Buku: SERBA SERBI KESEHATAN GIGI & MULUT (click)

Persembahan Bukune dan GigiSehatBadanSehat

DENTAL & ORAL HEALTH (click)

Beragam informasi mengenai kesehatan gigi dan mulut.

GENERAL HEALTH (click)

Perluas wawasan Anda mengenai dunia kesehatan.

CELEBRITY & HEALTH (click)

Kumpulan kisah para selebritis dunia dan kesehatannya.





Dapatkan buku kami "Serba-Serbi Kesehatan Gigi & Mulut" di toko buku terdekat. Diterbitkan oleh penerbit buku anak muda Bukune. Selengkapnya: Buku: SERBA SERBI KESEHATAN GIGI & MULUT

Jumat, 25 Maret 2011

Alternatif Lain Pengganti Benang Gigi

phillips sonicare airfloss
Bagian sela-sela gigi merupakan bagian yang sangat sulit untuk dibersihkan dengan sikat gigi. Bagaimanapun desain bulu sikat gigi, tetap tidak akan dapat menggantikan fungsi benang gigi atau dental floss. Kini Phillips memperkenalkan suatu alat yang diklaim dapat menggantikan fungsi benang gigi namun dengan penggunaan yang jauh lebih mudah.

Diperkenalkan minggu ini pada event International Dental Show 2011 di Cologne, Jerman, alat ini diberi nama dagang Sonicare Airfloss. Dikatakan bahwa alat ini dapat membersihkan plak sampai 99% dibandingkan dengan hanya menyikat gigi saja.

Dari penelitian yang dilakukan oleh Phillips, diketahui bahwa alat ini dapat menghilangkan plak sampai 99% lebih banyak dibandingkan dengan penggunaan sikat gigi saja dan pasien merasakan penggunaan Sonicare Airfloss ini jauh lebih mudah daripada menggunakan benang gigi. Pasien juga mengatakan bahwa penggunaan alat ini lebih cepat dan lebih tidak sakit dibandingkan dengan menggunakan benang gigi.

Alat ini bekerja dengan cara menyemburkan angin dan percikan air secara cepat ke daerah sela-sela gigi dan memaksa lapisan plak untuk keluar. Dengan cara kerjanya ini, maka Sonicare Airfloss dimasukkan ke dalam kategori baru sebagai alat penjaga kebersihan mulut.

Cukup menarik memang. Namun, tidak ada salahnya untuk dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui efektivitas alat ini dibandingkan dengan penggunaan benang gigi dalam membersihkan plak.


Dentistry.co.uk: The newest innovations in interproximal cleaning



Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Alternatif Lain Pengganti Benang Gigi”  »»

Kamis, 24 Maret 2011

Gangguan Mata Akibat Layar Perangkat Elektronik

Apakah Anda menghabiskan waktu 2 jam lebih dalam sehari untuk sekadar menatap layar handphone atau komputer? Bila ya, maka tips berikut ini dikhususkan untuk Anda.

Sebuah masalah kesehatan baru yang ditemukan oleh para ahli kesehatan mata yang disebut dengan istilah computer vision syndrome (CVS) kini menimpa banyak orang. Masalah ini dapat dialami oleh lebih dari 90% orang yang menghabiskan waktu 2 jam atau lebih untuk menatap layar monitor secara terus-menerus. Layar monitor ini bisa berupa layar komputer, e-reader, ataupun smartphone Anda.

CSV ini biasanya ditandai oleh gejala seperti pandangan yang kabur, sakit kepala, mata kering, dan bahkan jarak pandang pendek yang berkepanjangan.

Apabila Anda merupakan orang yang sering menatap layar monitor secara terus-menerus, maka Anda perlu mengikuti tips-tips berikut ini:

1. 20-20-20
Yang dimaksud dengan aturan 20-20-20 adalah memalingkan pandangan dari layar monitor setiap 20 menit sekali, lalu fokuskan pandangan pada suatu titik yang berjarak 20 kaki (kurang lebih 6 meter) dari Anda selama 20 detik. Agar tidak lupa, Anda dapat menginstal aplikasi alarm pada perangkat elektronik Anda.

2. Letakkan monitor lebih rendah dari mata Anda
Fokus terbaik yang dapat dilakukan oleh mata Anda adalah ketika melihat ke arah bawah. Selain itu, dengan memandang ke arah bawah maka kelopak mata Anda akan lebih menutup sehingga mencegah air mata untuk menguap dan mencegah kekeringan pada bola mata. Oleh karena itu, aturlah posisi monitor Anda agar bagian atas monitor berada setinggi mata Anda, bisa dengan mengatur tinggi meja kerja ataupun kursi Anda.

