mengatasi rasa takut pasien terhadap perawatan gigi, akupuntur.

Akupuntur diklaim dapat membuat pasien lebih tenang, rileks dan mengurangi tingkat rasa nyeri sebelum mereka melakukan kunjungan perawatan gigi. Pasien pun akan dapat mengatasi rasa takut mereka ketika duduk di kursi gigi.

Hal ini pun telah diperkuat oleh suatu penelitian mengenai pengaruh akupuntur terhadap rasa takut terhadap perawatan gigi. Ditemukan bahwa dengan 5 menit perawatan akupuntur di bagian kepala Anda sudah dapat menurunkan rasa takut terhadap perawatan gigi sampai setengahnya.

I have met patients with dental anxieties, some I would call "dental phobes" and after acupuncture sessions and treatments in my dental chair, they now walk in and out of here with smiles of glee,' kata Dr Flora Chigwedere, pendiri dan dokter gigi utama di Covent Garden Dental Spa.

Keseluruhan proses akupuntur ini, mulai dari tahap relaksasi pasien sampai pemasangan jarum berlangsung kira-kira 30 menit. Bagi dokter gigi, ini bisa jadi alternatif lain bagi Anda untuk merefer pasien dengan rasa takut terhadap perawatan gigi.


Dentistry.co.uk: Overcome dental fears with acupuncture



Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Akupuntur Untuk Yang Takut Dokter Gigi”  »»

Jumat, 07 Januari 2011

2 Dari 3 Tutorial CPR Di Youtube Menyesatkan!

youtube
Situs Youtube bisa jadi merupakan tempat belajar yang bagus untuk belajar berdandan ala Lady Gaga ataupun belajar membuat resep masakan baru. Tapi menurut sebuah penelitian, Youtube bukanlah sumber yang terpercaya untuk belajar melakukan CPR (Cardiopulmonary Resuscitation).

Peneliti tersebut menemukan ada 52 video tutorial CPR di Youtube yang hampir setengahnya diunggah oleh orang-orang yang tidak resmi bergerak di bidang kesehatan. Video lainnya diposkan oleh kelompok pribadi (bukan orang pemerintahan atau pun perkumpulan orang medis) dan oleh orang yang mengaku dirinya merupakan instruktur CPR yang bersertifikasi, dokter ataupun paramedis.

Sebagian video memberikan informasi yang akurat tentang bagaimana melakukan CPR. Namun, banyak juga video yang menampilkan prosedur CPR dengan tidak lengkap, bahkan sama sekali salah.

Hampir 2/3 video menjelaskan irama CPR secara tidak benar, bahkan ada yang tidak menjelaskannya sama sekali. 57% video juga sedikit menjelaskan seberapa dalam penekanan dada harus dilakukan.

Berdasarkan American Heart Association (AHA), irama yang ideal dalam CPR adalah paling sedikit 100 penekanan per menit , yaitu hampir sama dengan irama lagu Staying Alive milik The Bee Gees.

Tiap tekanan harus dapat mencapai kedalaman 2 inchi (5 cm) pada orang dewasa dan anak-anak. Sedangkan pada bayi adalah sekitar 1,5 inchi. Dan sangat penting untuk menjaga agar dada kembali ke posisi semula tiap selesai melakukan penekanan.

Hal yang kurang tepat lainnya yang ada di Youtube adalah hanya sebagian video yang menganjurkan "hands only CPR". Yaitu CPR yang dilakukan hanya dengan penekanan dada tanpa dilakukan mouth to mouth breathing.

Padahal AHA dan kelompok medis lainnya sekarang menganjurkan untuk melakukan hanya hands only CPR tanpa perlu mouth to mouth breathing ketika akan melakukan tindakan penyelamatan, karena menurut sebuah penelitian keduanya sama efektifnya. Kecuali bila sang penyelamat memang memiliki keahlian khusus untuk melakukan mouth to mouth breathing. (Lebih jelasnya buka artikel kami berikut: CPR Efektif Tanpa Mouth-To-Mouth Breathing)

Sang peneliti mengatakan sebaiknya perkumpulan medis seperti AHA ataupun Palang Merah harus lebih banyak terlibat dalam pemberian informasi CPR melalui media online seperti Youtube.

