Buku: SERBA SERBI KESEHATAN GIGI & MULUT (click)

Persembahan Bukune dan GigiSehatBadanSehat

DENTAL & ORAL HEALTH (click)

Beragam informasi mengenai kesehatan gigi dan mulut.

GENERAL HEALTH (click)

Perluas wawasan Anda mengenai dunia kesehatan.

CELEBRITY & HEALTH (click)

Kumpulan kisah para selebritis dunia dan kesehatannya.





Dapatkan buku kami "Serba-Serbi Kesehatan Gigi & Mulut" di toko buku terdekat. Diterbitkan oleh penerbit buku anak muda Bukune. Selengkapnya: Buku: SERBA SERBI KESEHATAN GIGI & MULUT

Sabtu, 27 Agustus 2011

Perbaiki Gigi Rusak Tanpa Dibor

S
alah satu alasan orang malas menambal giginya yang berlubang adalah karena takut dengan bor gigi. Kini sebuah penemuan baru telah membuka harapan akan adanya perawatan gigi berlubang tanpa bor dan rasa sakit.

Peneliti dari University of Leeds telah menemukan metode perawatan yang dijanjikan akan menggantikan perawatan penambalan gigi untuk selamanya. Mereka mengembangkan sebuah bahan yang dapat memperbaiki kondisi awal dari gigi berlubang dengan cara meregenerasi jaringan gigi yang telah rusak tersebut.

Bahan berupa cairan ini dibuat berdasarkan pengetahuan tentang bagaimana cara gigi terbentuk dan proses stimulasi regenerasi dari kerusakan gigi. Dia mengandung suatu peptida yang dikenal dengan nama P 11-4, yang pada kondisi tertentu akan dapat menyusun dirinya membentuk fiber. Ketika bahan ini dioleskan pada permukaan kerusakan gigi, dia akan masuk ke dalam pori-pori mikro yang terbentuk akibat proses perusakan oleh asam, lalu dia akan berubah bentuk menjadi gel. Gel ini akan menarik kalsium dan meregenerasi mineral gigi dari dalam.

Uji coba ke manusia pun telah dilakukan pada suatu kelompok kecil orang dewasa yang memiliki tanda awal dari kerusakan gigi. Hasilnya, cairan P 11-4 ini berhasil membalikkan proses kerusakan dan meregenerasi jaringan gigi yang rusak.

Profesor Paul Brunton yang ikut mengawasi penelitian ini mengatakan bahwa hasil penelitian ini sangat menjanjikan. Dan apabila dapat diulangi pada kelompok penelitian yang lebih besar, dia yakin dalam 2 atau 3 tahun ke depan bahan ini akan tersedia di klinik-klinik dokter gigi.


Medical News Today: Pain-Free Repair Of Teeth With New Peptide Fluid





Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.

Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Perbaiki Gigi Rusak Tanpa Dibor”  »»

Senin, 22 Agustus 2011

Hanya 15 Menit, Nikmati Hidup 3 Tahun Lebih Panjang

B
anyak orang kesulitan untuk menerapkan anjuran standar olah raga 30 menit sehari, 5 kali seminggu. Kini para ahli berharap dengan memaparkan manfaat dari dosis yang lebih kecil untuk berolah raga, maka akan lebih banyak orang yang termotivasi untuk memiliki gaya hidup sehat.

Pemimpin penelitian dari Taiwan's National Health Research Institutes, Chi Pang Wen, mengungkapkan bahwa dengan hanya mendedikasikan waktu 15 menit untuk berolah raga  tingkat sedang, contohnya jalan cepat, maka kita sudah dapat memperoleh manfaat dari olah raga. Selain itu, anjuran ini dapat diterapkan untuk semua kalangan, baik tua, muda, perokok, orang sehat, maupun orang yang sedang tidak sehat.

Dari penelitian yang mereka lakukan terhadap 416.000 partisipan yang mereka observasi selama 13 tahun, terungkaplah bahwa 15 menit olah raga tingkat sedang ternyata dapat meningkatkan harapan hidup seseorang 3 tahun lebih lama dibandingkan dengan orang yang tidak berolah raga.

Diketahui pula bahwa olah raga yang dilakukan rutin juga dihubungkan dengan angka insiden penyakit kanker yang lebih rendah, dan dapat pula menurunkan angka kematian yang berhubungan dengan kanker pada 1 dari 10 orang.