3. Atur terangnya monitor
Mengurangi brightness dan contrast dari layar monitor Anda juga dapat membantu mencegah CSV. Bisa juga diakali dengan menggunakan lapisan anti-glare untuk menutupi layar monitor perangkat elektronik Anda.

4. Menggunakan kacamata khusus untuk CSV
Selain cara-cara di atas, Anda juga dapat menambahkan tips ini, yaitu menggunakan kacamata khusus komputer. Anda dapat meminta dokter mata Anda untuk meresepkan kacamata khusus ini. Kacamata ini didesain khusus untuk mengurangi ketegangan pada otot mata Anda.

5. Berkedip dengan pelan
Kekeringan pada mata dapat pula diatasi dengan sering berkedip dan berkedip dengan pelan seperti ketika Anda akan tidur. Manurut para ahli, orang memiliki frekuensi berkedip yang lebih rendah ketika sedang memandang layar monitor. Hal inilah yang menyebabkan kekeringan pada mata.


MSNBC


Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Gangguan Mata Akibat Layar Perangkat Elektronik”  »»

Minggu, 20 Maret 2011

5 Kesalahan Orang Ketika Berlari

jogging
Berlari merupakan salah satu aktivitas fisik yang banyak dilakukan orang untuk menjaga kebugarannya. Namun, jika berlari dilakukan dengan cara yang salah tentunya akan mengakibatkan timbulnya masalah baru. Berikut ini adalah 5 kesalahan yang dilakukan orang ketika berlari.

1 . Pola lari yang asimetris
Pola belari yang tidak seimbang, dimana ketika berlari orang menghentakkan salah satu kakinya ke tanah lebih keras daripada kaki sebelahnya menandakan adanya kelainan mekanik dari gaya berlari yang dapat menimbulkan cedera. Hal ini cukup mudah diketahui yaitu dengan mendengar hentakan kaki seseorang ketika berlari.

2. Menjatuhkan lutut ke arah dalam dan pinggul yang lemah
Masalah lain yang ditemukan adalah lutut yang dijatuhkan ke arah dalam ketika berlari. Hal ini biasanya diakibatkan oleh otot bokong yang lemah.

Ketika berlari seharusnya lutut Anda tetap berada lurus dengan pinggul. Namun, apabila pinggul Anda lemah dan tidak dapat menopang berat tubuh dengan baik, maka beban akan diteruskan ke lutut yang akan menyebabkan lutut bergerak ke arah dalam ketika kaki menapak.

Untuk mengatasinya, Anda perlu menguatkan pinggul Anda dengan melatih otot-otot bokong Anda.

3. Berlari dengan menggunakan bagian kaki (ujung kaki atau bagian samping kaki) yang Anda tidak terbiasa menggunakannya
Dua gaya berlari tersebut sebenarnya oke-oke saja. Hanya saja jika Anda memiliki kebiasaan untuk berlari dengan menapakkan bagian belakang kaki terlebih dahulu, gaya yang diterima kaki biasanya lebih besar daripada apabila Anda menapakkan bagian depan kaki terlebih dahulu.

Namun, bukan berarti Anda harus mengganti gaya berlari Anda. Tetaplah berlari dengan menggunakan gaya yang Anda merasa nyaman dengannya. Namun apabila Anda ingin mengganti gaya berlari Anda, mak Anda perlu berlatih secara bertahap agar terbiasa dan kaki Anda cukup kuat dengan gaya berlari yang baru.

4. Melangkah dan berayun dengan berlebihan
Melangkahkan kaki dan mengayunkan tangan secara berlebihan ketika berlari merupakan satu dari dua penyebab utama sakit punggung akibat berlari.

Disebut berlebihan ketika melangkah yaitu apabila Anda melangkahkan kaki terlalu lebar dari ukuran tubuh Anda, sehingga menyebabkan rotasi yang berlebihan pada tulang belakang. Mengayunkan tangan secara berlebihan juga dapat menyebabkan rotasi seperti ini.

5. Tidak memperhatikan jenis kaki yang Anda miliki
Tidak semua orang memiliki lengkung kaki yang baik, dan mereka yang memiliki kaki yang datar biasanya yang agak kerepotan.

