Buku: SERBA SERBI KESEHATAN GIGI & MULUT (click)

Persembahan Bukune dan GigiSehatBadanSehat

DENTAL & ORAL HEALTH (click)

Beragam informasi mengenai kesehatan gigi dan mulut.

GENERAL HEALTH (click)

Perluas wawasan Anda mengenai dunia kesehatan.

CELEBRITY & HEALTH (click)

Kumpulan kisah para selebritis dunia dan kesehatannya.





Dapatkan buku kami "Serba-Serbi Kesehatan Gigi & Mulut" di toko buku terdekat. Diterbitkan oleh penerbit buku anak muda Bukune. Selengkapnya: Buku: SERBA SERBI KESEHATAN GIGI & MULUT

Sabtu, 26 November 2011

Seminar Kedokteran Gigi: Grand Dentistry 2011, Forum DIES FKG Unpad 52

Seminar 1: Grand Dentistry 2011 (6 skp)
2 dan 3 Desember 2011
Graha Jala Puspita
Jln. Gatot Soebroto
Jakarta

Seminar dan table klinik meliputi bidang prosthodonsia, orthodonsia, endodonsia, dental implant, konservasi gigi, dan lain-lain.

Biaya pendaftaran peserta:
s/d 7 November 2011 Rp. 350.000
setelah 7 November Rp. 450.000
On site Rp. 600.000.

Biaya pendaftaran dapat ditransfer ke rekening BCA 3981 373 055
a.n .: Titik Widayanti

Bukti transfer harap difax ke 021 5846293 atau 021 5683305

Seminar 2:
FORUM DIES FKG UNPAD 52 (5 skp)
Hotel Horison Bandung
9-10 Desember 2011

Biaya pendaftaran:
Dokter gigi Rp. 675.000
Mahasiswa Rp. 600.000
Pembicara Rp. 600.000

On site:
Dokter gigi Rp. 950.000
Mahasiswa Rp. 700.000

Transfer ke BCA KCP Banda Nomor 4491317579
a.n. Asty Samiaty.

Bukti pendaftaran, nama, alamat, dan nomor HP faks ke (022)2532805. Untuk informasi dan konfirmasi hubungi: Asty Samiaty 08122003132.





Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.

Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Seminar Kedokteran Gigi: Grand Dentistry 2011, Forum DIES FKG Unpad 52”  »»

Kamis, 24 November 2011

Obat Kumur Untuk Terbebas Dari Lubang Gigi

dental tooth

Masalah gigi berlubang atau yang dikenal dengan istilah karies gigi, merupakan salah satu masalah kesehatan yang dialami oleh hampir semua orang. Sampai saat ini, cara terbaik yang dianjurkan oleh dokter gigi untuk mencegah gigi berlubang adalah dengan rutin menyikat gigi dan flossing.

Namun, terkadang sangat sulit untuk menerapkan kebiasaan menyikat gigi dan flossing sebagai rutinitas sehari-hari. Untuk membantu mengatasi hal ini, dikembangkanlah sebuah obat kumur yang memang ditargetkan kepada bakteri utama penyebab gigi berlubang, yaitu bakteri Streptococcus mutans.

Sebuah obat kumur yang telah dikembangkan melalui penelitian selama hampir sepuluh tahun di UCLA School of Dentistry baru-baru ini diuji. Dalam uji klinis tersebut, 12 subjek yang berkumur dengan 1 kali kumuran obat kumur tersebut mengalami pengurangan S. mutans hampir secara keseluruhan selama 4 hari periode pengujian.

Hasil pengujian dalam skala kecil ini telah diterbitkan dalam edisi terbaru jurnal dental internasional, Caries Research. Dr. Wenyuan Shi, kepala bagian biologi oral dari UCLA School of Dentistry, yang merupakan pemimpin penelitian ini sebelumnya juga telah menemukan sugarfree lollipop yang dapat melawan kerusakan gigi.