Sampai saat ini, belum ada penelitian yang menyimpulkan berapa jumlah minimum dari olah raga yang dapat dikatakan cukup. Penelitian inilah yang pertama kali mengungkapkan bahwa 15 menit merupakan jumlah yang cukup untuk bisa sehat, tambah Wen.

Reuters: 15 minutes of exercise a day can extend life by three years





Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.

Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Hanya 15 Menit, Nikmati Hidup 3 Tahun Lebih Panjang”  »»

Selasa, 16 Agustus 2011

Seminar Kedokteran Gigi: Kawanua Dentistry (5 skp), Perkembangan Ilmu Radiologi Kedokteran Gigi Terkini (4 skp)Seminar Kedokteran Gigi: Kawanua Dentistry (5 skp), Perkembangan Ilmu Radiologi Kedokteran Gigi Terkini (4 skp)

S
eminar Kedokteran Gigi 1: Kawanua Dentistry (5 skp)
23-24 September 2011
Swiss Belhotel Maleoson, Manado
Sulawesi Utara

Jenis kegiatan:
Seminar, hands on, dental expo.

Pilihan hands on dokter gigi:
1. Emergency esthetic dentistry - drg. Rudi Wigianto, Ph.D, DFm, FICCDE (RP. 550.000).
2. Direct veneer composite - drg. Taufik Hidayat (Rp. 500.000).
3. Fiber reinforced composite post restorasi setelah perawatan saluran akar - drg. Taufik Hidayat (Rp. 500.000).
4. Sandwich technique dengan resin modified glass ionomere & micro hybrid composite - Dr. drg. Henry Setyawan S., MSc. (Rp. 550.000).
5. The art of endodontic - drg. Novita Sartika Pardede, Sp. KG. (Rp. 750.000).

Pilihan hands on mahasiswa:
1. Class IV direct composite restoration - drg. Rudi Wigianto, Ph.D, DFm, FICCDE (250.000).
2. Alternative restorative treatment - Dr. drg. Henry Setyawan S., MSc (Rp. 250.000)

Biaya seminar transfer ke:
Bank Mandiri No. rek. 152-00-9911316-5 a/n Juliatri, atau
Bank BCA No. rek. 8700085016 a/n Paulina Novita Gunawan

Setelah transfer konfirmasi ke drg. Juliatri (085242133317). Bukti transfer dibawa ketika seminar dan dikirim via email ke micpatlem@yahoo.com .

CP:
drg. Michael Leman (081340226290)
drg. Johanna Khoman (085261187882)

Seminar Kedokteran Gigi 2: Perkembangan Ilmu Radiologi Kedokteran Gigi Terkini (4 skp)
29 Oktober 2011
08.00-16.00
Auditorium Rumah Sakit Pendidikan Unpad RSHS

Info pendaftaran dan transfer biaya seminar:
Santi (FKG Unpad-Sekeloa)
022-2532683





Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.

Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Seminar Kedokteran Gigi: Kawanua Dentistry (5 skp), Perkembangan Ilmu Radiologi Kedokteran Gigi Terkini (4 skp)Seminar Kedokteran Gigi: Kawanua Dentistry (5 skp), Perkembangan Ilmu Radiologi Kedokteran Gigi Terkini (4 skp)”  »»

Minggu, 14 Agustus 2011

9 Tanda Pendengaran Telah Terganggu

G
angguan pendengaran saat ini tidak hanya identik dialami oleh mereka yang berusia lanjut. Sebagai contoh di Amerika saja ditemukan fakta bahwa satu dari lima remaja di sana telah mengalami penurunan kemampuan mendengar. Bagaimana cara mudah mengetahui adanya gangguan pendengaran? Berikut ini adalah sembilan tanda sehari-hari yang dapat dimiliki oleh orang yang mengalami gangguan pendengaran.

1. Merasa tegang dan tidak nyaman saat mengobrol.
Mengobrol seharusnya dapat dilakukan dengan santai. Namun, bagi mereka yang mengalami gangguan pendengaran yang ada hanya ketegangan. Penderitanya akan merasa kesulitan untuk mengikuti suatu obrolan.

2. Keluarga Anda mengeluh dengan volume suara tv yang terlalu keras.
Penderita gangguan pendengaran membutuhkan tingkat volume suara yang tinggi ketika mendengarkan perangkat seperti tv, radio, dan semacamnya. Hal ini tentu membuat orang-orang di sekitarnya seperti keluarga atau mungkin tetangga merasa sangat terganggu.