Sepatu olah raga umumnya dibuat untuk orang dengan lengkung kaki yang normal. Bagi mereka yang kakinya datar, perlu didesain sepatu khusus.

Beberapa toko penjual sepatu olah raga dapat menganalisa jenis kaki yang Anda miliki. Dan mereka akan memilihkan desain sepatu yang tepat untuk kaki Anda.


MSNBC: 5 running mistakes you didn't know you make



Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “5 Kesalahan Orang Ketika Berlari”  »»

Kamis, 17 Maret 2011

Perokok Pasif Memiliki Risiko Gigi Berlubang?

second hand smoke
Sudah diketahui bahwa kebiasaan merokok juga dapat menimbulkan masalah rongga mulut. Mulai dari penyakit gusi, sampai yang paling parah yaitu kanker mulut. Namun, sebuah penelitian baru mengungkap hal lain.

Berdasarkan sebuah penelitian di Harvard School of Dental Medicine, diketahuilah bahwa perokok pasif atau orang yang menghirup asap rokok yang berasal dari perokok aktif ternyata juga memiliki risiko gigi berlubang. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

Dari penelitian ini ditemukan bahwa walaupun tidak secara langsung mengkonsumsi rokok, asap rokok yang ikut terhirup oleh perokok pasif juga akan memengaruhi aliran saliva (air ludah) yang ikut memiliki andil dalam menjaga kebersihan mulut.

Dengan berkurangnya produksi saliva, kemampuan rongga mulut untuk menjaga kebersihannya pun akan berkurang. Tingkat keasaman mulut akan meningkat, sehingga memudahkan lubang gigi untuk terbentuk.

Saat ini, mulai banyak orang yang menyadari bahaya dari kebiasaan merokok. Hampir 2/3 dari perokok ingin menghentikan kebiasaan buruknya itu. Dan diharapkan, dengan diketahuinya bahaya asap rokok terhadap orang lain di sekitarnya, mereka dapat lebih termotivasi lagi untuk memantapkan niatnya berhenti dari kebiasaan ini.


Dentistry.co.uk: Second-hand smoke may be a cavity risk



Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Perokok Pasif Memiliki Risiko Gigi Berlubang?”  »»

Minggu, 13 Maret 2011

Konsultasi Kesehatan 13 Maret 2011

Pertanyaan:
saya mau tanya kalau untuk bleaching sebenarnya sehat ga sih buat gigi? ada yang bilang katanya mengurangi lapisan pori2 gigi dan kelamaan akan ngilu? dan yang aman untuk memutihkan gigi seperti apa? terimakasih...

aan, 32 tahun, tangerang


Jawaban:

Perawatan bleaching relatif aman untuk gigi dan kesehatan rongga mulut pada umumnya. Asalkan gigi yang akan di-bleaching telah memenuhi syarat untuk dilakukan perawatan ini, dan perawatan bleaching dilakukan di bawah pengawasan orang yang ahli yaitu dokter gigi.

Pada beberapa orang mungkin bisa mengalami gigi sensitif atau linu ketika melakukan perawatan bleaching. Namun, gejala ini biasanya akan hilang sendiri maksimal dalam dua hari. Apabila gejala linu berlanjut, segera hubungi kembali dokter gigi.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai prosedur perawatan bleaching ini, silahkan hubungi dokter gigi Anda. Atau bisa juga dengan membaca buku kami "Serba-Serbi Kesehatan Gigi dan Mulut" yang bisa didapatkan di toko buku terdekat: http://bukune.com/Kesehatan/Serba-Serbi-Kesehatan-Gigi-Mulut/Detailed-product-flyer.html


Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Konsultasi Kesehatan 13 Maret 2011”  »»

Sabtu, 12 Maret 2011

Seminar Kedokteran Gigi: Peril IV Iprosi; Etis, Estetis Dan Legal Di Kedokteran Gigi

Seminar kedokteran gigi 1:
PERIL IV Iprosi (6 skp)
8-9 JULI 2011
Hotel Horison, Bandung.

