Buku: SERBA SERBI KESEHATAN GIGI & MULUT (click)

Persembahan Bukune dan GigiSehatBadanSehat

DENTAL & ORAL HEALTH (click)

Beragam informasi mengenai kesehatan gigi dan mulut.

GENERAL HEALTH (click)

Perluas wawasan Anda mengenai dunia kesehatan.

CELEBRITY & HEALTH (click)

Kumpulan kisah para selebritis dunia dan kesehatannya.





Dapatkan buku kami "Serba-Serbi Kesehatan Gigi & Mulut" di toko buku terdekat. Diterbitkan oleh penerbit buku anak muda Bukune. Selengkapnya: Buku: SERBA SERBI KESEHATAN GIGI & MULUT

Sabtu, 28 Mei 2011

Anestesi Gigi Dengan Kontrol Yang Lebih Baik dan Lebih Nyaman

Sebuah perusahaan farmasi dental yang cukup ternama, Septodont, baru-baru ini mengumumkan peluncuran produk barunya yang bernama Septoject Evolution needle yang diklaim akan memberikan kontrol yang lebih baik bagi para praktisi dan lebih nyaman bagi pasien.


Septoject Evolution dirancang agar dapat menghasilkan penetrasi yang lebih halus dengan displacement yang minimal. Hal ini berarti akan menghasilkan proses penyuntikan yang lebih nyaman bagi pasien, bahkan apabila digunakan untuk multiple injection.

Bevel jarum memiliki desain sepeti scapel untuk insersi yang lebih mudah dan dapat mengurangi defleksi, yang artinya membutuhkan gaya 29% lebih kecil dari Anda.

Septoject Evolution tersedia untuk ukuran jarum 27G dan 30G pendek (25 mm). Tersedia pula ukuran 30G dengan ukuran yang lebih pendek (9 mm) untuk penyuntikan intraligamen.


Dentistry.co.uk: A Dental Anaesthetic with Greater Control and Less Discomfort


Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Anestesi Gigi Dengan Kontrol Yang Lebih Baik dan Lebih Nyaman”  »»

Jumat, 20 Mei 2011

Air: Mitos dan Fakta

Betulkah kalau kita harus minum delapan gelas air dalam sehari? Betulkah kita hanya perlu minum air ketika merasa haus saja? Betulkah teh dan kopi dapat menyebabkan dehidrasi? Mari kita cari tahu faktanya.


Mitos: Kita perlu minum delapan gelas air dalam sehari.
Fakta: Tidak ada yang tahu pasti siapa pembuat aturan delapan gelas ini. Faktanya, kebutuhan air Anda tergantung dari jenis asupan makanan, ukuran tubuh, dan proses metabolisme di dalam tubuh.

Bagaimana cara mudah menghitung kebutuhan air kita? Mungkin tips ini dapat dilakukan bagi Anda yang memiliki berat badan stabil. Timbang berat badan Anda setiap pagi selama 3 sampai 4 hari berturut-turut. Apabila Anda kehilangan beberapa ons dari hari sebelumnya, minumlah air sebanyak kehilangan berat tubuh Anda tersebut di pagi hari, dan sesuaikan kebutuhan air sehari-hari sampai berat Anda kembali stabil.

Mitos: Minumlah hanya ketika merasa haus.
Fakta: Bagi kebanyakan orang hal ini mungkin benar. Namun, apabila Anda memiliki kegiatan fisik yang aktif maka rumus ini perlu diubah. Apabila Anda seorang atlit atau memiliki pekerjaan yang banyak membuang keringat, Anda perlu minum cukup air sebelum melakukan aktivitas fisik tersebut walaupun Anda tidak merasa haus sekali pun.

Aktivitas fisik yang berat akan membuang air dalam tubuh Anda lebih cepat daripada respon yang diberikan otak untuk menimbulkan perasaan haus. Selain itu, air membutuhkan waktu kira-kira selama 60 menit untuk sampai ke jaringan otot Anda. Dengan meminum cukup air sebelum beraktivitas berat, maka diharapkan air sudah dapat sampai ke bagian tubuh tersebut disaat mereka membutuhkannya.

Mitos: Teh dan kopi dapat mengakibatkan dehidrasi.
Fakta: Minuman berkafein tidak mengakibatkan dehidrasi apabila Anda meminumnya dalam jumlah wajar, yaitu sekitar 5 cangkir dalam sehari ataupun kurang dari itu. Apapun jenis minuman yang Anda konsumsi, tetaplah masuk dalam hitungan sebagai asupan air Anda. Hanya saja, perlu diperhatikan asupan gula yang berasal dari minuman tersebut.