Dan dengan adanya penelitian ini, pihak AHA pun akhirnya terjun langsung ke Youtube dengan mengunggah beberapa video tutorial CPR di channel-nya yang beralamat di http://www.youtube.com/user/americanheartassoc.

Pihak Palang Merah pun juga telah meluncurkan video demonstrasi hands only CPR di channelnya http://www.youtube.com/user/AmRedCross.

Dua channel Youtube tersebut merupakan dua sumber yang baik dan terpercaya mengenai informasi CPR. Walaupun begitu, peneliti juga mengatakan bahwa video AHA dan Palang Merah juga belum cukup memberikan detail yang lengkap. Informasi CPR yang lebih detail bisa didapatkan di situs mereka www.americanheart.org dan www.redcross.org.


MSNBC: 2 In 3 CPR Lessons On Youtube Are Wrong



Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “2 Dari 3 Tutorial CPR Di Youtube Menyesatkan!”  »»

Kamis, 06 Januari 2011

Jalan Lebih Cepat, Umur Lebih Panjang

Sekarang memprediksi harapan hidup seseorang dapat dilakukan dengan cara yang lebih sederhana. Peneliti menemukan bahwa kecepatan seseorang ketika berjalan dapat menjadi alat prediksi untuk memperkirakan tingkat harapan hidup seseorang.

Menurut peneliti, orang yang memiliki kecepatan berjalan konsisten sebesar 1 meter per detik ataupun lebih cepat dikatakan memiliki harapan hidup yang lebih tinggi dibandingkan dengan orang lain yang kecepatan berjalannya lebih lambat dengan umur dan jenis kelamin yang sama.

Namun, bukan berarti penelitian ini menganjurkan orang supaya berjalan lebih cepat agar memiliki umur lebih panjang. Sang peneliti, mengatakan bahwa tubuh Anda akan menentukan sendiri kecepatan berjalan yang terbaik untuk Anda. Dan kecepatan inilah yang bisa dijadikan salah satu indikator kesehatan Anda.

Dan tentunya, bukan hanya kecepatan berjalan Anda saja yang menjadi indikator kesehatan, masalah kesehatan yang ada pada diri Anda juga perlu diperhatikan.

Dalam penelitian ini ditemukan pula bahwa tingkat keakuratan dari indikator ini semakin tinggi pada orang-orang yang berusia di atas 75 tahun. Dinyatakan pula bahwa kecepatan berjalan juga dapat dijadikan semacam tanda vital, sama seperti tekanan darah ataupun denyut jantung.

Cara kita berjalan dan seberapa cepat kita berjalan dipengaruhi oleh energi yang kita miliki, kendali gerak tubuh, dan koordinasi. Semua ini membutuhkan fungsi-fungsi yang baik dari sistem tubuh meliputi kardiovaskular, saraf dan sistem mukoskeletal.

Hasil penelitian ini akan dipublikasikan 5 Januari ini di Journal of the American Medical Association.


MSNBC: Walk Faster And you Just Might Live Longer

Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Jalan Lebih Cepat, Umur Lebih Panjang”  »»

Rabu, 05 Januari 2011

Gwyneth Paltrow dan Postpartum Depression

Aktris Gwyneth Paltrow merasakan hal yang berbeda setelah kelahiran anaknya yang kedua, Moses. Berbeda dengan perasaan bahagia yang pernah dia rasakan setelah anak pertamanya lahir, Paltrow merasa dia berada dalam sebuah mimpi buruk setelah kelahiran anaknya yang kedua. Ya, Paltrow mengalami pospartum depression.

"I felt like a zombie. I couldn't access my heart. I couldn't access my emotions. I couldn't connect," kata ibu berusia 38 tahun ini.

"It was terrible, it was the exact opposite of what had happened when Apple (red: anak pertamanya) was born. With her, I was on cloud nine. I couldn't believe it wasn't the same. I just thought it meant I was a terrible mother and a terrible person."

Suami Paltrow, Chris Martin, sang vokalis band Coldplay-lah yang pertama kali menyadari bahwa Paltrow mungkin mengalami postpartum depression.

"About four months into it, Chris came to me and said, 'Something's wrong. Something's wrong,' " kata Paltrow. "I kept saying, 'No, no, I'm fine.' But Chris identified it, and that sort of burst the bubble."