Biaya:
Koas dan s1 Rp.400.000
Dokter gigi Rp. 500.000 (Sampai akhir Maret), setelah Maret Rp. 600.000

Transfer ke:
drg. Ria Firman, BCA KCU Dago Bandung no. rekening 777 0361 880 (no tlp: 08122319410)
drg. Vita, Mandiri KCU Surapati Bandung no. rekening 13100 0540 8689 (no tlp: 085720005070)


Seminar kedokteran gigi 2:
Etis, Estetis Dan Legal Di Kedokteran Gigi
Sabtu, 9 April, 7:30 - 10:30 WIB
Graha BIK Iptekdok
Kampus A – Universitas Airlangga
Jl. Prof. Dr. Moestopo 47
Surabaya, Indonesia

TOPIK PEMBICARA :
1. Anna Haroen Atmodirono, SH. Konsultan Hukum Persi Jatim
Materi : Kiat dokter gigi menghindari tuntutan hukum dan solusinya
2. Ananta Tantri Budi, drg.SH.MS, SpKG (K)
Materi : Praktek dokter gigi yang etis dan legal
3. Waloejo Noegroho drg, SpPros
Materi : Gigi sebagai sarana identifikasi
4. Jusuf Sjamsudin, drg., SpOrt (K)
Materi : Esthetic Ortodontic
5. Roberto Simanjuntak, drg., SpBM
Materi : Komplikasi pasca pencabutan gigi dan penanganannya

TABLE CLINIC :
karlina Samadi, drg.,M.S.,Sp.KG (K)
Perawatan Bleaching untuk perbaikan estetik (Rp 400.000,-)

BIAYA PENDAFTARAN :
Sebelum 31 Maret 2011
Anggota PDGI cab. Surabaya Rp. 150.000,-
Non-anggota PDGI Cab. Surabaya Rp. 175.000,-
Mahasiswa S1 Rp. 125.000,-

Setelah 31 Maret 2011
Anggota PDGI cab. Surabaya Rp. 175.000,-
Non-anggota PDGI Cab. Surabaya Rp. 200.000,-
Mahasiswa S1 Rp. 150.000,-

PENDAFTARAN
Transfer ke rekening BCA KCP Klampis
No rek. 5200218932 an. Dr. Dian Mulawarmanti, drg., MS
Bukti transfer dikirim melalui faximile ke PDGI 031- 5932416 dan dibawa saat pendaftaran ulang
atau
Tunai ke sekretariat PDGI cab. Surabaya
Jl. Klampis AJi I blok P Surabaya
telp. 031-5932395


Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Seminar Kedokteran Gigi: Peril IV Iprosi; Etis, Estetis Dan Legal Di Kedokteran Gigi”  »»

Penyebab Baru Hipertensi: Minuman Manis

soda soft drink
Kebiasaan mengkonsumsi minuman yang manis ternyata juga dapat menjadi faktor pemicu dari hipertensi atau tekanan darah tinggi, begitulah yang ditemukan oleh sebuah penelitian terbaru di Inggris. Lalu berapa batas asupan minuman manis yang dianjurkan ahli kesehatan?

Minuman seperti softdrink dan minuman buah dikatakan berhubungan dengan risiko tinggi hipertensi pada orang dewasa. Namun kenapa hal ini bisa terjadi masih belum diketahui. Peneliti menduga hal ini ada hubungannya dengan kandungan glukosa dan fruktosa yang terdapat pada minuman tersebut.

Peneliti menemukan bahwa dari setiap sajian minuman manis (355 ml) per hari, seseorang dapat mengalami peningkatan tekanan darah yang signifikan baik pada sistol maupun diastol (+1,6 dan +0,8). Dan tentunya kondisi ini akan semakin diperparah apabila orang tersebut juga mengkonsumsi sodium (garam, MSG) dalam kadar yang cukup tinggi.

Sebelum diketahui sebagai penyebab hipertensi, minuman manis juga sudah diketahui berkaitan erat dengan risiko diabetes tipe 2, obesitas, dan penyakit jantung. Oleh karena itu, peneliti menganjurkan untuk membatasi konsumsinya dalam jumlah yang terbatas. American Heart Association menganjurkan untuk membatasi konsumsi minuman manis hanya sampai 3 kaleng (1 kaleng 12 ounce atau 355 ml) per minggu bagi mereka yang per harinya memperoleh asupan 2.000 kalori dari makanan dan minuman.