Mitos: Minum air sebelum makan dapat membantu menurunan berat badan.
Fakta: Air yang Anda minum sebelum makan, tidak akan mencegah Anda untuk makan berlebihan dan air tidak akan membuat makanan Anda lebih cepat dikeluarkan dari tubuh. Hal ini dikarenakan air tidak menyatu dengan makanan, dan air melewati lambung dan usus lebih cepat daripada makanan. Namun, apabila Anda mengkonsumsi sayur-sayuran yang tentunya memiliki kandungan air maka hal ini akan membuat Anda merasa lebih cepat kenyang.


Women's Health: Think You Know How to Drink Water?


Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Air: Mitos dan Fakta”  »»

Senin, 16 Mei 2011

Gula Untuk Meningkatkan Efektivitas Antibiotik?

sugar candy
Sesendok gula ternyata tidak hanya memudahkan kita untuk menelan obat. Menurut sebuah penelitian terbaru, gula ternyata juga dapat meningkatkan performa dari obat-obatan antibiotik dalam melawan infeksi bakteri.

Hasil dari penelitian yang diterbitkan di jurnal Nature edisi 12 Mei 2011 ini memperlihatkan bahwa gula dapat membuat beberapa antibiotik tertentu menjadi lebih efektif dalam melawan infeksi dari bakteri. Penambahan gula ke dalam obat mungkin dapat meningkatkan efektivitas perawatan terhadap beberapa infeksi bakteri kronis, meliputi infeksi staphylococcus dan tuberculosis, kata peneliti.

Sejauh ini, penelitian baru dilakukan terhadap hewan. Dan penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengetahui hasilnya terhadap manusia. Apabila hasil penelitian ini benar, kita akan dapat meningkatkan kemampuan antibiotik yang sudah ada sekarang tanpa membuat antibiotik baru, yang tentunya akan semakin mahal.

Selain itu, pasien juga tidak perlu mengkonsumsi antibiotik dalam jumlah yang banyak untuk melawan infeksi rekuren atau berulang yang tentunya akan menghabiskan lebih banyak biaya, kata James Collins, seorang profesor di Biomedical Engineering, Boston University.


MSNBC: Sugar helps antibiotics work better, says study

Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Gula Untuk Meningkatkan Efektivitas Antibiotik?”  »»

Kamis, 12 Mei 2011

Kopi Cegah Kanker Payudara?

Para peneliti menemukan satu lagi manfaat kesehatan dari kopi. Dikatakan bahwa wanita yang mengkonsumsi kopi dalam jumlah tertentu setiap harinya akan dapat menurunkan risiko mereka terjangkit suatu jenis kanker payudara. Kanker payudara jenis apa, dan berapa jumlah kopi yang perlu dikonsumsi? Mari kita simak ulasannya.

Peneliti dari Swedia menemukan hubungan antara asupan kopi 5 cangkir atau lebih dalam sehari dengan adanya penurunan non-hormone-responsive yang dikenal dengan sebagai ER-negative. Namun, tampaknya kopi tidak dapat menurunkan risiko berkembangnya ER-positive dari kanker payudara, yaitu suatu bentuk hormone-responsive estrogen receptor dari penyakit ini.

Dikatakan peneliti bahwa dengan konsumsi rutin kopi setiap hari mungkin akan dapat melindungi wanita dari ER-negative, yaitu suatu jenis kanker payudara yang bersifat agresif. Namun, jumlah 5 cangkir sehari mungkin merupakan jumlah yang cukup banyak bagi beberapa orang, dan mungkin perlu disesuaikan dengan kemampuan masing-masing orang untuk mengkonsumsi kopi.

Peneliti menambahkan bahwa mereka perlu menggali informasi lebih dalam lagi mengenai manfaat kopi ini, diantaranya jenis kopi apa yang dapat memberikan manfaat maksimal, maupun zat apa yang terkandung di dalam kopi yang memberikan manfaat kesehatan ini. Sehingga diharapkan ke depannya, zat aktif ini dapat diekstrak dari kopi dan dimanfaatkan sebagai bahan pengobatan kanker payudara.

Penelitian ini dipublikasikan online di Breast Cancer Report edisi 11 Mei 2011, dan melibatkan 5.929 wanita Swedia yang berusia 50-74 tahun. Diketahui bahwa dari para wanita ini, mereka yang minum 5 cangkir kopi setiap hari memiliki risiko kanker payudara ER-negative 33-57% lebih kecil daripada mereka yang minum kopi kurang dari 1 cangkir kopi dalam sehari.


Health Day: Are Coffee Drinkers Less Prone to Aggressive Breast Cancer



Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Kopi Cegah Kanker Payudara?”  »»

Jumat, 06 Mei 2011

Fakta Tentang Makanan Berserat

vegetables
Kita semua sudah tahu bahwa tubuh kita membutuhkan makanan berserat untuk kesehatan. Walaupun begitu, masih banyak orang-orang yang selalu melewatkan makanan berserat untuk hadir di menu mereka sehari-hari. Seberapa pentingkah makanan berserat? Berapa banyak makanan berserat yang perlu kita konsumsi setiap hari? Sekarang, mari kita mengenal lebih jauh mengenai makanan berserat ini.