Dr. Shi mengembangkan teknologi antimikroba baru ini yang disebut dengan STAMP (specifically targeted anti-microbial peptides) yang juga mendapat dukungan dari perusahaan Colgate-Palmolive dan C3-Jian Inc., perusahaan yang dia danai untuk mengelola hak paten dari temuan yang telah dikembangkannya. Untuk obat kumur ini, Dr. Shi menggunakan STAMP yang dikenal sebagai Sm. STAMP C16G2.

Sm. STAMP C16G2 bekerja seperti sebuah "smart bomb", yang hanya akan mengurangi bakteri jahatnya saja, dan efeknya akan tetap efektif untuk jangka waktu yang lebih lama. Penelitian yang lebih besar untuk mendapat persetujuan FDA rencananya akan dilakukan mulai bulan Maret 2012.

Jika penelitian besar ini sukses dan berhasil mendapat persetujuan FDA, maka Sm. STAMP C16G2 akan menjadi obat anti-dental caries yang pertama sejak fluoride mendapatkan lisensinya hampir 60 tahun yang lalu.

Dentistry.co.uk: "Smart bomb" mouthwash targets tooth decay





Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.

Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Obat Kumur Untuk Terbebas Dari Lubang Gigi”  »»

Minggu, 20 November 2011

Akuratkah Dental Radiograf Bila Dikompresi Dalam Format JPEG?

dental radiography röentgen

Sebuah penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh kompresi gambar radiografi dental ke format JPEG terhadap keakuratan diagnosis dari gambaran periapikal dalam mendeteksi adanya fraktur akar. Bagaimanakah hasilnya? Masih akuratkah gambar radiografi yang sudah dikompresi dalam format JPEG?

Kemampuan sebuah gambar radiografi dental digital untuk memberikan informasi dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk salah satunya yang penting adalah resolusi dari file gambar tersebut.

Proses kompresi dari gambar radiografi digital yang dapat mengurangi resolusi dan ukuran dari file gambar terkadang perlu dilakukan misalnya untuk memudahkan pengiriman file gambar melalui media internet, ataupun untuk menghemat penggunaan kapasitas harddisk komputer.

Namun, apakah proses kompresi ini akan memengaruhi keakuratan gambar dalam membantu proses diagnosis? Maka dilakukanlah penelitian untuk mengevaluasi pengaruh kompresi gambar dengan format JPEG (Joint Photography Experts Group) terhadap kemampuan diagnostik dari gambaran periapikal untuk mendeteksi fraktur akar.

10 mandibula manusia kering dengan 151 gigi digunakan dalam penelitian ini. Mandibula di-röentgen menggunakan district digital imaging sensor menggunakan teknik paralel.

Gambaran fraktur akar yang ditemukan dari hasil röentgen disimpan 1 buah dalam format utuh, 1 buah dalam format TIFF ukuran besar yang tidak dikompresi (ukuran 1,77 MB), dan 2 buah dalam format JPEG yang dikompresi dengan ukuran medium (453 Kb) dan ukuran kecil (95 Kb). Selanjutnya dilakukan analisis ROC dan ANOVA untuk menbandingkan performa dari 4 jenis gambar tersebut dalam memberikan gambaran fraktur akar.

Hasilnya, tidak ada perbedaan signifikan dari keempat jenis format gambar tersebut dalam mendeteksi fraktur akar. Sehingga dapat dikatakan bahwa kompresi gambar radiografi dengan format JPEG dalam ukuran yang kecil sekalipun tidak akan menurunkan kemampuan gambar tersebut dalam membantu proses diagnosis. Ukuran file gambar yang kecil ini tentunya akan bermanfaat terhadap masalah penyimpanan data dan proses konsultasi radiografi secara online.

Journal of Dental Traumatology: Effect of JPEG compression on the diagnostic accuracy of periapical images in the detection of root fracture.





Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.

Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Akuratkah Dental Radiograf Bila Dikompresi Dalam Format JPEG?”  »»

Senin, 14 November 2011

7 Persiapan Diri Sebelum Hamil

pregnant

Berencana memiliki momongan? Ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan untuk memperoleh kehamilan yang sehat. Situs womenhealth.gov memberikan tujuh tips berikut agar Anda dapat memiliki kehamilan yang sehat.