Health Day: Sugary Drinks Might Raise Hypertension Risk



Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Penyebab Baru Hipertensi: Minuman Manis”  »»

Rabu, 09 Maret 2011

Seminar Kedokteran Gigi: Seminar Sehari Perkembangan Terkini Di Bidang Periodontology

Seminar Kedokteran Gigi:
Seminar Sehari Perkembangan Terkini Di Bidang Periodontology (4 SKP)
Sabtu,19 Maret 2011
8.00-16.00
Venue: Bale Rumawat UNPAD Jl Dipati Ukur 35 Bandung

Dengan Ceramah Ilmiah:
- A 40 year Restrospective of Periodontology
- Nutrition and Periodontal Disease- Virus and Priodontal Disease
- Aggressive Periodontitis @FKG UNPAD
- Peningkatan Kualitas Hidup dgn Perawatan Non Bedah
- Diagnostik Perio Terkini
- Resesi Gingiva dan Penatalaksanaannya
- Kelainan Periodontal dalam hubungan dengan defisiensi estrogen dan penatalaksaannya
- Penggunaan Growth factor alami untuk periodontal regenerative.

Menghadirkan pembicara tamu:
Prof. Ubele Van Der Velden (Belanda)

Biaya:
Rp.195rb (s/d tgl 14Maret) Rp.225rb (15Mar-17Maret)
Pendaftaran via transfer ke rek a.n Henry Yonatan Mandalas (HP: 081809686038)
BCA
2331601316
Mandiri
1310005939980


Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Seminar Kedokteran Gigi: Seminar Sehari Perkembangan Terkini Di Bidang Periodontology”  »»

Selasa, 08 Maret 2011

Kuku Kaki Anda Mengungkap Risiko Kanker Paru

toe
Untuk mengetahui risiko seseorang terhadap penyakit kanker paru, biasanya dokter akan menanyakan riwayat merokok orang tersebut yang bisa jadi bukanlah sumber data yang akurat. Kini peneliti menemukan sumber data lain yang lebih akurat untuk mengetahui risiko kanker paru, yaitu dengan melalui potongan kuku kaki.

Dari penelitian terungkap bahwa pria dengan tingkat nikotin yang tinggi pada kuku kaki mereka, ternyata 3,5 kali lebih rentan terhadap kanker paru. Dan hasil ini tidak dipengaruhi oleh riwayat merokok mereka, karena orang yang sedikit merokok atau bahkan tidak pernah merokok pun bisa saja menghirup nikotin lebih banyak.

Lalu kenapa kuku kaki yang dijadikan indikator? Kata peneliti, kuku jempol itu tumbuh dengan lambat sehingga kadar nikotin yang terkandung di dalamnya relatif lebih stabil dibandingkan dengan yang terdapat pada air ludah ataupun air seni.

Nikotin sendiri sebenarnya bukanlah zat penyebab kanker. Kadar nikotin dijadikan patokan karena diasumsikan bila kadarnya tinggi maka tingkat paparan terhadap bahan karsinogen yang terdapat di dalam rokok pun akan besar pula.

Kadar nikotin di dalam tubuh dapat dijadikan biomarker paparan terhadap rokok (tembakau). Dan dengan mengetahui kadar nikotin yang ada di dalam tubuh maka diharapkan seseorang dapat lebih termotivasi untuk berhenti merokok ataupun lebih berhati-hati lagi terhadap paparan asap rokok karena menjadi perokok pasif.


MSNBC: Toenails May Hold Clue To Lung Cancer Risk



Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Kuku Kaki Anda Mengungkap Risiko Kanker Paru”  »»

Senin, 07 Maret 2011

Konsultasi Kesehatan 7 Maret 2011

Pertanyaan:
saya punya masalah sama gigi saya,gigi saya bolong dan ada yg ompong jg,terus banyak karang gigi nya.


pertanyanya,dimana tempat membersihkan gigi yg bagus dan juga tmpat pasang kawat gigi yg bagus,dan bisa ga pake gigi palsu klu pake kawat gigi


trma ksih


Raska, 25 thn, Jakarta Barat


Jawaban:

Hai Raska,
maaf untuk rekomendasi tempat perawatan gigi yang bagus kami tidak dapat memberikannya, karena kami dokter gigi terikat dengan aturan yang namanya etik kedokteran. Jadi tidak boleh mempromosikan diri sendiri atau dokter lain secara terbuka. Silahkan tanyakan keluarga atau teman, mengenai tempat perawatan gigi yang bagus dan terpercaya.

Kami cuma dapat meberikan pesan, carilah dokter yang "care" dengan masalah kamu. Dapat dilihat dari caranya menjelaskan masalah kesehatan gigi yang kamu alami, penyebabnya, cara mencegahnya, dan cara mengatasinya.

Yang kedua, ketika akan melakukan perawatan dengan menggunakan kawat gigi, biasanya gigi palsu tidak dipakai, karena akan mengganggu kerja alat untuk menggerakan gigi. Jadi dilepas dulu sampai perawatan kawat giginya selesai.