Serat, atau dalam bahasa asingnya disebut fiber, merupakan salah satu jenis karbohidrat yang membangun struktur daun, batang, dan akar dari tanaman. Namun, berbeda dengan jenis karbohidrat lain yaitu gula dan tepung, serat akan tetap utuh sampai mereka mendekati bagian akhir dari sistem pencernaan kita. Sifatnya inilah yang menjadi salah satu manfaat serat bagi kesehatan.

Apakah benar semua jenis serat sama? Salah. Pada dasarnya, ada dua macam jenis serat dengan fungsi yang berbeda. Yang pertama disebut dengan istilah serat tak larut, yang biasanya ditemukan pada kacang-kacangan dan berbagai sayuran. Strukturnya tebal dan kasar, serta tidak larut dalam air. Serat ini akan utuh sampai akhir dari sistem pencernaan.

Yang kedua adalah serat larut yang terdapat pada oat, buncis, barley, dan beberapa jenis buah. Serat ini dapat larut dalam air dan membentuk struktur seperti gel di dalam saluran pencernaan. Serat ini akan menghambat penyerapan gula ke dalam pembuluh darah. Apabila dikonsumsi rutin setiap hari, serat ini akan dapat menurunkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat).

Apakah benar serat tidak mengandung kalori? Hampir benar. Serat larut dapat menghasilkan kalori sebanyak karbohidrat biasa. Namun, untuk serat tidak larut dapat dikatakan tidak mengandung kalori. Di dalam saluran pencernaan, kedua jenis serat ini tidak dapat dipecah di dalam usus halus. Sedangkan di dalam usus besar, molekul serat larut dapat diubah menjadi asam lemak rantai pendek yang dapat menghasilkan kalori.

Apakah benar serat dapat menurunkan berat badan? Benar. Orang yang menambahkan serat ke dalam diet mereka akan dapat menurunkan berat badan lebih banyak daripada yang tidak. Serat perlu lebih banyak dikunyah dan dapat memperlambat penyerapan nutrien di dalam usus, sehingga tubuh Anda akan berpikir kalau Anda sudah cukup makan. Selain itu, serat dapat menstimulasi hormon CCK, hormon yang menekan nafsu makan.

Benarkah serat dapat mencegah kanker kolon? Mungkin. Peneliti masih berbeda pendapat mengenai hal ini. Namun, dikatakan bahwa asupan serat dapat mencegah berbagai penyakit kronis. Oleh karena itu, para ahli sangat menganjurkan kita untuk meningkatkan asupan serat.

Benarkah kita memerlukan asupan 38 gram serat setiap hari? Salah. 38 gram serat setara dengan 9 buah apel atau 12 mangkuk oatmeal instan. Mungkin bagi beberapa orang jumlah ini terlalu banyak. Oleh karena itu, sesuaikan asupan serat sesuai dengan kebutuhan Anda. Bagaimanapun juga, apapun yang berlebihan tidaklah baik. Yang terpenting adalah menjaga keseimbangan asupan nutrisi sesuai yang dibutuhkan oleh tubuh.


Men's Health: The Truth About Fiber



Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Fakta Tentang Makanan Berserat”  »»

Minggu, 01 Mei 2011

Seminar Kedokteran Gigi: Dental Implant for Beginner, Teknik Pemasangan Rubber Dam

Seminar Kedokteran Gigi
1. Dental Implant for Beginner (4 SKP)
3 Juni 2011
13.00-16.00 WIB
Ruang Paramont 2 Hotel Aston Primera Pasteur
Jl. dr. Junjunan 96
Bandung


Pembicara:
Dr. Firdaus Hanafiah, BDS, MSc.

Pendaftaran:
Rp. 150.000 transfer ke BCA KCP Ahmad Yani II Bandung No. 8090107802 a.n. Randita Diany Yordian. Setelah transfer e-mail nama dan alamat ke dentamedia@gmail.com.


2. Teknik Pemasangan Rubber Dam (4 SKP)
4 Juni 2011
13.30-16.30
Ruang Meridien 3 Hotel Aston Primera Pasteur
Jl. dr Junjunan 96
Bandung

Pembicara: drg. Hartanto Endro & Putri, AMKG.

Pendaftaran:
Rp. 150.000 transfer ke BCA KCP Ahmad Yani II Bandung No. 8090107802 a.n. Randita Diany Yordian. Setelah transfer e-mail nama dan alamat ke dentamedia@gmail.com




Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Seminar Kedokteran Gigi: Dental Implant for Beginner, Teknik Pemasangan Rubber Dam”  »»