3. Sulit berbicara melalui telepon.
Biasanya orang yang memiliki gangguan pendengaran akan berteriak dengan keras ketika berbicara melalui telepon. Bahkan kalau sangat parah, mereka akan sama sekali tidak dapat melakukan percakapan melalui telepon karena mereka hanya dapat mengandalkan gerak bibir orang lain untuk dapat menangkap ucapannya.

4. Telinga berdengung.
Walaupun bukan selalu menjadi pertanda adanya hilang pendengaran, gejala telinga yang terasa mendengarkan dengungan (dikenal dengan istilah tinitus) juga merupakan suatu hal yang perlu diperiksakan. Tinitus paling sering disebabkan oleh adanya penurunan kemampuan mendengar, dan dia merupakan tanda awal yang paling umum adanya sesuatu yang tidak beres dengan telinga kita.

5. Menghindar dari interaksi sosial.
Dibutuhkan adanya paling sedikit 2 orang untuk terjadi suatu komunikasi. Ketika komunikasi menjadi suatu perjuangan berat bagi seseorang akibat adanya gangguan pendengaran, maka reaksi alami yang dapat dilakukan oleh orang tersebut adalah menghindar. Dia akan mulai mengisolasi dirinya dari kehidupan sosial agar terhindar dari rasa malu akibat kemampuan mendengarnya yang berkurang.

6. Sulit berbicara di keramaian.
Orang yang mengalami gangguan pendengaran akan merasa sangat kesulitan berkomunikasi di tengah keramaian. Bagi mereka, tempat dengan banyak sumber suara seperti restoran ataupun acara pesta bukanlah tempat yang menyenangkan lagi.

7. Salah mengerti perkataan orang lain.
Apabila Anda kesulitan mendengar sehingga ada beberapa kata yang hilang karena tidak jelas terdengar, maka Anda akan mencoba menebak-nebak sendiri apa saja kata yang hilang tersebut. Akibatnya hal ini akan menimbulkan situasi yang tidak nyaman atau memalukan, baik bagi penderita maupun bagi lawan bicaranya.

8. Kesulitan untuk memahami ucapan wanita atau anak-anak.
Gangguan pendengaran biasanya akan berdampak pertama kali kepada kemampuan mendengar frekuensi tinggi. Penderita akan lebih menyukai berbicara dengan laki-laki dan akan sering mengeluh ketika berbicara dengan wanita ataupun anak-anak.

9. Sering meminta orang lain untuk mengulangi ucapannya.
Tidak masalah apabila Anda hanya sekali dua kali meminta orang lain untuk mengulangi ucapannya. Namun, apabila dilakukan setiap satu kalimat selesai diucapkan, tentunya akan menimbulkan ketidak-nyamanan dalam berkomunikasi.

MSNBC: Huh? 9 signs that your hearing loss is a problem





Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.

Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “9 Tanda Pendengaran Telah Terganggu”  »»

Selasa, 09 Agustus 2011

Makanan Untuk Gigi Putih

Gigi yang putih merupakan salah satu faktor kosmetik yang sangat berpengaruh terhadap rasa percaya diri seseorang. Berbagai perawatan di dokter gigi pun kini sudah cukup efektif untuk memperoleh senyum putih yang cemerlang. Walaupun begitu, apa saja yang Anda makan ataupun minum tentu akan ikut memengaruhi warna gigi Anda.

Berikut ini ada beberapa jenis makanan yang dikatakan dapat menjaga warna putih gigi Anda, bahkan ada pula yang dapat membantu mengembalikan warna putih alami gigi Anda.

1. Sayuran "Renyah"
Makanan seperti apel, kembang kol, seledri, dan wortel dapat membantu memutihkan gigi dengan cara menggosok permukaan gigi dari plak yang menempel. Mereka juga dapat menstimulasi produksi saliva atau air ludah yang dapat menghambat pembentukan plak. Selain dapat menyebabkan lubang gigi dan radang gusi, plak yang tidak dibersihkan dapat menjadi perlekatan dari pigmen warna yang terdapat di dalam makanan atau minuman.

2. Jeruk dan Nanas
Asam yang terdapat di dalam buah jeruk dan nanas dikatakan dapat membantu memutihkan dan mencerahkan gigi. Asam ini juga mengandung enzim yang dapat membunuh bakteri plak. Selain itu, asam dari jeruk juga dapat meningkatkan produksi saliva.