Mudah-mudahan membantu.


Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Konsultasi Kesehatan 7 Maret 2011”  »»

Kamis, 03 Maret 2011

Sikap Pesimis Akan Menghambat Efektivitas Suatu Terapi

nurse
Sebuah penelitian terhadap otak memperlihatkan bahwa sikap pesimis dari pasien dapat menghambat efektivitas dari suatu terapi perawatan kesehatan, sehebat apapun terapi itu. Untuk itu, dokter sangat perlu memperhatikan sikap dari pasien yang dirawatnya terhadap perawatan yang dilakukannya.

Percaya atau tidak, rasa percaya kita terhadap suatu terapi akan mempengaruhi hasil perawatan dari terapi tersebut. Bila kita yakin suatu terapi akan dapat menyembuhkan, maka kita pun dapat sembuh walaupun sebenarnya terapi tersebut sebenarnya tidak memberikan pengaruh apapun. Dalam penelitian hal ini biasa disebut dengan istilah efek placebo.

Begitu pun sebaliknya, bila kita memiliki anggapan bahwa terapi yang dilakukan tidak manjur, maka hasil perawatannya tidak akan memperlihatkan hasil yang optimal.

Mengenai efek placebo ini, sebenarnya peneliti sudah tahu sejak lama. Mereka dapat mengukur efek placebo ini dengan membandingkan pengaruh obat betulan dengan obat bohongan. Naracoba yang diberikan obat bohongan diyakinkan bahwa obat yang diberikannya itu benar-benar obat asli dan ternyata tindakan ini benar-benar memberikan efek terapi.

Sementara itu, penelitian lain mencoba mempelajari pengaruh dari pikiran pesimis terhadap efektivitas suatu terapi perawatan. Dan mereka pun berhasil membuktikannya juga. Dikatakan bahwa sikap pesimis ini juga akan turut mempengaruhi rasa cemas seseorang, dan dapat mempengaruhi hasil dari suatu tindakan perawatan.

Sementara hal ini perlu diteliti lebih dalam lagi, untuk sekarang para dokter dan tenaga kesehatan dirasa perlu untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan pasiennya untuk meningkatkan rasa percaya terhadap perawatan yang mereka rekomendasikan. Pasien juga perlu membangun harapan yang kuat dan positif untuk sembuh serta membangun rasa percaya terhadap tenaga kesehatan yang memberikannya perawatan.

Untuk membangun rasa percaya, dokter juga perlu bersikap lebih terbuka. Bila suatu tindakan perawatan akan menimbulkan rasa sakit, maka katakanlah hal tersebut kepada pasien. Dengan begitu pasien akan merasa bahwa dia tidak dibohongi sehingga dapat timbul rasa percaya pasien terhadap dokternya, termasuk dia akan percaya bila dokternya mengatakan bahwa penyakitnya ini dapat disembuhkan.


Associated Press: Better think positive: Pessimism can block therapy


Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Sikap Pesimis Akan Menghambat Efektivitas Suatu Terapi”  »»

Rabu, 02 Maret 2011

Seminar Kedokteran Gigi: Bandung Dentistry 8

Seminar kedokteran gigi: Bandung Dentistry 8
SKP: ?
Jumat-Sabtu, 3-4 Juni 2011
Hotel Aston Primera Pasteur
Jl. dr. Junjunan 96 Bandung


Pendaftaran:
Pendaftaran dapat dilakukan langsung di Sekretariat PDGI Cabang Bandung, Gedung A Lt.3 Kampus FKG Unpad Jl. Sekeloa Selatan I Bandung. Senin-Jumat 09.00-15.00, Sabtu 09.00-12.00.

Pendaftaran tidak langsung dapat dilakukan dengan mentransfer uang pendaftaran acara, acara tambahan, dan biaya hotel ke Rekening BCA Cabang Ahmad Yani Bandung Nomor 4370781481 a.n Ika Kartini. Bukti transfer disertai nama jelas tanpa gelar dan singkatan, alamat lengkat, nomor HP, acara tambahan yang diikuti (bila ada), pilihan tanggal menginap (jika memesan hotel) faks ke (022)2532828 atau e-mail pdgi.bandung@yahoo.co.id


Biaya Pendaftaran:
Anggota PDGI Cabang Kota Bandung
1 Des 2010 - 27 Mar 2011 Rp. 575.000
28 Mar 2011 - 2 Juni 2011 Rp. 675.000