1. Konsumsi suplemen harian yang mengandung paling tidak 400 mikrogram sampai 800 mikrogram asam folat.

2. Hentikan kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol.

3. Lakukan vaksinasi-vaksinasi yang diperlukan.

4. Konsultasikan semua obat-obatan yang sedang Anda konsumsi dengan dokter Anda.

5. Jauhi substansi atau bahan yang bersifat toksik atau racun.

6. Hindari feses binatang karena berisiko menimbulkan infeksi.

7. Pastikan kondisi kesehatan kronis dalam keadaan terkontrol. Kondisi kesehatan tersebut diantaranya seperti diabetes, asma, epilepsi, obesitas, termasuk diantaranya kesehatan gusi.

Kesehatan gusi saat ini merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan sebelum dan selama hamil dengan cara rutin membersihkan gigi serta perawatan skeling di dokter gigi.

Karena menurut penelitian, kesehatan gusi yang buruk dapat berisiko mengakibatkan kelahiran prematur, berat lahir bayi yang rendah, maupun masalah rongga mulut selama hamil seperti perdarahan gusi dan epulis gravidarum.

Womenhealth.org: Focus on Preconception Health





Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.

Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “7 Persiapan Diri Sebelum Hamil”  »»

Minggu, 13 November 2011

Seminar Kedokteran Gigi: AIDS, Deteksi Dini Cegah Penularan (3 skp)

Seminar sehari: AIDS, Deteksi Dini Cegah Penularan (memperingati hari AIDS sedunia)
Sabtu, 3 Desember 2011
Pukul 9.00-selesai
Gedung Eyckman, Rumah Sakit Hasan Sadikin
Bandung

Topik:
1. Talkshow dengan ODHA diawali pengalaman di praktik dokter gigi sebagai problem base.
2. Peran klinisi dokter gigi sebagai kepala puskesmas dalam penanggulangan kasus HIV AIDS - drg. Fransiska L. Mulyadi.
3. Bolehkah dokter gigi menawarkan tes HIV? - dr. Nirmala K., MHA.
4. Universal Precaution yang melibatkan bidang konservasi, bedah mulut, oral medicine, dan periodonsia.

Pembicara dari konservasi oleh:
drg. Grace Virginia Gumuruh, Sp. KG, MM.

Pembicara dari bedah mulut oleh:
drg. Agus Nurwiadh, Sp. BM

Pembicara dari Oral Medicine oleh:
drg. Irna Sufiawati, Sp. PM

Pembicara dari periodonsia oleh:
drg. Ina Hendiani, Sp. Perio

Konseling PITC oleh:
dr. Nirmala Kesumah, MHA

Biaya: Rp. 200.000

Contact person:
drg. Indah Amisani - 0878 7168 7755
Cicih Juarsih - 0815 7351 535381





Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.

Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Seminar Kedokteran Gigi: AIDS, Deteksi Dini Cegah Penularan (3 skp)”  »»

Kamis, 10 November 2011

Percobaan Obat Penghancur Lemak Untuk Menurunkan Berat Badan

weight loss

Peneliti telah menguji sebuah obat yang bernama adipotide yang dapat menghancurkan lemak dalam tubuh dengan cara memutuskan suplai darah terhadap jaringan lemak. Bagaimanakah hasilnya? Dapatkah obat ini diaplikasikan untuk membantu menurunkan berat badan?

Dalam percobaan yang dilakukan terhadap kera, diketahuilah bahwa obat ini dapat menurunkan 11% dari berat tubuh kera setelah 28 hari perawatan dan 28 hari periode pemulihan.

Obat ini bekerja dengan cara memutuskan suplai darah terhadap jaringan lemak tubuh sehingga sel-sel lemak pun rusak karena tidak mendapat nutrisi. Cara kerja obat ini terinspirasi oleh ide dari Dr. Judah Folkman, seorang onkologis yang berpendapat bahwa sel kanker dapat mati apabila pembuluh darah yang memberinya makan dimatikan. Obat kanker tersebut adalah Avastin.