3.  Stroberi
Buah stroberi mengandung enzim yang disebut malic acid yang dapat memutihkan warna gigi. Kunyahlah stroberi beberapa kali  dalam seminggu untuk gigi yang lebih putih.

4. Keju
Produk susu seperti yogurt, susu segar, dan keju keras seperti cheddar, mengandung lactic acid yang dapat melindungi diri dari lubang. Menurut peneliti, protein yang terdapat di dalam yogurt ternyata dapat berikatan dengan gigi dan mencegahnya dari serangan asam penyebab lubang gigi. Produk susu juga kaya akan kalsium yang menjaga dan menguatkan tulang penyangga gigi. Khusus untuk keju, dia juga berperan mencegah terjadinya pewarnaan gigi dengan cara menstimulasi produksi saliva yang membantu membersihkan partikel makanan yang dapat menimbulkan pewarnaan.

Selain pilihan makanan baik di atas, tentu kita juga perlu mengurangi makanan ataupun minuman yang berkontribusi terhadap pewarnaan gigi. Diantaranya adalah kopi, teh, anggur merah, soda, kecap, rokok, ataupun kuah kari.

MSNBC: Eat (and drink) your way to a whiter, healthier smile




Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.

Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Makanan Untuk Gigi Putih”  »»

Selasa, 02 Agustus 2011

Hindari Bayi Dari Pilek Dengan Mengkonsumsi Minyak Ikan Di Masa Hamil

I
bu hamil yang mengkonsumsi suplemen minyak ikan selama kehamilan akan dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayinya dan dapat melindunginya dari gejala pilek di bulan pertama kehidupannya.

Menurut sebuah penelitian, bayi yang ibunya diberikan DHA, yaitu asam lemak omega 3 yang terdapat di dalam minyak ikan, maka dia akan lebih jarang sakit. Kalaupun sakit, maka sakitnya pun akan berlangsung lebih singkat daripada bayi lain yang ibunya tidak mengkonsumsi minyak ikan.

Peneliti menambahkan bahwa bukan berarti minyak ikan itu adalah obat untuk pilek. Namun, memang minyak ikan tampak dapat memberikan manfaat positif untuk melindungi bayi dari gejala pilek.

Sudah sejak lama suplemen DHA dianjurkan bagi ibu-ibu hamil. Penelitian sebelumnya menyatakan bahwa suplemen DHA dapat meningkatkan perkembangan otak, khususnya kemampuan kognitif pada bayi. Namun, pernyataan ini dibantah oleh sebuah penelitian besar yang dilakukan tahun lalu yang diterbitkan di Journal of the American Medical Association yang menyatakan tidak ada pengaruh DNA terhadap perkembangan kognitif bayi.

MSNBC: Fish oil in pregnancy may ward off babies' colds, study shows







Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.

Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Hindari Bayi Dari Pilek Dengan Mengkonsumsi Minyak Ikan Di Masa Hamil”  »»

Senin, 01 Agustus 2011

Seminar Kedokteran Gigi: Development in Dental Science (3 skp)

Seminar Kedokteran Gigi: Development in Dental Science (3 skp)
Sabtu, 29 Oktober 2011
8.00-selesai
Aula Pasca Sarjana
Universitas Sriwijaya

Pembicara:
1. Dr. drg. Irene Adhyatmaka
2. drg. Nunung Rusminah, Sp. Perio (K)
3. drg. Emilia Ch. Prasetyanti, Sp. Ort

Biaya:
Dokter gigi:
Rp. 200.000 (Juli-30 September 2011)
Rp. 250.000 (1 Oktober-28 Oktober 2011)
Rp. 300.000 (on site)

Mahasiswa:
Rp. 150.000 (Juli-30 September 2011)
Rp. 200.000 (1 Oktober-28 Oktober 2011)
Rp. 250.000 (on site)

Transfer:
BCA No. Rekening 0212084849 a/n drg. Danica Anastasia
Mandiri No. Rekening 112 000 2199 896 a/n drg. Danica Anastasia
Bukti transfer dibawa saat hari H dan dikonfirmasikan via sms.

Contact person:
drg. Danica Anastasia 0813 2055 8334
drg. Puspa Dewi 0813 6806 0406
drg. Kailina Delian 0878 972 38797







Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.

Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Seminar Kedokteran Gigi: Development in Dental Science (3 skp)”  »»