Non Anggota PDGI Cabang Kota Bandung
1 Des 2010 - 27 Mar 2011 Rp. 645.000
28 Mar 2011 - 2 Juni 2011 Rp. 745.000


Biaya Akomodasi:
Aston Primera Pasteur
Deluxe Rp. 608.000
Deluxe Garden Rp. 728.000

Pilihan tanggal menginap :
2-4 Juni 2011 (ci 14.00 2 Jun co 12.00 5 Jun)
3-4 Juni 2011 (ci 14.00 3 Jun co 12.00 5 Jun)
3 Juni 2011 (ci 14.00 3 Jun co 12.00 4 Jun)


bandungdentistry8.blogspot.com


Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Seminar Kedokteran Gigi: Bandung Dentistry 8”  »»

Kereta Belanja Supermarket Lebih Kotor Dari Toilet

shopping cart
Setiap hari, orang berbelanja di supermarket membawa kereta ataupun keranjang belanja. Beberapa kereta belanja bahkan dilengkapi kursi kecil sebagai tempat duduk bagi mereka yang membawa balitanya berbelanja. Namun, sebuah penelitian di Amerika memperlihatkan fakta yang cukup mengejutkan bahwa ternyata pegangan kereta belanja di supermarket ternyata mengandung lebih banyak bakteri E. coli daripada toilet.

Peneliti dari University of Arizona mencoba mengambil sampel bakteri di pegangan kereta belanja di empat negara bagian Amerika. Dari 85 kereta belanja yang diperiksa komposisi bakterinya, ternyata 72 persen ditemukan adanya bakteri-bakteri feses.

Diteliti lebih lanjut lagi dari 36 kereta belanja yang diperiksa, ditemukan bahwa 50% atau setengahnya mengandung E. coli.

Dikatakan bahwa jumlah ini lebih banyak daripada jumlah bakteri feses yang terdapat di toilet. Kenapa bisa begitu? Hal ini dikarenakan toilet itu rutin dibersihkan dengan menggunakan disinfektan, sedangkan pegangan dari kereta belanja tidaklah demikian.

Hal inilah yang bisa menjadi jawaban dari penelitian sebelumnya yang menemukan bahwa anak-anak yang biasa mengendarai kereta belanja lebih mudah mengalami infeksi yang disebabkan oleh bakteri seperti salmonella dan campylobacter.

Cara paling baik untuk melindungi anak Anda yang akan mengendarai kereta belanja adalah dengan membersihkan terlebih dahulu pegangan kereta belanja menggunakan disinfektan pembersih tangan.

Kalau begitu, bukan hanya pegangan kereta belanja yang perlu diwaspadai. Semua benda yang disentuh oleh umum juga perlu diperhatikan, seperti misalnya gagang pintu, pegangan tangga, dan semacamnya.


MSNBC: E. coli Found On 50 percent of Shopping Carts


Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Kereta Belanja Supermarket Lebih Kotor Dari Toilet”  »»

Selasa, 01 Maret 2011

Seminar Untuk Umum: Pentingnya Perawatan Gigi dan Mulut

Penyakit gigi dan mulut dapat memicu penyakit lain seperti sakit kepala, bahkan penyakit yang lebih berbahaya seperti jantung, stroke, diabetes dan kelahiran prematur. Sayangnya masih banyak yang abai dalam merawat gigi. Kewajiban 6 bulan sekali memeriksakan gigi kerap tak dipatuhi. Bagaimana perawatan gigi dan mulut yang tidak tepat dapat memicu penyakit lain? Dan bagaimana mengatasinya?

Kami mengundang Anda untuk menghadiri diskusi Klinik yang akan membahas soal ini. Acara akan diadakan pada :

Hari : Selasa, 1 Maret 2011
Waktu : Pukul 09.00 – 10.00 WIB
Tema : Pentingnya Perawatan Gigi dan Mulut
Tempat : Kedai Tempo, Jl. Utan Kayu no.68H Jakarta Timur 13120

Narasumber :
1. drg. Septiana Nia Swastika, dokter di RS.Bhayangkara Brimob Kelapa Dua Depok dan Klinik Gigi Mampang Media, Sawangan Depok
2. Firla Fransiska, pasien gigi patah dan berlubang

Acara ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya. Disiarkan juga di radio-radio jaringan KBR68H diseluruh Indonesia.