Obat ini diadministrasikan dengan cara injeksi, dan dosisnya disesuaikan dengan berat badan dari masing-masing kera dalam percobaan. Jenis kera yang dipilih adalah kera rhesus yang merupakan salah satu jenis kera yang cenderung mudah menderita obesitas karena pola  makannya dan kurangnya minat untuk beraktivitas fisik.

Dalam percobaan tersebut, kera yang gemuk berhasil menurunkan berat badannya. Sedangkan kera yang kurus tampaknya tidak terpengaruh.

Pada umumnya kera-kera ini dapat menerima obat dengan baik. Namun tampak ada penurunan fungsi ginjal yang patut diperhatikan, walaupun setelah selesai masa pemulihan fungsi kembali normal.

Apakah penurunan berat badan ini dapat tetap bertahan setelah masa perawatan? Tampaknya tidak. Peneliti menemukan pada akhir masa pemulihan kera-kera mulai kembali mengalami peningkatan berat badan. Kemungkinan besar karena tidak adanya perubahan kebiasaan pola hidup sehat pada kera-kera tersebut. Penelitian lebih lanjut pun sedang dilakukan.

Live Science: Experimental Fat-Destroying Drug Could Aid In Weight Loss 





Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.

Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Percobaan Obat Penghancur Lemak Untuk Menurunkan Berat Badan”  »»

Jumat, 04 November 2011

Harapan Baru: Obat Untuk Pertumbuhan Tulang Alveolar

dental radiography

Sebuah obat baru untuk perawatan osteoporosis telah memperlihatkan kemampuannya untuk meregenerasi tulang. Dapatkah obat ini digunakan untuk menumbuhkan alveolar pada pasien dengan penyakit periodontal?

Teriparatide yang dipasarkan dengan nama dagang Forteo adalah obat hormon paratiroid injeksi untuk perawatan osteoporosis. Obat ini digunakan pada kasus osteoporosis yang tidak memberikan respon baik terhadap perawatan standar. Obat ini masih sangat baru dan masih terlalu mahal bagi pasien. Oleh karena itu, biophosphonate masih menjadi pilihan pertama untuk perawatan osteoporosis.

Rupanya sudah ada satu penelitian tentang teriparatide dan regenerasi tulang pada rongga mulut yang dilakukan di University of Michigan. Penelitian ini melibatkan 40 partisipan yang mengalami periodontitis kronis yang parah. Para partisipan ini menjalani bedah periodontal dan sebagian diberikan injeksi teriparatide sedangkan sebagian yang lain diinjeksikan placebo setiap hari selama 6 minggu, selain mereka juga diberikan oral calcium dan suplemen vitamin D. Selanjutnya, perkembangan mereka akan dipantau selama satu tahun.

Setelah satu tahun, didapatkan adanya penambahan linear rata-rata tulang alveolar dari pasien teriparatide sebesar 29%, sedangkan pada pasien placebo hanya sebesar 3%. Sedangkan untuk pengurangan kedalaman probing adalah sebesar 33% pada pasien teriparatide dan 20% pada placebo. Untuk tingkat perlekatan klinis terjadi peningkatan sebesar 22% pada pasien teriparatide dan 7% pada pasien placebo. Dibandingkan dengan placebo, teriparatide dapat memperbaiki hasil perawatan, perbaikan defek tulang yang lebih baik, dan mempercepat penyembuhan osseus wound.

Pada penelitian ini memang tidak tampak adanya efek samping, namun sampel populasi penelitian ini masih terlalu kecil. Pada penelitian terhadap hewan, teriparatide diketahui dapat meningkatkan risiko osteosarkoma. Ini merupakan risiko terbesar dan sangat serius dari penggunaan Forteo. Pasien yang memiliki riwayat Paget's disease, ataupun ada peningkatan serum alkaline phosphate, open epiphysis, ataupun sebelum radioterapi yang melibatkan tulang, Forteo adalah kontraindikasi bagi mereka. Pasien pengguna Forteo juga tidak dianjurkan untuk merokok ataupun minum alkohol.