Paltrow mengatakan bahwa hal yang terberat adalah bagaimana dia mengakui masalah ini. "I thought postpartum depression meant you were sobbing every single day and incapable of looking after a child," jelasnya.

"But there are different shades of it and depths of it, which is why I think it's so important for women to talk about it. It was a trying time. I felt like a failure."

Namun, akhirnya Paltrow berhasil melewati masa-masa suram tersebut ditemani oleh suaminya. Dan kini dia telah memperoleh kembali semangat untuk film berikutnya, yaitu sebuah film musikal berjudul Country Strong. Untuk film ini, dia pun sempat belajar gitar dari suaminya.


People Magazine: Gwyneth Paltrow: 'I Felt Like a Zombie' with Postpartum Depression



Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Gwyneth Paltrow dan Postpartum Depression”  »»

Minggu, 02 Januari 2011

Konsultasi Kesehatan 2 Januari 2011

Pertanyaan:
nafsu saya terkadang ingin terus main laptop dan sering ingin berhadapan dengan segala bentuk alat elektronik......sehingga alat elektronik yang berukuran kecil pun seperti headset dapat mengganggu pendengaran saya sehingga meradang sakitnya,,,selain itu alat elektronik mengganggu konsentrasi saya akan belajar, inginnya dengar lagu terus atau browsing internet yang menurut saya tidaklah berguna namun tetap saya lakukan sperti facebook dan situs obrolan lainnya juga pernah saya didapati oleh guru saya browsing internet saat jam pelajaran namun hal itu belum membuat saya kapok, saya ingin mendapatkan solusi dimana saya bisa amengurangi ketergantugan saya akan alat elektronik? mohon bantuannya........


vadyla, 15, palopo


Jawaban:

Ketergantungan terhadap alat elektronik dan internet cukup banyak dialami oleh generasi muda sekarang. Tidak jarang kondisi ini menimbulkan masalah bagi yang mengalaminya. Padahal seharusnya, alat-alat elektronik dan internet seharusnya memberikan manfaat positif dan berbagai kemudahan bagi orang yang menggunakannya.

Bila masalah ketergantungan ini cukup serius, tentunya tidak dapat diatasi sendiri dan butuh bantuan dari pakarnya, dalam hal ini biasanya oleh ahli psikoterapi. Diharapkan konseling dan psikoterapi ini dapat membantu pasien dalam hal manajemen waktu dan menemukan aktivitas lain sebagai alternatif dari penggunaan alat elektronik dan internet.

Mudah-mudahan terjawab ya.

Note: Pertanyaan yang tidak ditampilkan di sini akan dijawab melalui email.

Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Konsultasi Kesehatan 2 Januari 2011”  »»

Sabtu, 01 Januari 2011

Tips Meredakan Mual Saat Hamil

pregnant
Gejala mual dan muntah sangat umum dialami oleh wanita yang sedang hamil. Walaupun kondisi ini sering disebut dengan istilah "morning sickness", pada kenyataannya banyak wanita hamil yang merasakan gejala ini sepanjang hari.

American Academy of Family Physicians memberikan tips-tips berikut untuk meredakan gejala "morning sickness" ini.

1. Siapkan beberapa porsi kecil makanan untuk mencegah Anda merasa terlalu lapar atau kenyang.

2. Hindari makanan yang berkadar lemak tinggi, berminyak, ataupun terlalu pedas, serta makanan dengan aroma yang membuat Anda mual.

3. Pilihlah nasi putih ataupun baked potato sebagai sumber asupan karbohidrat Anda.

4. Selalu sediakan cracker (rasa asin) di dekat tempat tidur Anda. Makanlah beberapa keping sebelum Anda beranjak dari tempat tidur di pagi hari.

5. Anda juga dapat menggunakan gelang akupresur seperti yang biasa digunakan orang untuk mencegah mabuk laut.

6. Beberapa wanita hamil juga merasa terganggu dengan kandungan zat besi yang terkandung di dalam suplemen prenatal. Apabila Anda juga merasakan hal yang sama, konsultasikan kembali suplemen tersebut dengan dokter Anda.


Health Day: Help Ease Morning Sickness



Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Tips Meredakan Mual Saat Hamil”  »»