Terimakasih

Promosi KBR68H
RSVP. Tania (021) 8513386



Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Seminar Untuk Umum: Pentingnya Perawatan Gigi dan Mulut”  »»

Tips Hindari Flu Dan Mencegah Penularannya

wash hand
Dengan kondisi cuaca yang masih tidak menentu seperti sekarang ini, tentunya wabah flu masih akan terus melancarkan serangannya. Berikut ini beberapa tips lagi untuk menghindari flu dan mencegah penularannya.

1. Stop rokok
Satu lagi alasan kenapa Anda perlu menghentikan kebiasaan merokok. Dikatakan oleh ahli kesehatan bahwa kebiasaan merokok ini ternyata juga dapat meningkatkan kemungkinan Anda untuk terserang infeksi.

2. Tetap fit
Sudah menjadi rahasia umum bahwa gaya hidup yang sehat tentu merupakan upaya yang mutlak dilakukan untuk mencegah penyakit. Makan makanan yang sehat, olahraga yang rutin, dan istirahat yang cukup adalah kata kuncinya. Kalaupun Anda masih terserang penyakit, gaya hidup yang sehat ini akan membantu tubuh Anda untuk pulih lebih cepat.

3. Jaga tangan Anda
Kontak dari tangan ke tangan ataupun kontak dengan benda-benda yang ditutupi oleh partikel virus, lalu Anda gunakan tangan Anda tersebut untuk menyentuh mata, hidung, ataupun mulut merupakan cara penyebaran utama dari virus flu. Oleh karena itu, jagalah tangan Anda tersebut. Dan apabila Anda sedang bersin, mulailah untuk membiasakan mengarahkan mulut Anda ke siku, bukannya ke tangan Anda. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit ini ke orang lain melalui tangan Anda.

4. Lakukan vaksinasi flu
Dikatakan bahwa dengan melakukan vaksinasi flu, maka risiko Anda untuk terserang flu dapat diturunkan mulai dari 50 sampai 90%. Jadi, apabila Anda termasuk orang yang mudah terserang flu, tidak ada salahnya untuk melakukan vaksinasi ini. Bahkan lembaga Centers for Disease Control (CDC) di Amerika menganjurkan semua orang di atas usia 6 bulan untuk melakukan vaksinasi ini.

5. Hindari stres
Lakukanlah berbagai hal yang dapat menghilangkan stres. Stres akan membuat tubuh untuk menghasilkan hormon kortikosteroid secara berlebihan yang akan mempengaruhi kekebalan tubuh terhadap infeksi.

6. Cuci tangan lebih sering
Tidak hanya ketika mandi atau sebelum makan, cucilah tangan Anda juga setelah menggunakan toilet, ketika akan memasak dan menyiapkan makanan, ataupun ketika Anda akan menyentuh mata, hidung, atau mulut. Apabila menurut Anda mencuci tangan di wastafel terlalu merepotkan, Anda dapat menggunakan hand sanitizer yang berbentuk gel.

7. Gunakan piring Anda sendiri
Tidak jarang dalam satu keluarga ada yang memiliki kebiasaan menggunakan perabot rumah tangga seperti piring atau gelas bersama-sama. Padahal piring, gelas, dan semacamnya merupakan media yang cukup baik untuk penyebaran penyakit flu. Dan ketika Anda terserang flu sebaiknya Anda tidak melakukan pekerjaan rumah seperti memasak dan mencuci piring, karena Anda akan menyebarkan kuman ke keluarga Anda.

8. Ambil cuti ketika sakit
Ketika Anda terserang flu, ada baiknya untuk mengambil cuti agar dapat beristirahat total di rumah. Tubuh Anda membutuhkan istirahat untuk menyimpan energi dan kalori untuk melawan infeksi. Plus, bersembunyi di rumah merupakan cara yang paling mudah untuk mencegah penularan flu.

9. Basmi kuman
Virus flu dapat hidup di permukaan rata dan tidak berporus seperti meja dapur, meja kamar mandi, wastafel, maupun toilet sampai lebih dari 3 hari. CDC merekomendasikan untuk membersihkan barang-barang seperti ini dengan menggunakan campuran larutan pemutih pakaian (chlorine) dan air untuk membunuh kuman dan virus. Lap barang-barang tersebut dengan larutan ini, lalu diamkan selama 10 menit. Setelah itu bilas dengan air.


MSNBC: Don't Get The Flu, Don't Spread It


Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Tips Hindari Flu Dan Mencegah Penularannya”  »»