Forteo merupakan metode yang sangat menjanjikan dalam perawatan periodontal, namun risiko osteosarkoma adalah hal yang perlu dipertimbangkan oleh pasien dan praktisi medis. Metode standar perawatan periodontal seperti scaling, root planning, dan bedah periodontal tetaplah yang pertama perlu dilakukan. Apabila tidak ada respon terhadap perawatan standar, Forteo mungkin bisa menjadi jawabannya. Tentu kita berharap akan ada penelitian lebih lanjut lagi tentang penggunaan Forteo untuk terapi periodontal.

Teriparatide adalah obat yang telah mendapat persetujuan FDA pada 26 November 2002. Obat ini adalah satu-satunya obat yang disetujui FDA sebagai agen perawatan osteoporosis yang bekerja dengan cara menstimulasi pembentukan tulang.

Dental Tribune: Is There New Hope For Periodontal Patients?





Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.

Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Harapan Baru: Obat Untuk Pertumbuhan Tulang Alveolar”  »»

Kamis, 03 November 2011

Sumber Antioksidan Yang Belum Anda Tahu

popcorn

Apa yang pertama terpikir oleh Anda ketika mendengar kata antioksidan? Mungkin yang terbayang adalah sayur-sayuran ataupun buah-buahan yang memiliki warna cerah. Ternyata baru-baru ini peneliti menemukan zat antioksidan penangkal radikal bebas ini di sumber-sumber makanan yang tidak kita duga sebelumnya. Apa saja contohnya?

1. Pasta gandum utuh.
Pasta yang terbuat dari gandum utuh (whole grain) memiliki kandungan antioksidan 3x lebih banyak daripada pasta biasa. Banyak penelitian epidemiologi yang memperlihatkan bahwa konsumsi gandum utuh dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Dulu peneliti menduga hal ini mungkin dikarenakan pengaruh serat dalam gandum utuh yang membersihkan kolesterol dalam tubuh. Ternyata tampaknya pengaruh positif polifenol di dalam gandum utuhlah yang lebih besar.

2.Popcorn
Popcorn memiliki senyawa antioksidan polifenol untuk melawan kanker 4 x lipat lebih banyak dibandingkan dengan rata-rata yang terkandung di dalam buah.

3. Telur
Sebelumnya, telur memang tidak dianggap sebagai makanan yang kaya akan antioksidan lutein, apalagi jika dibandingkan dengan kandungan lutein yang terdapat di dalam bayam. Namun, setelah diteliti lebih lanjut ternyata lutein yang terdapat di dalam kuning telur lebih mudah diserap tubuh dibandingkan dengan lutein bayam. Lutein ini merupakan senyawa antioksidan yang dapat melindungi mata dari degenerasi makular dan katarak.

4. Yoghurt
Anda pecinta yoghurt? Anda akan semakin cinta dengan yoghurt setelah mengetahui fakta berikut. Ternyata 1 cup yoghurt tawar rendah lemak dapat memenuhi 25% kebutuhan riboflavin harian. Ini merupakan jumlah yang sama dengan yang diberikan oleh 1 cup bayam rebus.

5. Pemanis alami
Apabila Anda mengganti gula pasir dengan pemanis alami lain seperti madu, brown sugar, atau maple syrup maka Anda akan memperoleh manfaat lebih. Selain menambah cita rasa, pemanis alami ini juga dapat menjadi sumber antioksidan untuk menjaga kesehatan Anda.

Para ahli mengatakan bahwa dengan menambah asupan antioksidan dari sumber yang lebih beragam akan jauh lebih baik daripada Anda memperolehnya dari makanan yang itu-itu saja. Selain itu, asupan makanan yang bervariasi akan menyeimbangkan kebutuhan nutrisi dan menghindarkan Anda dari kejenuhan terhadap makanan-makanan tertentu.

MSNBC: Beyond Blueberries





Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.

Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Sumber Antioksidan Yang Belum Anda Tahu”  »»